Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Malang Fashion Week 2020 Digelar Virtual, BI Malang Berharap UMKM Fashion Naik Kelas

Monday, November 9, 2020 | 05:33 WIB Last Updated 2020-11-08T22:33:01Z


MALANG (DutaJatim.com) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Malang bekerjasama dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang resmi menggelar Malang Fashion Week 2020, Minggu (8/11/2020). Kegiatan yang berlangsung secara virtual di tengah pandemi Covid-19 tersebut merupakan salah satu upaya KPBI Malang mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar naik kelas dan mampu menopang perekonomian nasional.


"Kami berupaya mengembangkan bisnis melalui serangkaian kegiatan capacity building serta dapat memanfaatkan platform digital. Penjualan melalui platform digital diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi UMKM untuk terus dapat memasarkan produknya dan bertahan pada saat kondisi pandemi seperti ini," terang Kepala KPBI Malang, Azka Subhan.


Untuk itu, dengan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, pihaknya menggelar acara bertajuk Malang Fashion Week secara virtual pada tanggal 6 sampai 8 November 2020. Kegiatan tersebut digelar untuk membantu pengembangan industri kreatif, khususnya fashion agar tetap eksis di masa pandemi covid-19.


"Seperti  diketahui, industri kreatif termasuk industri di bidang fashion menjadi salah satu target dan arah pengembangan kebijakan prioritas pembangunan pemerintah di Malang Raya. Saat ini, perkembangan industri kreatif di Kota Malang terhitung cukup pesat terutama utuk industri kuliner, industri pariwisata serta industri fashion," papar dia.


Dalam kegiatan tersebut, ada sejumlah rangkaian acara. Seperti webinar fashion yang diisi oleh sejumlah narasumber nasional. Seperti penyanyi dan fashion enthusiast Andien, designer & inspiring women Anne Avantie, serta National Chairman IFC, Ali Kharisma. 


Lalu dihadirkan show time virtual melalui  aplikasi zoom maupun live streaming on Youtube Channel Malang Fashion Week, yang menampilkan karya fashion dari desainer kenamaan Malang Raya dan UMKM binaan di bidang fashion. Serta, masih banyak kegiatan lainnya.


Dengan adanya Malang Fashion Week 2020, Azka berharap, bisa memberi ruang presentasi kepada para designer fashion, baik lokal maupun nasional dan internasional. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong kemajuan industri mode secara nasional maupun internasional.


"Serta, bisa mewujudkan Indonesia menjadi salah satu kiblat fashion dunia pada tahun 2025 dan dapat mendorong pengembangan industri kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah," pungkas dia.


Sebelumnya, Ketua Pelaksana Malang Fashion Week, Agus Sunandar mengungkapkan, dengan menggelar event secara virtual, secara tidak langsung pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait patuh protokol kesehatan yaitu menjaga jarak. 


"Melalui acara ini, kami juga melakukan kampanye untuk meningkatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, utamanya ketika beraktivitas di luar rumah," papar dia.


Dalam kegiatan virtual tersebut, ia juga mengangkat tema yang cukup unik, yakni enigmatic yang artinya ketidakpastian. Hal ini disesuaikan dengan masa pandemi covid-19 yang entah kapan akan berakhir.


"Kami tidak bisa memprediksi pandemi ini sampai kapan. Walau kondisi ini tidak tentu, kita sebagai insan kreatif harus semakin kreatif dan bangkit. Tidak boleh menyerah, salah satunya dengan mengadakan kegiatan ini," tegas dia.(nda/ndc)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update