-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pengasuh Ponpes Langitan Dukung Paslon Mbak Ana - De Anwar, Ini Alasannya

Wednesday, November 11, 2020 | 12:50 AM WIB Last Updated 2020-11-10T17:50:08Z

          

TUBAN (DutaJatim.com) – Pesta demokrasi atau Pilkada 2020 yang semakin dekat membuat seluruh  Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Tuban seolah berlomba mencari dukungan dan restu dari seluruh elemen masyarakat.


Tidak terkecuali pada pasangan nomor urut 01, Mbak Ana dan De Anwar mengunjungi  Pondok Pesantren Langitan yang merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Lembaga ini berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka yaitu tepatnya pada tahun 1852 dan berada di Dusun Mandungan, Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (9/11/2020).


Calon Bupati Tuban, Khozanah Hidayati menyatakan bahwa kunjungan pasangan AMAN ke Ponpes yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat tersebut adalah untuk bersilaturahmi serta meminta doa restu dari para Masyayikh Langitan untuk maju sebagai pemimpin Kabupaten Tuban selanjutnya.


"Alhamdulillah beliau-beliau para Masyayikh merestui kami untuk menjadi pemimpin Tuban yang Amanah," terangnya.


Dalam pertemuan yang dihadiri oleh KH. Abdullah Munif Marzuqi, KH. M. Ali Marzuq, KH. Abdurrahman Faqih, KH. Ma'sum Faqih, KH. Ahsan Ghozali, H. Agus Ahmad Muhammad Alawi Ubaidillah Faqih serta pasangan AMAN menyempatkan untuk berdiskusi tentang program-program yang telah di rencanakan buat Tuban kedepannya.


"Beliau-beliau berharap agar program-program tersebut dapat di realisasikan," ujarnya.


Lebih lanjut Mbak Ana, panggilan akrabnya mengatakan bahwa ada pekerjaan besar yang menanti di depan terkait kemajuan Kabupaten Tuban, sehingga pasangan Calon Bupati dan Wakilnya ini memohon bimbingan dari para Masyayikh Langitan ini.


"Insyaallah ketika Allah meridhoi kami menjadi pemimpin Tuban para Masyayikh akan tetap memberikan dukungan dan bimbingan kepada kami," jelasnya.


Mengalirnya dukungan dari para Masyayikh ini, Mbak Ana berharap mudah-mudahan para santri serta alumni mau mengikuti "Dawuh" para Kyai yang ada di Ponpes Langitan ini.


"Dengan adanya dukungan ini, semoga para santri, alumni dan wali santri dapat mengikuti petunjuk para kyai Langitan ini," harapnya.


Sementara itu, salah satu pengasuh Ponpes Langitan, KH. Ma'sum Faqih menyatakan bahwa para Masyayikh Langitan menyambut kedatangan  pasangan Khozanah Hidayati dan De Anwar serta memberikan dukungan kepada mereka untuk menjadi pemimpin Kabupaten Tuban selanjutnya.


"Alhamdulillah, pertemuan hari ini berjalan dengan lancar, santai serta dengan rasa kekeluargaan," ungkapnya.


Kyai yang akrab dengan panggilan Gus Ma'sum ini mengatakan bahwa sudah sepatutnya para Masyayikh serta seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk memberikan doa restu serta dukungan kepada pasangan AMAN tersebut.


"Bagi kami para Masyayikh, Pasangan AMAN tersebut sudah sangat memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin Kabupaten Tuban," bebernya.


Gus Ma'sum juga menyampaikan, bahwa secara pribadi sangat merestui sekali atas pencalonan pasangan AMAN untuk menjadi pemimpin Kabupaten Tuban selanjutnya sebab Mbak Ana dan De Anwar adalah santri Ponpes Langitan.


"Restu pasti datang dari para kyai kepada para santrinya, dan Mbak Ana ini adalah kader dari para santri-santri," ungkap Gus Ma'sum.


Selanjutnya Gus Ma'sum berharap agar nantinya Mbak Ana dan De Anwar bisa menjadi pemimpin yang amanah, bijaksana, adil serta merakyat dan tidak pernah melupakan rakyat kecil dan tetap mengayomi tidak meninggalkan nilai-nilai leluhur.


"InsyaAllah beliau-beliau bisa menjadi pemimpin yang mengayomi, nguwongke uwong, ngajeni uwong lan ngerteni uwong," jelasnya.


Gus Ma'sum juga mengimbau kepada masyarakat kabupaten Tuban agar memberikan suara pada hak pilih tanggal 9 Desember 2020 nanti dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.


"Untuk santri-santri Langitan, terutama untuk para alumni Pondok Pesantren Langitan yang berada di Kabupaten Tuban supaya mengikuti apa yang telah menjadi pilihan para kyai-kyai nya," tutup Gus Ma'sum. (Hud)
×
Berita Terbaru Update