PROMOSI PRODUK

Irfan Setiaputra Dirut Garuda, Yenny Wahid Komisaris, Begini Kata Pengamat Penerbangan

On Thursday, January 23, 2020



JAKARTA (DutaJatim.com) - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar oleh PT Garuda Indonesia Tbk secara resmi menetapkan Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama maskapai penerbangan pelat merah tersebut. Irfan menggantikan dirut Garuda sebelumnya Ari Askhara yang dicopot karena skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Selain Irfan, nama-nama baru lain juga ditetapkan masuk ke jajaran komisaris dan direksi Garuda, antara lain Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama, dan Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen. RUPSLB Garuda Indonesia sendiri diadakan di Auditorium Garuda City Center (GCC) Garuda Indonesia Management Building, Kompleks Perkantoran Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu 22 Januari 2020.

"Direktur Utama dijabat oleh Irfan Setyaputra," kata mantan Komisaris Utama Garuda Indonesia, Sahala Lumban Gaol, di Tangerang, Rabu (22/1/2020).

Menteri BUMN, Erick Thohir, membeberkan alasan di balik penunjukan nama-nama baru di jajaran direksi dan komisaris Garuda tersebut. "Kami di Kementerian BUMN berupaya mencari figur terbaik yang duduk mengelola flight carrier kita, Garuda Indonesia. Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip good corporate governance dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi," kata Erick Thohir di Jakarta, Rabu 22 Januari 2020.

Mengenai penunjukan Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama menggantikan Sahala Lumban Gaol, Erick menilai, bahwa aspek pengalamanlah yang menjadi pertimbangan ditempatkannya mantan Kepala Bekraf tersebut di posisi Komut Garuda.  "Pak Triawan Munaf dengan semua pengalaman Beliau, tentu akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu," ujar Erick.

Sementara untuk Yenny Wahid yang kini menduduki jabatan sebagai Komisaris Independen, Erick menilai, bahwa sosoknya merupakan wujud perwakilan publik, dengan kapasitas yang dinilai sangat mumpuni.  "Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, adalah figur perempuan yang sangat mumpuni. Bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya," ujar Erick.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ari Askhara dicopot oleh Menteri BUMN Erick Thohir karena diduga menjadi pemilik Harley Davidson selundupan. Pencopotan Ari diumumkan langsung oleh Erick dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers yang digelar di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2020).
Lalu siapa Irfan Setiaputra? Pria kelahiran Jakarta 24 Oktober 1964 ini adalah lulusan Sarjana Teknik Informatika ITB angkatan 1989.  Irfan sudah malang melintang di sejumlah perusahaan bidang teknologi informatika setelah lulus kuliah. Beberapa di antaranya IBM, LinkNet, dan Cisco.

Tak hanya perusahaan swasta, Irfan juga pernah berkarier di BUMN sebagai dirut di PT INTI pada Maret 2009 setelah dipilih oleh Menteri BUMN saat itu Sofyan Djalil.
Namun Irfan mengundurkan diri dari posisi dirut INTI pada Juli 2012 karena merasa gajinya terlalu kecil dibanding jabatan sebelumnya. Kala itu Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN yang menerima surat pengunduran diri Irfan.

Selepas dari perusahaan negara, Irfan berkarier di PT Titan Mining Indonesia dari Agustus 2012 hingga Juni 2014. Lalu Irfan menjadi CEO PT Cipta Kridatama pada rentang Juli 2014 hingga Mei 2017.

Irfan juga pernah diangkat sebagai COO ABM Investama Tbk PT (ABMM) dari Mei 2015 hingga Mei 2016. Selanjutnya, Irfan menjadi President Director & CEO Reswara Minergi Hartama pada Mei 2017 hingga Desember 2017. Posisi Irfan saat ini adalah CEO Sigfox Indonesia, pengelola jaringan Internet of Things (IoT) sejak Februari 2019 lalu.

Ini Kata Yenny

Sementara itu, pengamat penerbangan Alvin Lie tidak mau banyak berkomentar soal penempatan Yenny Wahid di Garuda. Namun dia menilai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pasti sudah mengambil keputusan yang tepat memilih Yenni Wahid.

"Jangan menilai atau menghakimi seseorang hanya berdasarkan persepsi. Mbak Yenny Wahid dulu pendidikannya apa, pernah berprofesi sebagai wartawan juga. Reputasinya di kalangan media ketika dia muda dulu seperti apa, cek dulu. Saya tidak mau menilai orang per orang. Semuanya saya yakin sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Menteri BUMN," kata Alvin Lie  saat dihubungi Rabu (22/1/2020).

