-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Moeldoko Sholat Jumat di Masjid Cheng Hoo, Ingat Mertua yang Pengurus Cheng Hoo Pandaan

Jumat, 04 September 2020 | 19.51 WIB Last Updated 2020-09-04T12:53:32Z

 

H.A. Nurawi (kiri) menyerahkan suvenir kepada Moeldoko.



SURABAYA (DutaJatim.com) - Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, Jumat ( 4/9/2020), mengadakan silaturrahim ke Masjid Cheng Hoo Surabaya, sekaligus sholat Jumat. Kedatangan mantan Panglima TNI tersebut langsung di sambut oleh H. A. Nurawi, Ketua Umum Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan Ir. Haryanto Satryo Ketua PITI Jatim, dan pengurus lainnya.


Dalam kesempatan tersebut turut menyambut  juga, Prof. Dr. H. EKo Sugitario SH., C.N., M. Hum (Dewan Pembina YHMCHI)  Drs. Ec. Herman Halim MBA (Dewan Pembina YHMCHI), Edwin Suryalaksana (Dewan Pembina YHMCHI), H. Djoko Widjaja (pendiri), H. Hasan Ma’mun (pendiri), H. Trisno Admodjo (Humas YHMCHI), Ustad Hariyono Ong (Takmir Masjid Cheng Hoo Surabaya), Ustad Hasan Basri (Pelaksana Harian YHMCHI), Achmad Biantoro serta sejumlah pengurus lainnya.


H.A. Nurawi dalam sambutannya mengatakan, pihaknya merasa bangga mendapat kunjungan Bapak Moeldoko.  “YHMCHI dan PITI mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kunjungan  Bapak Moeldoko ke Cheng Hoo. Kami mohon maaf sesepuh kami, yakni H.M.Y. Bambang Sujanto (Penggagas dan Pendiri Masjid Cheng Hoo Surabaya) dan H.M. Jos Soetomo tidak dapat hadir karena masih di luar kota,” kata H.A. Nurawi.



Sementara Moeldoko  mengucapkan banyak terima kasih pula  atas sambutannya yang luar biasa dari pengurus Masjid Cheng Hoo Surabaya. 

“Saya sebenarnya tak asing lagi dengan Masjid Cheng Hoo, karena mertua saya salah seorang pengurus di Masjid Cheng Hoo Pandaan, Pasuruan. Saya sudah mendengar kiprah Masjid Cheng Hoo, terutama yang di Surabaya. Karena itulah, saya jumatan di masjid ini,” kata Moeldoko.


Seusai melaksanakan Sholat  Jumat, Moeldoko dihadapan para jemaah mengatakan, kita sedang menghadapi covid-19. Tidak hanya Indonesia, tetapi seluruh dunia. 



“Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang kecuali manusia itu sendiri berusaha untuk merubahnya.  Nah mari kita hadapi covid-19 ini dengan taat protokoler kesehatan, yakni menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan jaga jarak,” katanya.


“Saya lihat  pelaksanaan sholat  Jumat di Masjid Cheng Hoo Surabaya bagus. Sudah melaksanakan protokol kesehatan,” katanya.


Dia mengatakan,  dua pesan yang dia sampaikan, pertama yakni Masjid Cheng Hoo harus dapat melahirkan jemaah-jemaah yang berkarakter melalui pencerahan-pencerahan yang diberikan. Kedua,  dari masjid diharapkan dapat melahirkan ketahanan lingkungan yang pada akhirnya melahirkan ketahanan nasional. (H. Erfandi Putra)
×
Berita Terbaru Update