-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Penusuk Ditangkap, Mengaku Dihantui Syekh Ali Jaber

Senin, 14 September 2020 | 11.06 WIB Last Updated 2020-09-14T04:06:39Z




BANDARLAMPUNG (DutaJatim.com) - Tersangka penusuk Syekh Ali Jaber di Lampung ditangkap. Motif tersangka AA menusuk Syekh Ali Jaber masih didalami polisi. Namun AA mengaku dihantui oleh sang syekh.


"Unsur pidananya sudah terpenuhi. Cuma kita masih mendalami terkait motif," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana saat dihubungi, Senin (14/9/2020), seperti dikutip dari detik.com.

Kepada polisi, AA mengaku menusuk Syekh Ali Jaber karena merasa dihantui oleh ulama yang hafal Al Qur'an sejak usia 13 tahun itu.


"Iya  berawal dari halusinasi visual, kalau bahasanya dia di BAP itu dihantui oleh Syekh Ali Jaber, sebelumnya pernah ditemui setahun yang lalu, sering lihat di TV, live," ujarnya.


Di media sosial, ramai dibahas soal pelaku disebut mengalami gangguan jiwa. Rezky mengatakan soal gangguan jiwa itu merupakan pengakuan dari keluarga pelaku. Pelaku akan dites kejiwaan.

"Penyidikan tetap berjalan," ujarnya.

Polisi sebelumnya menetapkan AA menjadi tersangka dan disangkakan dengan Pasal 351 tentang penganiayaan berat. Ancaman hukumannya mencapai 5 tahun penjara.


Seperti diberitakan sebelumnya, Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria pada Minggu (13/9) kemarin. Peristiwa ini terjadi saat Syekh Ali Jaber mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Tangan pendakwah itu terluka akibat tusukan. Pelaku langsung dibekuk orang-orang di lokasi.

Polisi menyebut Syekh Ali Jaber sempat memberikan perlawanan.


 "Rupanya dengan kewaspadaan yang tinggi, Syekh Ali Jaber itu sempat melakukan perlawanan dengan menangkis," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arstad.

Pandra mengatakan tangkisan inilah yang membuat lengan Syekh Ali Jaber mengalami luka robek. Pelaku disebut menggunakan pisau untuk melakukan penyerangan.

Akibatnya dia menderita luka-luka, mengeluarkan darah, sehingga petugas baik panitia dan jemaah segera menyelamatkan korban Syekh Ali Jaber yang berusia 44 tahun ini ke rumah sakit terdekat atau ke puskesmas di Gedong Air.

Peristiwa penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ini pun langsung mendapat kecaman dari Menko Polhukam Mahfud MD. Mahfud meminta aparat keamanan segera mengungkapkan identitas dan motif pelaku penusukan.

"Aparat keamanan Lampung supaya segera mengumumkan identitas pelaku, dugaan motif tindakan, dan menjamin bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara adil dan terbuka," kata Mahfud. (det/wis)
×
Berita Terbaru Update