Terkait posisi Yenny di komisaris Garuda, Alvin menjelaskan bahwa dewan komisaris memang tidak perlu memiliki latarbelakang di bidang penerbangan. Pasalnya, fungsi mereka adalah pengawasan. Sementara hal-hal teknis terkait dengan penerbangan, komisaris bisa meminta masukan dari para ahli di bidang tersebut.

"Oh nggak perlu (berlatar belakang penerbangan). Fungsi komisaris itu kan mengawasi kebijakan dan kinerja perusahaan. Hal-hal teknis itu bisa minta para ahli, para praktisi untuk memberikan masukan kepada mereka. Jadi tidak harus bidangnya," jelasnya. "Jadi tidak harus orang penerbangan. Kalau terkungkung gitu ya isinya orangnya itu-itu saja" tambah Alvin.  

Putri kedua Presiden RI Ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, baru saja ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. 
Yenny sendiri menjelaskan singkat soal posisinya itu. "Posisi saya sebagai komisaris independen. Komisaris independen itu mewakili publik," ujar Yenny saat dihubungi melalui pesan pendek.

Yenny mengatakan dirinya akan turut mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi perseroan berkode emiten GIAA itu. Adapun dalam waktu dekat, Yenny menyebut masih akan mempelajari secara komprehensif struktur perseroan dan masalah-masalah di dalamnya.

Menurut Yenny, saat ini posisi Garuda Indonesia bukan sekadar bisnis penerbangan. Namun, perusahaan merupakan operator penerbangan nasional yang semestinya menjadi kebanggaan masyarakat.

Menilik hal itu, Yenny berjanji bakal memiliki komitmen untuk memajukan Garuda Indonesia sebagai ikon kebanggaan bangsa . "Seluruh keluarga besar perusahaan akan membuat Garuda bisa selalu menjadi ikon kebanggaan anak bangsa," ujarnya.

Pendukung Jokowi

Sebelum terpilih menjadi komisaris, Yenny pernah menjadi pendukung pasangan calon presiden Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.  Yenny Wahid memang mumpuni sebagai seorang komisaris. Namun demikian, banyak kalangan menilai, sudah wajar bila Yenny mendapat posisi itu mengingat Direktur Wahid Institute ini sudah berkeringat membela Jokowi - Ma'ruf Amin saat Pilpres. 

Seperti dikutip dari buku 'Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian' karya KH Diasaku Ikeda, wanita bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini lahir pada 29 Oktober 1974 di Jombang Jawa Timur. Dia mengenyam pendidikan S1 Jurusan Komunikasi Visual Universitas Trisakti dan menyabet gelar master Administrasi Publik dari Kennedy School of Government, Universitas Harvard, Amerika Serikat (AS).

Dia pun sempat bekerja menjadi asisten koresponden untuk The Sidney Morning Herald dan The Age Melbourne biro Jakarta pada 1997. Dia juga merupakan pendiri situs resmi gusdur.net yang memuat segala informasi tentang Gus Dur. Yenny juga pernah menjadi direktur The Wahid Institute, lembaga thinktank yang berfokus pada isu toleransi.

Yenny aktif berpolitik di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang didirikan oleh ayahnya. Dia pernah menjabat Sekjen DPP PKB. Dia juga pernah menjadi Staf Khusus Presiden saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bidang komunikasi politik pada 2006.

Namun pada 2008, PKB diterpa masalah yang memicu keretakan. Yenny dilengserkan dari kursi Sekjen oleh Ketum PKB saat itu, Muhaimin Iskandar. Yenny Wahid pun sempat menggugat Menkum HAM karena pelengserannya itu dinilai menyalahi AD/ART partai. Usai permasalahan ini, Yenny lebih banyak aktif dalam memperjuangkan isu-isu toleransi dan demokrasi.

Pada 2017, Yenny termasuk yang sepakat bahwa Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak melakukan penistaan agama terkait ucapan di Kepulauan Seribu. Yenny bersama sejumlah alumni Universitas Harvard meneken petisi 'Ahok Tidak Menista Agama'.

