Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

TNI-Polri Bersama Warga Kerja Bhakti Bersihkan Makam Putra Sunan Ampel

Friday, January 31, 2020 | 15:40 WIB Last Updated 2020-01-31T08:42:24Z

LAMONGAN (DutaJatim.com) - Salah satu bentuk sinergitas antara jajaran TNI-Polri bersama masyarakat di Lamongan ditunjukkan melalui kerja bakti membersihkan Makam Syekh Hisamuddin bin Sunan Ampel yang berada di Desa Deket Wetan Lamongan Jawa Timur, Jumat (31/01/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Koramil sebanyak 10 orang, Polsek Deket 12 orang, muspika Kecamatan Deket 24 orang, pemdes Desa Deket Wetan dan Deket Kulon serta masyarakat 45 orang, pelajar 70 orang, dan anggota IPSI (PSHT) 5 orang dengan pakaian dinas masing-masing.  Tampak mereka giat membersihkan makam dari daun yang berserakan dan mencabuti rumput yang tumbuh secara liar.

Komandan Koramil 0812/02 Deket Kapten Suherman mengatakan, kerja bakti bersama antara jajaran TNI-Polri dalam rangka Jumat bersih dan Jumat jamaah keliling, bersama Muspika, Kepala UPT, Masyarakat dan pelajar. 

Kali ini melaksanakan giat pembersihan Makam Syeh Hisamudin dilanjutkan sholat Jumat berjama'ah. Hal ini  merupakan giat rutinitas yang dilakukan Koramil Deket.

"Selain dalam rangka mengisi Jumat berkah, yang mana giat ini awalnya berat dilakukan, namun apabila sudah dilakukan setiap Jumat maka giat ini sekarang menjadi ringan. Harapannya, lebih mendekatkan diri pada masyarakat secara langsung dan lebih mengena, untuk memupuk rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang tinggi," katanya.




Menurut Suherman, ini agar tercipta keselarasan maupun keharmonisan sinergisitas dari desa ke desa untuk berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades) maupun perangkat desa. Sehingga tertanam sistem Hankamrata yang kuat dan tangguh.

"Selain dilakukannya kegiatan gabungan TNI-Polri, kerja bakti juga diikuti oleh warga setempat. Kerja bakti bersama ini menjadi bukti bahwa jajaran TNI-Polri dan masyarakat selalu menyatu melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi warga dan lingkungan", kata Suherman.

Kerja bakti dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB yang diikuti oleh 156 orang peserta. Sampah berupa daun kering yang berserakan di jalan menuju makam dan kompleks makam sesepuh Syech. Hisamuddin (Mbah Sinuwun) yang bergelar Sunan Deket itu dibersihkan hingga tak tersisa. Lokasi itu pun menjadi bersih.

Ditambahkan oleh Kapten Suherman, kerja bakti bersama TNI-Polri dan masyarakat di makam tokoh ulama tersebut merupakan bukti kepedulian pada perjuangan sesepuh masa lalu dalam membangun Lamongan.

"Ini merupakan bentuk kepedulian pada pejuang terdahulu. Di luar itu, juga bentuk perhatian sosial dan lingkungan dari TNI-Polri. Sebab, saat ini, selain menjaga Kamtibmas, TNI-Polri punya tugas kegiatan menyatu dengan warga", ujarnya.

"Makam di Deket Wetan Lamongan yang letaknya dekat dengan pemukiman warga itu, merupakan pesarean para pejuang sekaligus penyiar agama waktu itu. Sudah selayaknya bila sebagai generasi penerus wajib untuk merawat dan membersihkanya,” katanya.

Dengan melakukan kerja bakti di makam, imbuhnya, secara tidak langsung anggota TNI-Polri dan masyarakat, akan mengenal jasa pejuang Lamongan. Dengan mengenal jasa para pejuang, warga juga akan lebih giat dalam ikut memajukan daerahnya.

"TNI merupakan kekuatan inti atau kekuatan utama dalam membangun dan mengembangkan sistem pertahanan negara untuk mewujudkan stabilitas nasional. Sedangkan Polri menjadi ujung tombak kondusifitas wilayah di bidang penciptaan Kamtibmas", tambah Kapten Suherman. (ful)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update