PROMOSI PRODUK

BKN Sebut Banyak Akun Abal-abal Daftar CPNS, Kok Bisa?

On Sunday, November 17, 2019



JAKARTA (DutaJatim.com) - Selalu saja ada yang berusaha curang. Manipulasi. Bermain joki. Meski aturan dan sistem sudah dibuat ketat dan canggih. Tetap saja, maling senantiasa berusaha update pengetahuannya soal sasaran. Begitu pula dalam seleksi CPNS tahun 2019 ini. Ada saja yang berlaku seperti maling. BKN Sebut Banyak Akun Abal-abal Daftar CPNS, Kok Bisa?

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat hingga Sabtu 16 November 2019, ada 2,3 juta pelamar telah membuat akun dalam portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN). Namun hanya 10,6% saja yang sudah menuntaskan langkah pendaftaran hingga tahap submit.

Ada apa? Jawabannya bisa macam-macam. Namun, sebagian di antara mereka yang belum submit itu pasti ada udang di balik  akun-nya.

Pertama, mungkin banyak pelamar masih mencari informasi mengenai perkembangan pendaftaran. Semacam siasat cari peluang terbaik agar bisa lolos seleksi, seperti melihat jumlah pendaftar dan kuotanya. Kuota banyak pendaftar sedikit peluang lolos seleksi lebih besar. Sebanyak 507 dari total 524 instansi Pemerintah telah mengunggah informasi lowongan.

Kedua, ada kemungkinan bertindak negatif. Hal ini terlihat dari warning BKN sendiri. Melalui akun resmi Twitter-nya, BKN menginformasikan mengenai maraknya pemakaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang bersifat abal-abal.

"#SobatBKN, Data Center SSCN merilis informasi mulai maraknya pemakaian NIP dan KK untuk pendaftar abal-abal alias tidak niat mendaftar," tulis BKN seperti dikutip dari akun resmi Twitter-nya, Sabtu (16/11/2019).

Aneh bukan. Bikin akun tapi gak niat mendaftar? Ini pasti ada udang di balik akunnya tadi.
Karena itu BKN mengimbau para pelamar yang telah membuat akun dalam portal SSCN, untuk segera menuntaskan tahapan pendaftaran hingga submit. 

Hal ini agar pelamar terhindar dari situasi hectic yang menyebabkan pelamar sulit mengakses portal SSCN nantinya karena saling menunda-nunda penyelesaian tahapan pelamaran.

Data Center SSCN merilis informasi mulai maraknya pemakaian NIK dan KK untuk pendaftar abal-abal alias tidak niat mendaftar terbukti dengan banyaknya unggahan foto dan dokumen yang tidak dipersyaratkan instansi. Oleh karena itu, pelamar diimbau untuk hanya menginput data dan berkas yang sebenarnya dan disyaratkan instansi dalam field lamaran.

BKN Sebut Banyak Akun Abal-abal Daftar CPNS, Kok Bisa? Inilah masalahnya. Yang jelas tulisan BKN tersebut ternyata menuai banyak komentar dari netizen. Salah satunya, menyatakan bahwa pelamar yang seperti itu bisa jadi hanya sedang meyakinkan pilihannya. Salah satu netizen bahkan mengatakan bahwa tulisan tersebut cukup menyinggung.

@y*v*dd1*3: Sabar admin @BKNgoid :) kami (termasuk saya) bukan ga niat. Saya berusaya meyakinkan diri atas pilihan ini min. Jangan khawatir min, banyak dari kami bahkan pasti sudah belajar SKD kok :)

@d*nn**ys*t**w*n: Sabar min, kita2 msh dalam proses melengkapi data2. Katanya daftar harus sabar biar tidak terjadi kesalahan.

@M*rth*M*n*l*5: Ini menyinggung sekali. Bukan hanya @BKNgoid yang punya kendala, kami para pelamar pun ada kendala. Toh juga waktu yg diberikan masih ada, Ngapain pula diburu bgtd. Kami bukan pejuang abal abal. Mohon bersabar.

BKN Sebut Banyak Akun Abal-abal Daftar CPNS, Kok Bisa?

Sebelumnya BKN memang sempat meminta agar pelamar tidak tergesa-gesa mendaftar agar tidak keliru sebab masih ada waktu hingga tanggal 24 November 2019.

