-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Musda MUI Pamekasan: Badrut Tamam Tegaskan Jadi Negarawan, Bukan Politisi

Saturday, November 7, 2020 | 8:51 PM WIB Last Updated 2020-11-07T13:51:54Z

 



PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan bahwa dirinya bersama wakilnya, Raja’e, dalam melaksanakan tugasnya memimpin Pamekasan tidak akan bersikap seperti politisi, namun akan mengedepankan sikap kepemimpinan sebagai negarawan.


Dia mengungkapkan hal itu saat memberi sambutan dalam Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda ) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pamekasan masa bhakti 2020-2025, yang diselenggarakan di Hotel Cahaya Berlian Pamekasan, Sabtu (7/11/2020).


Musda MUI Pamekasan yang berlangsung sehari itu dibuka oleh Ketua MUI Jawa Timur KH Abdusshomad Buchori. Selain Bupati Badrut Tamam, juga hadir  dalam pembukaan Musda tersebut Kapolres Pamekasan, Dandim 0826 Pamekasan serta sejumlah undangan terkait lainnya.


Badrut Tamam mengatakan jika dalam menjalankan  tugas kepemimpinannya sebagai Bupati Pamekasan dia mengedepankan kepentingan politiknya, maka dia akan mengarahkan target dan tujuan dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya untuk persiapan Pilkada berikutnya. 


Akan tetapi jika dalam menjalankan tugas kepemimpinannya  mengedepankan prinsip kerjanya sebagai negarawan, maka akan menggunakan waktu pikiran dan tenaganya untuk memikirkan  bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk memperbaiki  kesejahteraan masyarakat dan generasi muda masa depan. 


“Saya bilang saya tidak mau menjadi politisi, saya mau jadi negarawan. Politisi selalu memikirkan bagaimana Pilkada yang akan datang, akan tetapi kalau negarawan akan salalu memikirkan bagaimana mempersiapkan generasi yang akan datang,” tandasnya.  


Karena pilihannya menjadi negarawan yang melayani masyarakat, kata Badrut Tamam, maka dalam menjalankan tugas kepemimpinannya dia merasa perlu melibatkan dan bersama elemen masyarakat khususnya Ormas Islam untuk ikut bersama berupaya membangun  menuju Pamekasan yang berkemajuan.  


“Sejak saya dipilih menjadi bupati, saya memastikan bahwa seluruh Ormas Islam di Pamekasan mendapatkan dana hibah dari pemerintah. Tujuannya Ormas yang memiliki ummat perlu didukung oleh pemerintah untuk mengedukasi umatnya hidup dan berdaya saing di zaman penuh tantangan yang menuntut Ormas melakukan edukasi kaderisasi,” jelasnya. 


Terkait dengan pelaksanaan Musda MUI Pamekasan, dia menegaskan tidak memilki dukungan pada siapapun untuk menjadi pimpinan MUI. Dia menegaskan dirinya bersama wakilnya, Raja’e,  hanya akan mendukung prinsip perjuangan yang akan dijalani oleh MUI kedepan, termasuk didalamnya adalah dukungan APBD di tahun 2021.


Sebagai daerah yang memiliik motto Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami), Badrut Tamam mengaku bahwa dia menjadikan motto itu sebagai acuan dalam menjalankan kepemimpinannya. Diantaranya dia memastikan dalam masa kepemimpinannya tidak akan ada jual beli jabatan.


“Ini prinsip karena kita butuh ketauladanan kepemimpinan pemerintahan Gerbang Salam di kabupaten ini. Gerbang Salam  harus  diturunkan menjadi tindakan, tidak hanya disampaikan tetapi  tidak ada turunan kerja teknis yang bisa mengedukasi mendorong yang bisa membuat pemerintahan kita semakin baik,” katanya. 


“Jika beberapa tahun yang lalu ada beberapa isu misalnya orang menjadi ini harus bayar sekian, sebagai bupati saya pastikan bahwa saya mengawal penuh kabupaten ini tidak ada jual beli jabatan, karena rusaknya pemerintahan dimulai dari jual beli jataban. Prinsip ini saya lakukan sebagai bagian dari turunan Gerbang Salam,” imbuihnya.


Dalam kesempatan itu Badrut Tamam juga menyampaikan  berbagai program pembangunan utamanya program prioritas yang kini tengah dijalankannya. Program itu terbagi antara lain bidang pendidikan, bidang ekonomi,  kesehatan, infrastruktur hingga bidang reformasi birokrasi.  


Sementara itu Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori mengatakan perlunya jalin kebersamaan antara MUI dengan pemerintah. Dia mengatakan MUI adalah Ormas yang menjalankan tugas memberikan masukan bagi pemerintah agar perjalanan pemerintahan sesuai dengan prinsip kebenaran. Karena itu dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan. (mas)


 

×
Berita Terbaru Update