Kemudian dalam Pilpres 2019, Yenny sempat mendapat godaan-godaan untuk menentukan dukungan. Bahkan, pada September 2018, Prabowo Subianto pernah berkunjung ke kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan. Ketika itu, Yenny sempat ditawari bergabung untuk mendukung Prabowo, yang ketika itu maju sebagai capres penantang Jokowi. Namanya pun masuk draf Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun pada akhirnya Yenny tetap tak masuk ke timses Prabowo. Yenny bersama keluarga Gus Dur justru mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf pada 26 September 2018. Meskipun begitu, Yenny tak masuk timses. "Saya nggak masuk. Saya bantu di luar saja," kata Yenny saat menghadiri acara Dialog Peradaban Lintas Agama di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Walaupun tak masuk timses, Yenny tetap turut aktif dalam mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf. Yenny juga tak segan-segan membela Jokowi. Misalnya, ketika Jokowi diserang dalam debat Pilpres oleh Prabowo. Prabowo banyak mengungkapkan soal kelemahan sistem pertahanan RI karena anggaran kecil. Saat itu, Yenny menyebut Prabowo banyak menyampaikan data yang salah soal pertahanan.

"Saya tidak meragukan nasionalisme Beliau, saya kagum patriotisme dan nasionalisme Beliau. Namun sayang, malam ini beliau banyak mengutip atau membaca data yang salah," ujar Yenny di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019).  (vvn/dtf)


JAJARAN KOMISARIS DAN DIREKSI GARUDA

Komisaris:

1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen: Yenny Wahid
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
5. Komisaris: Peter F. Gontha

Direksi:

1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fuad Rizal
4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
5. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana
6. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi 
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi
8. Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi




Kompetisi Desain Produk & Kriya 3D Printing:  Gubernur Khofifah Ajak Anak Muda Jadikan Jatim Provinsi Terdepan Bidang Ekonomi Kreatif

On Wednesday, January 22, 2020



SURABAYA (DutaJatim.com) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Kompetisi Desain Produk dan Kriya 3D Printing by Dekranasda Jawa Timur di GeekOut / CoWork/ScaleUp (GECO) AJBS Surabaya, Selasa (21/1/2020) malam. 

Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim bersama Pemprov Jatim ini diikuti sebanyak 100 orang peserta baik pelajar, mahasiswa, pemula, maupun profesional dari berbagai provinsi. 

Melihat antusiasme peserta yang ikut dalam kompetisi, Khofifah panggilan akrab Gubernur Jatim, mengajak anak muda untuk menjadikan Jatim sebagai provinsi terdepan di bidang ekonomi kreatif (ekotif) di  Indonesia. Apalagi jika  ibukota Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur maka Jawa Timur harus siap menjadi center dari pembangunan ekotif di Indonesia.

“Saya ingin mengajak semua anak muda yang memiliki energi luar biasa, tentu dengan produktivitas dan inovasi  yang luar biasa pula. Bagaimana Jawa Timur menjadi yang terdepan termasuk adanya inisiasi-inisasi , kreasi dan inovasi yang tidak pernah berhenti,” ajak orang nomor satu di Jatim.

Di era industri 4.0 ini, lanjutnya, bagi anak muda yang memiliki pikiran, inovasi dan kreatifitas bisa menciptakan masa depan yang cemerlang dan memberikan manfaatkan bagi lingkungannya.

“Selamat memasuki dunia yang memang kompetisi diantara seluruh inovasi dan kreatifitas menjadi sangat menentukan. Kita bisa maju dan bisa terdepan jika kita bekerja dengan inovasi dan kreatifitas yang tinggi serta kerja cepat,” ujar Mantan Mensos di era Presiden Jokowi.

Menurutnya, kreatifitas dan  inovasi itu percepatan perubahannya luar biasa. Apalagi dunia digital luar biasa percepatan perubahannya. 

Karena itu, jika ekosistemnya terbangun, Dekranasda Jatim bisa mengajak beberapa perguruan tinggi yang berseiring dengan kegiatan ini. Sehingga bisa mengadakan kompetisi semacam ini enam bulan sekali. 

“Datanglah ke Jatim. Enam bulan sekali kita akan bersama-sama melihat bagaimana inovasi-inovasi terbaru yang bisa dilahirkan oleh anak-anak muda di negeri ini. Bukan hanya  berasal dari Jatim,” pungkasnya sambil mengapresiasi Dekranasda Jatim yang berpikiran out of the box menyelenggarakan kompetisi ini.
(gas/hms)


PG Rejoso Manis Indo Operasi Pasar Gula di Surabaya, Kediri, Malang

On Wednesday, January 22, 2020



SURABAYA (DutaJatim.com) -  Pabrik Gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menggelar operasi pasar di tiga kota, yakni Kediri, Malang dan Surabaya. Tujuannya untuk menekan harga gula di pasaran yang mulai naik.