Sementara itu, rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 telah telah memasuki hari ke-7. Hingga saat ini, masih banyak pertanyaan yang masuk seputar proses pendaftaran yang dilakukan secara online melalui portal SSCASN ini.

Adapun di antaranya, pelamar seleksi CPNS 2019 diminta untuk mengisi kolom gelar depan dan belakang pada ijazah. Melalui akun resmi instagram-nya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan penjelesan mengenai hal tersebut.

Menurut BKN, penulisan gelar ijazah terdiri dari dua hal, yaitu gelar depan dan gelar belakang. Posisi ini disesuaikan dengan penulisan gelar yang dimiliki pelamar.

"Tenang #SobatBKN, jangan bingung. Karena maksudnya adalah dr. contoh gelar depan dan S.E untuk gelar belakang," tulis BKN seperti dikutip dari akun resmi Instagram-nya, Jakarta, Sabtu (16/11/2019).(hud/okz)

Daftar CPNS Dibuka Malam Ini pada Jam Angka Cantik, Ini Tujuannya

On Monday, November 11, 2019


JAKARTA (DutaJatim.com) - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dimulai Senin 11 November 2019 malam ini pukul 23.11 WIB. Itu artinya Senin tanggal 11 bulan 11 jam 11.11 malam ini.Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan bahwa proses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) sscasn.bkn.go.id atau klik DI SINI. Sedangkan pertimbangan dibuka menjelang tengah malam  ini lebih karena angka yang cantik. 
Dan Daftar CPNS Dibuka Malam Ini pada Jam Angka Cantik, Ini Tujuannya."Angka 11.11 adalah angka menarik untuk membuat semua orang aware. Ini yang kami coba tawarkan kepada masyarakat," kata  Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen di Gedung BKN, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Pendaftaran daring diagendakan  dibuka sampai 24 November 2019. Lalu  dilanjutkan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 16 Desember. Masa sanggah terhadap hasil seleksi administrasi dibuka 16 - 19 Desember, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman masa sanggah pada 26 Desember.

Jangan Terburu-buru

Selanjutnya Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Paryono seperti dilansir situs resmi BKN, Jakarta, Senin (11/11/2019), mengimbau para pelamar tidak terburu-buru melakukan pendaftaran, karena waktunya cukup lama yaitu sampai  tanggal 24 November 2019.Sebelum  mendaftar, pelamar diharapkan terlebih dulu membaca dan memahami segala ketentuan pendaftaran yang tertuang pada portal SSCASN. Bila pelamar menemui masalah atau kurang memahami penjelasan yang tersedia di laman SSCASN, silakan buka kanal Frequently Asked Question (FAQ) dalam portal yang menyediakan jawaban atas persoalan yang umumnya menjadi kendala pelamar.

“Selain layanan FAQ, portal SSCASN juga menyediakan layanan helpdesk daring yang dapat dijadikan sebagai media pengaduan," katanya. 
Selain itu, mulai 11 November 2019 BKN juga membuka layanan helpdesk luring (offline) di Kantor Pusat BKN, Jalan Mayjend Sutoyo No. 12 Jakarta Timur dan Kantor Regional BKN yang akan memberikan solusi jika kendala pelamar tidak terselesaikan melalui penjelasan FAQ dan helpdesk daring. Portal SSCASN juga menayangkan daftar formasi CPNS yang mencakup nama instansi, jabatan, lokasi, pendidikan, jenis formasi, dan jumlah formasi.

Hal itu termuat pada kolom layanan informasi yang terletak di kanan atas halaman pertama portal.“Perlu kembali kami ingatkan kepada calon pelamar agar waspada terhadap oknum penipuan. Seleksi CPNS diselenggarakan dengan transparan, akuntabel, dan bebas biaya. Tidak ada satupun yang bisa lolos tanpa mengikuti seleksi,” katanya. (hud/okz)

Buka 1.817 Formasi CPNS, Gubernur Jatim Ajak Milenial Jatim Daftar Serta  Wanti-Wanti Modus  Penipuan

On Monday, November 11, 2019


SURABAYA (DutaJatim.com) - Pengumuman perekrutan CPNS 2019 Provinsi Jawa Timur resmi diumumkan hari ini, Senin (11/11/2019). Pemprov Jatim mendapat alokasi dari Kemenpan dengan  formasi CPNS sebanyak 1.817. Dengan rincian tenaga pendidik sebanyak 1.133, tenaga kesehatan 322, dan tenaga teknis sebanyak 362. Dari total kebutuhan formasi tersebut terdapat formasi khusus yang diperuntukkan  bagi penyandang disabilitas sebanyak 36 dan cumlaude sebanyak 36.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak warga Jatim khususnya milenial Jatim untuk bersama membangun Jatim agar makin maju dan unggul. Maka kesempatan menjadi aparat PNS Jatim merupakan kesempatan untuk membangun Jatim maju dan unggul lebih cepat.

