-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Warung di Sekitar Lokasi Kampanye IKBAR Digratiskan

Rabu, 07 Oktober 2020 | 14.03 WIB Last Updated 2020-10-07T07:03:41Z

 



MOJOKERTO (DutaJatim.com)  - Sekitar lima hingga tujuh warung, yang berada tak jauh dari lokasi kampanye Paslon IKBAR (Ikfina Fahmawati - Gus Barra) tiba-tiba diserbu warga. Suasana pun heboh Rabu 7 Oktober 2020.

Saat diusut, ternyata warung-warung itu sudah ditebas oleh orang tua IKBAR. Karena itu mereka yang makan dan minum di warung itu pun gratis alias tanpa membayar.

Orang tua IKBAR yang dimaksud adalah Prof DR KH Asep Saefuddin Chalim MA. Pendiri dan pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, ini kebetulan menunggu dari jauh untuk memantau situasi kampanye tersebut di Desa Banjartanggul Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto.


"Ini adalah pesta demokrasi. Jadi radius satu - dua kilometer dari titik saat kampanye IKBAR dilangsungkan, warung-warung kita tebas, dan kita gratiskan untuk masyarakat sekitar. Jadi masyarakat benar-benar ikut pesta, pesta bersama idola pilihannya, paslon IKBAR nomor satu," jelas Kiai Asep, Rabu (7/10/2020).

Seperti diketahui, Mohammad Al Barra (Gus Barra), adalah putra pertama Kiai Asep yang mencalonkan Wakil Bupati Mojokerto berpasangan dengan Dokter Ikfina sebagai Cabup.

"Alhamdulillah ....., kulo kale bojo kale anak kulo, saget maem lan ngombe sepuasnya, mumpung gratis, Dibayar sama Ikbar. (Alhamdulillah, saya, suami dan anak saya bisa makan minum sepuasnya,.... mumpung gratis. Dibayar Ikbar, Red.)," kata Bu Sumi warga Desa Banjar Tanggul, Kec.Pungging, Mojokerto.


Tak hanya ibu- ibu, namun bapak-bapak dan anak-anak ikut makan dan minum.
Khusus anak-anak, suka minuman, kue dan snack. Bahkan minta dibungkus untuk dibawa pulang.

Sementara, Bapak-bapak, lebih suka makan, ngopi dan juga mengambil rokok. 

Bahkan, di warung yang jual pulsa, bapak-bapak dan ibu-ibu ada yang  mengisi pulsa ke HP - nya, baik pulsa reguler untuk telepon maupun SMS mau pun paket internet. Padahal semula yang gratis hanya makan dan minum. Tapi panitia tetap membayar pulsa yang diminta warga tersebut.

"Pak minta bakso boleh," kata seorang ibu sambil menunjuk tukang bakso keliling. "Saget, monggo.....," jawab panitia Ikbar. Maka hanya 20 menit, rombong bakso yang baru brangkat itu pun ludes.

"Alhamdulillah rezeqi mas. Baru berangkat langsung diborong. Semoga Ikbar menang," kata Sulaiman penjual bakso. (Din)

 
×
Berita Terbaru Update