Humas PT Rejoso Manis Indo, M Syaiful Amri, saat ditemui di Pasar Genteng, Surabaya, Rabu 22 Januari 2020, mengatakan, total gula yang digelontorkan di tiga kota mencapai 1 ton. Gula ini dijual dengan harga Rp11.500/kg, lebih murah dibanding harga pasaran yang berada di kisaran Rp13 ribu hingga 14 ribu/kg.

Untuk Pasar Genteng Surabaya, kata dia, total gula yang digelontorkan dalam pasar murah sebanyak 300 kg, sedangkan di Pasar Betek, Kediri 350 kg dan Pasar Blimbing, Malang sebanyak 350 kg.
"Operasi pasar ini tujuannya untuk menekan harga, sekaligus mengenalkan pabrik RMI Blitar kepada masyarakat dan produk gula baru dari kami," kata Syaiful.

Ia mengatakan, setiap warga dibatasi hanya boleh membeli maksimal 4 kg dalam setiap operasi pasar.

Operasi pasar yang digelar di tiga kota di Jatim oleh RMI merupakan perintah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, tujuannya untuk penyesuaian harga gula di beberapa pasar di wilayah setempat.  RMI merupakan pabrik baru yang berada di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.

Keberadaan pabrik RMI adalah bagian dari upaya Kementerian Pertanian mendorong percepatan swasembada gula nasional dengan menargetkan pada 2020 terbangun sembilan pabrik gula baru yang tersebar di Jawa dan luar Pulau Jawa serta kawasan timur Indonesia dalam
Saat ini, terdapat tiga pabrik gula baru yang sudah mulai beroperasi, salah satunya PG RMI di Blitar.  Dari pabrik gula yang baru itu, kapasitas produksinya rata-rata 6.000-10.000 TCD (tones of cane per day/ ton tebu per hari) dengan tingkat rendemen di atas 8 persen. Rata-rata, dari tiga pabrik gula baru itu bisa menghasilkan 3.000 ton gula per hari. 

Swasembada Gula

Sebelumnya Direktur Utama PT Rejoso Manis Indo (RMI), Syukur Iwantoro, menegaskan dukungan petani dan pengusaha pabrik gula berbasis tebu terhadap kemajuan pertanian Indonesia ditandai dengan mulai beroperasinya perusahaan gula Rejoso di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Perusahaan ini mulai menggiling tebu sejak 22 Agustus 2019 yang lalu dengan mengolah tebu rata-rata di minggu pertama mencapai 4.000 TCD. "Angka ini masih akan terus naik sampai 10 ribu-20 ribu TCD,” kata Syukur dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Syukur menjelaskan, saat ini potensi lahan tebu di Kabupaten Blitar mencapai lebih dari 39 ribu hektare. Dengan luasan tersebut, pihaknya bisa membeli bahan tebu secara langsung melalui proses transaksi pembayaran transfer tunai Iangsung ke pemilik tebu dua kali dalam sepekan.

Dia melanjutkan, PT RMI membuka harga pembelian sebesar Rp 72 ribu per kw, atau di atas harga dasar yang ditetapkan pemerintah. Adapun harga dasar yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 52 ribu per kw. Diharapkan dengan sistem pembelian tebu putus dengan pembayaran yang cepat dan harga yang diklaim bagus ini, kata dia, petani tebu Blitar akan semakin bergairah dalam menanam tebu.
Selain itu, kata Syukur, PT RMI juga memfasilitasi petani tebu untuk mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) melalui Bank Negara Indonesia (BNI). Fasilitas ini yang selanjutnya akan menjamin pembelian tebu dengan harga layak. Disisi lain, pihaknya juga mendapat dukungan kuat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Penerintah Pusat.

“Insya Allah PT RMI bersama petani tebu Blitar akan mengembalikan Kabupaten Blitar sebagai daerah produsen tebu dan gula konsumsi andalan Provinsi Jawa Timur dan memberikan kontribusi yang signifikan menuju tercapainya swasembada gula konsumsi nasional. Total investasi yang dikeluarkan oleh PG RMI sudah mencapai Rp 3,42 Triliun,” ungkapnya.

Seperti diketahui bersama, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong minat investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi gula guna mencapai target swasembada gula. Dari catatan yang ada, terdapat tiga pabrik gula yang sudah mulai beroperasi. Kapasitas produksi masing-masing berkisar 6.000 hingga 10 ribu TCD dengan tingkat rendemen diatas 8 persen.