Baca Juga: Kisah Daftar CPNS dan Inilah Doanya yang Insya Allah Mustajabah

Silahkan  mendaftar dan kepada   para pelamar CPNS agar berhati-hati terhadap modus penipuan dalam gelaran seleksi CPNS. Khofifah menegaskan bahwa tidak ada pihak manapun yang dapat membantu dan menjamin  kelulusan pelamar dalam seleksi CPNS 2019. 

"Rekruitment CPNS dilakukan terbuka, semua orang punya kesempatan yang sama. Jangan termakan rayuan orang yang mengatasnamakan pegawai Pemprov/Pemkab/Pemkot ataupun Kementerian/Lembaga yang menjanjikan bisa masuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan imbalan sejumlah uang," ungkap Khofifah saat ditemui usai menghadiri Dies Natalis Universitas Airlangga ke- 65 di Surabaya, Senin (11/11/2019). 

Khofifah mengatakan tingginya minat masyarakat mengikuti seleksi CPNS acap kali dimanfaatkan oknum untuk mengeruk keuntungan. Untuk itu, Khofifah berharap masyarakat semakin cerdas dalam menyaring berbagai informasi yang masuk. 

"Pastikan informasi yang diterima dari kanal resmi milik pemerintah. Semisal website bisa diidentifikasi dengan domain yang digunakan yakni go.id atau lewat media sosial pastikan akun tersebut telah terverifikasi sebagai official milik pemerintah. Khusus Jawa Timur pantau terus website milik BKD di laman http://bkd.jatimprov.go.id," jelas dia. 


Sistem CAT


Khofifah menerangkan, pendaftaran lowongan CPNS dilakukan secara online dengan mengakses alamat website Panitia Seleksi Nasional Pengadaan CPNS (Panselnas) http://sscasn.bkn.go.id. Oleh karena itu, dia meminta pada para pelamar CPNS Pemprov Jatim untuk menyiapkan dengan baik seluruh berkas yang dibutuhkan sebelum mendaftar.


Adapun pelaksanaan tes CPNS, lanjut Khofifah, menggunakan sistem computer assisted test (CAT) dan diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Penggunaan sistem CAT ini memungkinkan peserta langsung mengetahui hasil yang diperolehnya secara langsung setelah ujian selesai. 

"Sistim ini meminimalisir segala praktik kecurangan karena seleksi dilakukan secara transparan," bebernya. 

Khofifah menegaskan, dirinya akan ikut terus mengawal proses seleksi CPNS yang berlangsung hingga selesai. Khofifah berharap seleksi CPNS Pemprov Jatim tahun ini menghasilkan ASN yang memiliki kualitas, kompetensi, dan integritas yang tinggi demi memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat di Jatim. 

"Pesan saya untuk seluruh putra-putri Jatim yang ikut seleksi, belajarlah sungguh-sungguh, berdoa dan jangan lupa meminta restu dari orang tua," imbuhnya. (gas)

Kisah Daftar CPNS dan Inilah Doanya yang Insya Allah Mustajabah

On Monday, November 11, 2019



SIDOARJO (DutaJatim.com) - Ini kisah orang tua yang anaknya pernah gagal tes CPNS dan hari ini mendaftar lagi seleksi CPNS 2019. Kisah perbedaan cara pandang antara orang tua dan anaknya. Kisah Daftar CPNS dan Inilah Doanya yang Insya Allah Mustajabah.

Si orang tua ingin agar anaknya ikut tes CPNS di daerahnya saja agar nanti kerjanya tidak jauh dari orang tua, tapi si anak memberi tahu bahwa peluang untuk diterima jadi CPNS di daerah sendiri sangat kecil sebab peminatnya sangat amat buuuanyak.

"Saya ingin ikut tes di Kaltim aja Pak, kan di sana juga calon ibukota baru. Mungkin butuh pegawai banyak dan peminatnya tidak banyak," kata si anak.

"Lah, bagaimana kalau banyak pelamar berpikiran seperti sampeyan, bahwa peluang diterima di Kaltim lebih besar, pasti semua orang akan daftar di sana kan? Sebaliknya, semua orang takut daftar CPNS di Sidoarjo, sehingga jumlah pendaftarnya, mungkin saja, sedikit hehehe...." kata si orang tua sambil bercanda.

"Ya, tidak mungkin, Pak...!" jawab si anak sambil membuka lama BKN. 

"Iya, tetap mungkin, meski kecil," kata orang tuanya. 

Secara kebetulan, tetangga dan saudarnya banyak yang bekerja di luar Jawa. Ada yang tahun lalu diterima jadi CPNS di Kalimantan Tengah, ada yang bekerja di Lampung, Batam, dan Medan. Semua memiliki kisah sendiri terkait kerja jauh dari kampung halaman. Suka duka. Romantika yang sebenarnya sudah biasa. Namun, sebagai anak muda, memang harus menghadapi dunia luar yang sangat luas dan penuh tantangan. Bukan hanya di Kalimantan, tapi di seluruh tanah air, menunggu sentuhan karya anak negeri untuk menjadi CPNS. Lihat formasinya Di Sini.


"Bapak tidak melarang kamu melamar di Kaltim, atau Papua, sekalipun, asal nanti siap bila memang harus bekerja di sana. Siap dengan risikonya, jauh dari orang tua, mungkin tempat kerjanya di pelosok desa, sepi, sulit transportasi, dan lain sebagainya. Harus siap. Itu risiko dari pilihan kamu, tapi kalau bisa ngelamarnya tetap di Sidoarjo saja hehehehe," kata si bapak.   

"Bapak ini pancet ae! Saya tak ngelamar di Kalimantan Tengah saja lebih dekat," kata si anak.

"Oke, tetap harus belajar dan berdoa lo ya. Bukan berarti di kalimantan lebih mudah tesnya atau peluang diterimanya," kata si bapak.

"Oke, siap!"

Doa Tes CPNS

Si bapak lalu mencari apa ada doa khusus bagi orang yang melakukan tes CPNS? Dan dia menemukan doa itu di situs islam.nu.or.id ini. Jadi, Kisah Daftar CPNS dan Inilah Doanya yang Insya Allah Mustajabah. 


Namun demikian sebenarnya itu bukan doa khususnya tes CPNS, melainkan doa yang bagus dibaca oleh mereka yang memiliki  hajat untuk kemaslahatan agama dan duniawinya. Doa ini juga bagus dibaca oleh orang yang sedang dirundung kesusahan. Doa ini, tentu saja, juga dapat dibaca oleh mereka yang akan menghadapi ujian CPNS. 

Syekh M Nawawi Banten menganjurkan orang yang sedang berhajat untuk membaca doa ini setelah sebelumnya melaksanakan shalat hajat 12 rakaat, tetapi 2 rakaat dinilai memadai.

 سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبِحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهَ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 

Subhānalladzī labisal ‘izza wa qāla bihī. Subhānalladzī ta‘aththafa bil majdi wa takarrama bihī. Subhāna dzīl ‘izzi wal karami. Subhāna dzīt thauli. As’aluka bi ma‘āqidil ‘izzi min ‘arsyika, wa muntahar rahmati min kitābika, wa bismikal a‘zhami, wa jaddikal a‘lā, wa kalimātikat tāmmātil ‘āmmātil latī lā yujāwuzuhunna birrun wa lā fājirun an tushalliya ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā āli sayyidinā Muhammadin. 

Artinya, “Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103-104). 

Sementara berikut ini adalah doa Rasulullah SAW saat menghadapi kesusahan secara umum. Syekh M Nawawi Banten menganjurkan orang yang memiliki hajat untuk  membaca doa riwayat Bukhari dan Muslim ini. Seseorang seyogianya melakukan shalat dua rakaat dengan niat shalat hajat, shalat dua rakaat tahyyatul masjid, atau shalat sunnah dua rakaat apa pun itu sebelum doa riwayat Imam Bukhari, Imam Muslim, dan Imam At-Tirmidzi.

 لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ والحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ 

Lā ilāha illallāhul halīmul karīmu, ‘azhīmul halīmu, lā ilāha illallāhul ‘aliyyul ‘azhīmu. subhāna rabbil ‘arsyil ‘azhīmi, walhamdu lillāhi rabbil ‘ālamīna. 

Artinya, “Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Mahasuci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 104). 

Setelah itu, orang yang sedang memiliki hajat tertentu melanjutkan bacaan doa Rasulullah SAW riwayat Imam At-Tirmidzi berikut ini.

 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضىً إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ 

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn. 

Artinya, “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 104). 

Setelah shalat dan membaca doa, seseorang yang berhajat itu berdoa dengan sungguh-sungguh lalu menyatakan hajatnya kepada Allah. Semoga Allah meluluskan hajat para hamba-Nya, apa pun itu. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K/Huda S.)

Foto: liputan6.com

Hari Ini Pendaftaran CPNS Dibuka, Ini yang Perlu Anda Siapkan

On Monday, November 11, 2019


JAKARTA (DutaJatim.com) - Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara resmi dibuka mulai Senin 11 November 2019 hari ini. Sejumlah hal perlu disiapkan selain dokumen persyaratan yang sudah dijelaskan selama beberapa hari terakhir oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN), tapi ternyata masih ada hal yang yang juga tak kalah pentingnya untuk disiapkan.

Hari Ini Pendaftaran CPNS Dibuka, Ini yang Perlu Anda Siapkan; Pertama, perhatikan rentang waktu jadwal pendaftaran sebab bila tidak tahu pasti bisa terlewatkan. Sebagian orang suka mendaftar pada waktu terakhir sehingga kadang lupa batas akhir terlewatkan.

Setelah hari ini pendaftaran dibuka, selanjutnya dilakukan verifikasi berkas  pada 13 November 2019. Pendaftaran sendiri ditutup pada 24 November 2019. Sementara verifikasi berakhir pada 12 Desember 2019. Setelah itu akan diumumkan hasil seleksi administrasi pada 16 Desember 2019.
Pemerintah memberi waktu 16-19 Desember 2019 bagi pelamar yang tidak lolos untuk melakukan penyanggahan berkaitan dengan hasil pengumuman seleksi administrasi. Hasil sanggah akan diumumkan pada 26 Desember 2019.

Kedua, belajar tes. Bisa belajar dari pengalaman tes sebelumnya atau melakukan simulasi seperti disarankan BKN. Untuk akses situs BKN bisa diklik DI SINI atau Di Sini. Artinya, jangan anggap enteng tes seleksi CPNS sebab persaingan sangat ketat. 

Ketiga, pelajari peluang paling memungkinkan untuk lolos dengan melihat tingkat persaingan, jumlah pendaftar dan kuota yang ada. Banyak pelamar memilih di luar Jawa mengingat persaingan dianggap tidak terlalu ketat. Untuk itu perlu diingat risiko menjadi CPNS di luar Jawa mengingat ada masa kontrak kerja selama beberapa tahun harus di sana. Namun demikian, harus diingat pula bahwa syarat dari CPNS memang siap ditempatkan di semua wilayah Indonesia. Jadi, sebenarnya, tidak ada masalah dalam hal ini,

Keempat, berdoa. Ingat, bisa jadi 99 persen itu atas kehendak Tuhan, sedang 1 persen saja ihtiar kita. Karena itu, jangan takut bersaing melamar CPNS di Pulau Jawa sebab bila Allah SWT menghendaki Anda diterima jadi CPNS di Jawa pasti itu yang terjadi. 

Niat harus kuat, beribadah dan berdoa juga harus kuat dan istiqomah, menangislah bila perlu kepada Allah SWT bahwa kalian memang ingin mengabdi sebagai CPNS di Jawa, niscaya akan dikabulkan. Namun demikian, bila tidak lolos jangan marah kepada Tuhan lo ya hehehe. Sabar dan iklhas adalah kunci keberhasilan dalam hidup.

Kelima, jangan sekali-kali tergoda bujuk rayu calo yang menawarkan janji-janji bisa meloloskan jadi CPNS. Itu jelas penipuan.