Jika dikalkulasi dari tiga pabrik tersebut, rata-rata produksi yang dihasilkan sebesar 3.000 ton gula per hari. Kementan sebelumnya juga menargetkan pada 2020 akan terbangun 9 pabrik gula baru yang tersebar di Jawa dan Luar Jawa, serta Kawasan Timur Indonesia dalam rangka percepatan swasembada gula nasional. (ara/wis)

Foto: Antara

Teten Gencar Tampilkan Koperasi Terbaik Agar Sejajar dengan Korporasi

On Wednesday, January 22, 2020



JAKARTA (DutaJatim.com) - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengaku sedang menyiapkan sejumlah langkah dan strategi agar citra koperasi bisa sejajar dengan korporasi atau usaha besar sehingga semakin kompetitif. Teten ingin membangun image baru bagi koperasi.

"Tujuannya agar bisa sejajar dengan korporasi-korporasi besar," kata Menkop dan UKM Teten Masduki dalam sambutannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 Koperasi Syariah dan Koperasi Konsumen Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah dan Kopmen BMI), di Tangerang, Selasa 21 Januari 2020.


Hadir dalam RAT itu, antara lain, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM Rulli Nuryanto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Tabrani dan sekitar 600 anggota yang merupakan perwakilan dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang Kota Tangerang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandegelang.

Teten Masduki memaparkan serangkaian langkah yang sudah disiapkan itu, salah satunya dengan sering menampilkan koperasi-koperasi terbaik di Indonesia, agar kesan bahwa koperasi itu selalu kecil mulai bisa terkikis. Menurut Teten, Kopsyah dan Kopmen BMI ini adalah termasuk koperasi yang terbaik di Indonesia.

"Saya merasa senang datang ke sini, karena ingin membuktikan kepada dunia luar, masih banyak koperasi yang bagus dan besar, sekaligus memberikan apresiasi atas keberhasilan BMI yang mampu mencatat pertumbuhan aset, omset dan modal sampai di atas 20 persen atau empat kali lipat pertumbuhan ekonomi nasional," kata Teten.

Menurut Menkop dan UKM, membesarkan koperasi dan UKM sebagai perwujudan ekonomi rakyat juga menjadi salah satu cara untuk melaksanakan perintah Presiden Jokowi yang menginginkan agar struktur ekonomi diarahkan pada yang lebih berkeadilan.

"Jumlah usaha besar itu cuma 0,01 persen namun menguasai 40 persen kue pembangunan, sementara 99,9 persen UMKM hanya menguasai 60 persen. Ini perlu digeser agar kita memiliki struktur ekonomi yang lebih berkeadilan," kata Menkop.

Langkah lain memperbaiki citra koperasi, dengan mendorong koperasi mencari pembiayaan murah dengan masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Bursa saat ini masih dikuasai perusahaan besar, saya ingin koperasi atau UKM agar bisa menjual sahamnya di bursa. Apalagi di BEI sudah ada papan sekunder, khusus untuk UKM. Memang kendalanya underwriter (penjamin) masih sedikit yang mau menjamin emiten yang menjual saham dibawah Rp100 miliar, namun itu nanti pasti ada solusinya," kata Menteri Teten.

Menkop dan UKM melanjutkan, membesarkan koperasi juga bisa dengan menghapus hambatan bagi koperasi untuk berusaha di sektor-sektor tertentu.
"Misalkan sekarang koperasi tidak boleh mendirikan rumah sakit, dalam Omnibus law kita mengakomodasi hal itu, sehingga nantinya koperasi juga boleh mendirikan rumah sakit," katanya.

Dalam hal pembiayaan koperasi, Menteri Teten juga membuat regulasi dimana LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) wajib menyalurkan 100 persen pembiayaan kepada koperasi.

"70 persen untuk koperasi produksi, sisanya untuk koperasi Simpan Pinjam. Saya ingin kita mencontoh koperasi-koperasi besar di luar negeri seperti koperasi susu di New Zealand, koperasi gandum di Australia," katanya.

Ketua Pengurus Kopsyah dan Kopmen BMI, Kamarudin Batubara mengatakan, BMI yang berawal dari lembaga pembiayaan, kini sudah menjelma menjadi koperasi yang memilki usaha di berbagai lini mulai dari usaha simpan pinjam, agribisnis, peternakan, ritel, bahan bangunan sampai tur dan travel.