Saat ini ada 68 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 462 Pemerintah Daerah/Kota yang membuka penerimaan CPNS tahun ini. Untuk itu Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kemarin mengatakan, proses validasi oleh K/L maupun pemerintah daerah diselesaikan Minggu malam, sehingga Senin hari ini bisa diumumkan.

"Diharapkan bisa selesai validasi malam ini (Minggu malam) dan diumumkan besok (hari ini)," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/11/2019).

Namun, pendaftaran tidak dilakukan secara serentak karena masih ada instansi yang melakukan revisi formasi CPNS. Nantinya instansi tersebut akan menyusul.

"Yang belum selesai karena revisi formasi, pengumumannya akan menyusul," jelas dia.

Modus Penipuan

Hari Ini Pendaftaran CPNS Dibuka, Ini  yang Perlu Anda Siapkan. Yakni Para pelamar  diimbau untuk mewaspadai  modus penipuan yang memanfaatkan lowongan CPNS. Salah satunya modus janji penerbitan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS tanpa tes. Nah, ini sangat aneh, tapi masyarakat masih saja percaya oknum tersebut bisa membuatkan SK padahal itu pasti palsu. Yang aneh, si korban mau saja membayar uang yang jumlahnya cukup besar.

Menurutnya modus penipuan semacam ini banyak terjadi. SK palsu tersebut tentu mengatasnamakan BKN agar seolah-olah tampak resmi guna menjerat korban.

"Banyak sekali SK-SK palsu mengatasnamakan BKN. SK-nya terlihat sangat resmi. Hati-hati," katanya.

Karena itu dia mengimbau agar masyarakat jangan percaya dengan iming-iming semacam itu. Pasalnya tidak mungkin bisa menjadi PNS tanpa ikut seleksi dan dinyatakan lulus. Harus melalui tahapan pendaftaran online, seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, seleksi kompetensi bidang, pengumuman resmi di web resmi atau di BKD atau kementerian setempat. "Kalau bukan itu prosesnya pasti palsu," katanya.

"Kami sudah berkali-kali sampaikan SK CPNS itu bukan Kepala BKN yang buat atau bukan pejabat BKN yang buat tapi pejabat pembina kepegawaian setempat, bisa itu menteri, bisa kepala daerah," katanya.

Tentu saja modus penipuan semacam itu dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan. Biasanya korban yang percaya akan dimintai sejumlah uang.

"Katanya bisa pakai orang dalam, nggak pakai tes, nggak pakai apa pun langsung keluar SK-nya dan sebagainya. Itu banyak sekali sampai hari ini (penipuannya). Dan itu palsu," katanya. (hud/det)

Tak Lolos Administrasi, Pelamar CPNS Diberi Waktu Menyanggah

On Friday, November 08, 2019



JAKARTA (DutaJatim.com) - Pendaftaran  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 akan dibuka Senin 11 November 2019. Masih dalam suasana peringatan Hari Pahlawan, calon peserta tes CPNS juga harus berjuang agar mendapat posisi terbaik secara sportif. Bukan melalui jalan yang tidak benar, seperti menyogok, misalnya.

Sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 497 Tahun 2019, ada sekitar 180 formasi yang ditawarkan untuk lulusan D3, S1 dan S2.

Berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi bagi pelamar, seperti dilansir dalam laman resmi BKN, Jumat (8/11/2019):

1. Warga Negara Indonesia;
2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3. Berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar;
4. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih;
5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS/Prajurit TNI/Anggota POLRI atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta (termasuk pegawai BUMN/BUMD);
6. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/Prajurit TNI/Anggota POLRI;
7. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
9. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar;
10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

Info lebih lanjut bisa dilihat DI SINI.

Bisa Menyanggah

Sementara itu, banyak pelamar tidak puas dengan hasil seleksi. Merasa sudah memenuhi syarat administrasi dalam mendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tapi tetap terpental. Nah bila  ternyata dinyatakan tidak lulus, jangan sedih dulu.

Kini, pemerintah memberikan waktu sanggah bagi pelamar yang tidak lulus seleksi administrasi. Dalam gambar yang diunggah akun instagram @bkngoidofficial (8/11/2019), pelamar CPNS yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dapat mengajukan sanggahan terhadap pengumuman hasil seleksi administrasi.