BMI perakhir Desember 2019 memiliki aset Rp603 miliar atau naik 20,9 persen dibanding 2018 yang sebesar Rp 439 miliar. Omsetnya mencapai Rp 840 miliar, naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya yang masih Rp688 miliar.

Sedang modalnya juga tumbuh 23 persen dari Rp186 miliar di 2018 menjadi Rp253 miliar di 2019. Jumlah total anggota mencapai 200 ribu lebih dengan 45 cabang di lima kota kabupaten di Provinsi Banten.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, apa yang sudah ditorehkan BMI ini merupakan capaian luar biasa dan menjadi inspirasi bagi masyarakat bagaimana dan apa manfaat berkoperasi. (ndc/ara)

RI Tawarkan Kopi-Topi NTT hingga Investasi di Forum Ekonomi Davos

On Wednesday, January 22, 2020


Bahlil Lahadalia (kiri) di Davos Swiss.

DAVOS (DutaJatim.com) - Indonesia kembali membuka Indonesia Pavilion di pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) 2020 yang diadakan di Davos, Swiss, pekan ini. Tema kali ini Unity in Diversity: Partner for Action di Indonesia Pavilion di WEF Davos yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

"Kita memasarkan potret dan profil kekinian Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate di WEC Davos, seperti dikutip dari keterangan persnya, Selasa 21 Januari 2020.

Indonesia Pavilion memamerkan kesenian dari daerah Indonesia, termasuk produk kerajinan, seperti topi khas Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, turut dipamerkan juga kopi yang berasal dari NTT.

Menurut Menteri Johnny, produk yang dipamerkan di Indonesia Pavilion tahun ini sesuai dengan tema WEC tentang pembangunan yang berkelanjutan, dalam hal ini bidang agrikultur yang melibatkan partisipasi masyarakat, termasuk di antaranya petani.

Indonesia Pavilion dibuka selama empat hari WEC berlangsung, mulai 21 Januari hingga 24 Januari waktu setempat. Setelah resmi dibuka, Indonesia Pavilion menghadirkan sesi diskusi antara lain bertema ketahanan ekonomi di Indonesia.

Selain diskusi, Indonesia Pavilion juga menampilkan kesenian dan kuliner khas Indonesia. 

Jumeirah Group

Dalam acara itu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke World Economic Forum (WEF) di Davos Swiss, 19-23 Januari 2020. Selain akan menjadi pemateri di Indonesia Pavilion dan berjumpa Founder WEF Klaus Schwab, Bahlil dijadwalkan akan berjumpa sebanyak delapan pimpinan korporasi global. Salah satunya dengan jaringan hotel Jumeirah Group yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.

Pada kesempatan tersebut Bahlil menawarkan Jumeirah berinvestasi di Raja Ampat (Papua Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Labuan Bajo-Pulau Komodo (NTT).

Bahlil mengatakan, Jumeriah merupakan perusahaan perhotelan yang bermarkas di Dubai. "Jumeirah tengah gesit-gesitnya melakukan ekspansi jaringan hotelnya ke berbagai negara," ujar Bahlil usai menerima Chief Brand & Communication Officer Jumeirah Group Florence Dubois di Pavilion Indonesia di Davos, Swiss Selasa (21/01/2020).

Jumeirah Group misalnya baru saja merilis Jumeirah Nanjing berkapasitas 212 kamar serta 49 suite. Ini adalah hotel kedua Jumeirah di Tiongkok, setelah Jumeirah Himalayas Hotel Shanghai.

Kepada Dubois, Bahlil menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengawal investasi Jumeirah lebih besar lagi ke Indonesia. "Sebab itu kita tawarkan dia masuk ke Raja Ampat, Wakatobi, dan Labuan Bajo," ucap Bahlil.

Jumeirah juga baru saja  resmi mengoperasikan Jumeirah Living di Guangzhou dan Jumeirah Saadiyat Island Resort di Abu Dhabi, ibukota Uni Emirat Arab.

Semetara itu, Direktur Promosi Sektoral BKPM Imam Soejoedi mengatakan, saat ini Jumeirah tengah menyesaikan sebanyak tujuh hotel baru, salah satunya adalah Jumeirah Al Wathba Desert Resort & Spa, yang menyediakan 90 kamar dan 13 vila.

"Di Indonesia, dia membangun Jumeirah Bali di kawasan Jimbaran Selatan yang dikembangkan bersama  PT Asia Pasifik Properti, yang berada dalam naungan PT Anggada Putra Rekso Mulia (Rekso Group)," ucap Imam.