"Pasti ada yang kesal dan bingung karena tidak lolos seleksi administrasi tahun lalu, padahal merasa syarat sudah sesuai. Hey hey hey.... dijamin pada pelaksanaan #CPNS2019 ini kalian tidak akan gegana karena akan ada waktu sanggah pasca pengumuman seleksi administrasi," kutip keterangan tersebut.

Caranya gampang, kok. Pertama-tama, pelamar harus mengajukan sanggahan melalui web SSCASN BKN atau klik DI SINI. Sanggahan tersebut harus diajukan maksimal 3 hari setelah pengumuman hasil seleksi administrasi.

Setelah itu, Panitia Pelaksana Seleksi CPNS dari instansi terkait akan memverifikasi ulang. Selanjutnya, pengumuman sanggahan diterima/ditolak akan pelamar terima maksimal 7 hari setelah berakhirnya waktu pengajuan sanggahan.

Dengan adanya waktu sanggah, pemerintah berharap agar pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS dapat berjalan dengan lancar.(hud)

Bolehkah KTP Sementara untuk Daftar CPNS?

On Monday, November 04, 2019



JAKARTA (DutaJatim.com) - Pembukaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 segera dimulai. Pemerintah mengumumkan pendaftaran dimulai pada Senin 11 November 2019 atau sehari setelah peringatan Hari Pahlawan.

Saat ini sejumlah calon pelamar sudah bersiap-siap untuk mendaftar dengan menyiapkan sejumlah dokumen sebagai persyaratan mendaftar secara online. Salah satunya Kartu Tanda Penduduk atau KTP, tapi sejumlah calon pelamar menghadapi masalah KTP-nya masih berstatus sementara dan Suket KTP. Untuk itu mereka tidak perlu khawatir. Sebab Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan kemudahan dalam seleksi CPNS tersebut.

Penggunaan Surat Keterangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau KTP sementara, penggunaan Surat Keterangan Lulus (SKL), persoalan akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi, Ijazah hilang, Surat Tanda Registrasi (STR) masih dalam tahap proses atau sedang diperpanjang, hingga penggunaan ijazah bagi lulusan luar negeri, paling banyak ditanyakan dalam proses pendaftaran CPNS. Mereka menanyakan ke BKN sebab khawatir tidak berlaku. Namun kini mereka merasa lega setelah mendapat jawaban dari BKN. 

“Calon pelamar yang belum mendapatkan KTP Asli, diperbolehkan melampirkan KTP sementara atau yang sering disebut Surat Keterangan (Suket)," kata Kepala BKN, Bima Haria Wibisana. Informasi selengkapnya bisa dilihat DI SINI.



Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menerima sekitar 50 pertanyaan per 1 November 2019 sejak diumumkannya seleksi penerimaan CPNS 2019 pada akhir bulan Oktober 2019.  Pertanyaan tersebut paling banyak mengenai penggunaan Surat Keterangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau KTP sementara, penggunaan Surat Keterangan Lulus (SKL), persoalan akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi, Ijazah hilang, Surat Tanda Registrasi (STR) masih dalam tahap proses atau sedang diperpanjang, hingga penggunaan ijazah bagi lulusan luar negeri. 


Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, menambahkan, sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 pelamar yang mendaftar pada formasi jabatan tenaga kesehatan wajib melampirkan STR (bukan internship) sesuai jabatan yang dilamar dan masih berlaku pada saat pendaftaran. Hal itu dibuktikan dengan tanggal masa berlaku yang tertulis pada STR.


Namun, kata dia, persyaratan STR tersebut ada pengecualian untuk beberapa kualifikasi pendidikan, seperti pendidikan S-1/D-IV Biologi/Profesi Dokter Hewan untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli, D-III Entomologi/Biologi/Kesehatan Hewan pada jabatan Entomolog Kesehatan Terampil, S-1 Biologi/Kimia/Teknik Kimia pada jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli, dan S-1 Teknik Lingkungan pada jabatan Sanitarian Ahli.

Sedang calon pelamar formasi umum, kata Ridwan, merupakan lulusan SMA/Sederajat yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan/atau Kementerian Agama. Begitu pula lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri, di mana baik Perguruan Tinggi dan Program Studinya terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/LAM-PTKes pada saat kelulusan.(hud/okz)