Selain menyediakan 80 suite, resor mewah yang berdiri di atas lahan seluas 11 hektar itu juga menyajikan 25 vila eksklusif. Jumeirah Bali menelan investasi hingga US$ 150 juta.

Menanggapi penawaran BKPM, Dubois berjanji akan menindaklanjuti. Sebab potensi pasar Indonesia sangat besar. (ndc/ara)


Promosi Kuliner Tradisional di Utrecht untuk Jaring Wisatawan Belanda

On Saturday, January 18, 2020



UTRECHT (DutaJatim.com)  -  Pemerintah Indonesia gencar mempromosikan kekayaan khas Indonesia di luar negeri. Salah satunya kekayaan kuliner negeri ini.

Hal itu dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan tim Wonderful Indonesia yang mempromosikan kekayaan kuliner dan kopi serta minuman tradisional di bursa promosi wisata Vakantiebeurs  di Jaarbeurs, Utrecht, Belanda. 

Acara yang berlangsung selama lima hari mulai tanggal 15 -19 Januari 2020 itu jadi kekuatan menjaring wisatawan asing agar mengunjungi Indonesia.

Promosi pariwisata yang dikombinasikan dengan promosi grastronomi semacam ini menjadi kekuatan Indonesia dalam menjaring wisatawan mancanegara.

"Khususnya wisatawan dari Belanda", kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf, Nia Niscaya, kepada Antara London, Sabtu 18 Januari 2020 hari ini.

Kemenparekraf  hadir dengan paviliun Wonderful Indonesia. Kementerian ini juga mensponsori area makan seluas 120 meter persegi di seberang paviliun yang disebut dengan Wonderful Indonesia Terrace tersebut.

Bekerja sama dengan Chef Agus Hermawan dari Ron Gastrobar Indonesia, duta Ikon Kuliner Indonesia di Belanda tampil di Wonderful Indonesia Terrace memberikan cita rasa Indonesia. Dalam kesempatan itu  Chef Agus menyajikan hidangan khas seperti Taco Ayam Besisit Bali, Ikan Kemiri, dan BBQ Sate Ayam.

Selama Vakantiebeurs setiap hari Pavilliun Indonesia menggelar demo memasak makanan tradisional Indonesia. Hal ini  bertujuan mempromosikan kuliner untuk memberikan pengunjung pengalaman lain tentang keindahan dan kekayaan budaya Indonesia. 

Dikatakannya, selain itu dimaksudkan untuk mendukung pencalonan Ubud sebagai prototipe UNESCO Tujuan Gastronomi Dunia pada tahun 2020.

“Gastronomi memiliki peran penting dalam bisnis pariwisata karena merupakan faktor yang tidak dapat dipisahkan, baik untuk kebutuhan dasar konsumsi dan liburan. Jika Ubud dipilih, pasti akan menarik lebih banyak pengunjung untuk datang ke Indonesia," ujar Nia Niscaya seperti dikutip dari Antara.

Minimum Tradisional

Di paviliun Indonesia juga mempromosikan citarasa berbagai jenis kopi dan minuman tradisional seperti Wedang Uwuh, Bir Mataram dan Kinca yang merupakan hasil riset yang ditampilkan Retno pada Festival Kuliner Candi Sojiwaan di Jawa Tengan.

Menurut Retno Wulandari, pemilik Kebun Kita Organic Farming di Yogya yang bertugas menyediakan miniman tradisional kepada Antara London, Sabtu mengatakan selama dua hari banyak pengunjung yang antri mencicipi minuman tradisional Indonesia.

Dikatakannya minuman tradisional yang disajikan memiliki khasiat bagi kesehatan seperti wedang uwuh terdiri dari daun cengkeh, kayu manis, daun pala, jahe, kayu secang, dengan menggunakan pemanis dari gula batu.

Dikatakannya Wedang uwuh minuman tradisional dari Imogiri, Yogyakarta, disajikan dalam kondisi panas banyak diminati pengunjung paviliun Indonesia. Cita rasa dari minuman ini adalah pedas dari jahe, dan rasa segar dari beragam jenis daun-daunan yang diseduh dengan air panas.

Selain itu juga disajikan Bir Mataram merupakan minuman tradisional berkhasiat yang diciptakan Sultan Hamengkubuwono VII . Diceritakan, pada waktu agresi militer, Belanda sering datang ke Istana Keraton untuk negosiasi, dan sebagai tuan rumah yang baik, pihak istana biasa mengimpor bir dari Belanda.

Retno, mengatakan Bir Mataram tersebut dibuat untuk menghormati tamu-tamu Belanda pada masa itu. Walaupun namanya bir, namun minuman ini tanpa alkohol seperti bir biasanya. Minuman ini terbuat dari rempah-rempah bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Menurut Retno, dinamakan Bir Mataram juga disebut Bir Jawa karena bentuk seduhan rempah-rempah mirip bir. Minuman ini dapat mengusir rasa dingin, dan masuk angin, sehingga Bir Mataram cocok dinikmati di daerah dingin seperti Eropa pada saat musim dingin. (ndc)

Foto:

Promosi kuliner dan kopi serta minuman tradisional di bursa promosi wisata Vakantiebeurs yang berlangsung di Jaarbeurs, Utrecht, Belanda, jadi kekuatan jaring wisatawan. (Dok KBRI Belanda)



 Jokowi Bikin Sandiaga Uno Jadi Bintang

On Thursday, January 16, 2020


JAKARTA (DutaJatim.com) - Mantan calon wakil presiden pada Pilpres 2019, Sandiaga Uno, menjadi bintang pada acara Pelantikan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2019-2022 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/2020). 

Hal itu setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi)  menyinggung nama Sandiaga Uno sebagai tokoh yang berpeluang menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia pada Pilpres 2024 mendatang.

Dalam kesempatan itu Jokowi menyatakan tak menutup kemungkinan sosok yang bernama lengkap Sandiaga Salahudin Uno itu akan menggantikannya sebagai presiden pada Pilpres 2024. Awalnya, saat memberi sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus HIPMI periode 2019-2022 itu, Kepala Negara menyapa Sandiaga sebagai salah satu tokoh senior di HIPMI. "Yang saya hafal hanya satu, Bapak Sandiaga Uno," kata Jokowi.

Setelah itu, Jokowi tiba-tiba langsung menyinggung soal calon penggantinya bila nanti sudah tidak menjabat sebagai kepala negara lagi. Dia pun meminta seluruh peserta acara berhati-hati karena calon penggantinya berada di ruangan itu.

"Hati-hati 2024," katanya sembari tertawa.

"Tadi disampaikan Ketua Pembina HIPMI (Bahlil Lahadalia) bahwa 2024 kemungkinan Beliau (pengganti Jokowi) yang hadir di sini adalah kandidat. Ya, kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya. Dan saya meyakini itu, tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, bahwa tadi yang baru berdiri tadi," sambungnya.

Pernyataan Jokowi itu sontak langsung disambut meriah oleh para peserta acara yang sebagian besar merupakan anggota HIPMI. Mereka bertepuk tangan sambil tertawa seolah tahu tokoh yang dimaksud oleh Jokowi.

Sementara Dewan Pembina HIPMI Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum juga sempat menyinggung nama Sandiaga. Lagi-lagi dia menyebut Sandiaga kemungkinan akan menggantikan Jokowi. 

Bahlil yang kini ditunjuk Jokowi menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengaku sudah mengetahui itu sejak masa Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 lalu.

"Bang Sandi ini sebenarnya sudah tahu kalau Bapak (Jokowi) akan menang lagi. Dia bilang sama saya daripada lihat orang lain yang ikut berkompetisi mendingan keluarga besar HIPMI saja," kata Bahlil yang kemudian disambut tepuk tangan para peserta acara.

"Dia sudah tahu dari awal memang agak berat untuk menang, tapi daripada untuk yang lain ya udah dari HIPMI. Sudah komunikasi pak sama saya, saya bilang Bang Sandi tenang Adinda di BKPM, tapi Abang back up BKPM de facto," sambungnya.

Seperti diketahui, Sandiaga Uno merupakan calon wakil presiden yang mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 lalu. Namun, keduanya kalah dari Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Namun demikian Prabowo kemudian menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sementara Sandiaga Uno sempat disebut-sebut sebagai calon menteri tapi kemudian memilih di luar pemerintahan tapi siap membantu bila dibutuhkan oleh kabinet. 

Gelagat Sandiaga akan dijagokan menjadi capres dalam pilpres 2024 mendatang antara lain terlihat dari bergabungnya dia kembali ke Gerindra. Tentu saja ini bila Prabowo tidak mencalonkan lagi. Namun banyak kalangan menilai mantan Danjen Kopassus itu sudah menyiapkan Sandiaga sebagai capres dari Gerindra di tahun 2024. (wis) 

Foto: Liputan6.com

#jokowijagokansandi
#sandiagauno
#himpi
#pengurushipmi