-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Viral Masuk PTN Lewat 'Jalur Tol', Peserta SNMPTN Diminta Sabar Mendaftar

Monday, March 15, 2021 | 12:33 PM WIB Last Updated 2021-03-15T05:33:04Z



SURABAYA (DutaJatim.com) - Lulusan SMA bersiap mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan mulai mendaftar SBMPTN 2021 hari ini Senin 15 Maret 2021. Di tengah kesibukan para calon mahasiswa itu muncul isu lama yang tetap jadi perhatian publik.


Saat ini beredar tangkapan layar yang berisi tawaran masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lewat jalur belakang atau jalur tol di media sosial Twitter. Postingan itu disertai  rincian biaya-biaya masuk sejumlah PTN melalui jalur belakang tersebut. Biayanya bervariasi mulai dari Rp 40 juta-Rp 400 juta.


Cuitan tersebut dibagikan oleh akun @sbmptnfess, Jumat (12/3/2021) lalu dan hingga sekarang cuitan tersebut sudah disukai 3.500 kali, di-retweet hingga 739 kali, dan mengundang sebanyak 612 komentar.


Saat dikonfirmasi soal informasi tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam, mengatakan, pihaknya yakin Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) langsung mengeluarkan surat edaran terkait hal tersebut. Intinya LTMPT membantah adanya jalur belakang atau jalur tol untuk masuk PTN.


Surat edaran yang dimaksud adalah Surat Edaran Tim Pelaksana LTMPT NOMOR: 08/SE.LTMPT/2021 tentang Tanggapan Indikasi Percaloan Penerimaan Masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Oleh Oknum. 


Seperti dikutip dari detik.com Senin 15 Maret 2021, berikut isi dari surat edaran tersebut:


Sehubungan dengan banyaknya informasi yang beredar tentang jasa percaloan yang ditawarkan oleh perorangan atau kelompok orang atau institusi yang menjanjikan dapat membantu/menjamin siswa diterima pada Program Studi di PTN favorit, maka kami sampaikan hal-hal berikut:


1. LTMPT merupakan lembaga penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bagi calon mahasiswa baru agar PTN memperoleh calon yang unggul dan berkualitas.


2. LTMPT dan perguruan tinggi negeri tidak bekerjasama dengan perorangan, kelompok atau instansi lain dalam penerimaan mahasiswa baru. Bila ada pihak yang menjanjikan dapat membantu diterima di PTN adalah tidak benar dan mohon waspada terhadap penipuan.


3. Besaran biaya di PTN sudah diatur dalam Permendikbud yang terkait dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) masing-masing PTN. LTMPT dan PTN tidak memungut biaya tambahan di luar ketentuan biaya pendaftaran dan/atau biaya Pendidikan di PTN sesuai dengan UKT.


Diimbau Tunggu Pengumuman


Sementara itu, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Samsul Rizal mengimbau para peserta tidak terburu mendaftar  Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk SBMPTN. Mereka diminta menunggu hasil pengumuman SNMPTN 22 Maret 2021 mendatang 


Imbauan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Samsul Rizal itu menanggapi surat edaran dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) terkait UTBK SBMPTN. Pendaftaran jalur kedua penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri tersebut dibuka mulai hari ini hingga 1 April mendatang.


Menurut Samsul, ada beberapa poin penting dalam surat tersebut yang patut menjadi perhatian peserta ujian. Dia menjelaskan dalam edaran tersebut peserta yang telah dinyatakan lulus SNMPTN tidak dapat mendaftar pada jalur UTBK SBMPTN 2021. 


“Jika peserta SNMPTN 2021 ini melakukan pendaftaran sebelum pengumuman dan ternyata lolos SNMPTN, maka keikutsertaannya di SBMPTN tidak akan diproses dan biaya seleksi UTBK SBMPTN yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik lagi,” katanya.


Karena itu Samsu meminta peserta SNMPTN untuk bersabar sejenak. Jika ingin mendaftar SBMPTN, dapat memastikan terlebih dahulu kelulusannya di SNMPTN yang akan diumumkan pada pada 22 Maret 2021.


Adapun terkait sistem pembayaran UTBK SBMPTN, LTMPT mengeluarkan Surat Edaran khusus untuk Provinsi Aceh karena sistem perbankan di Aceh yang telah berubah menjadi syariah semenjak diberlakukannya Qanun No.11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah. Seluruh mitra bank LTMPT pada tahun ini tidak memiliki kantor operasional lagi di Aceh.


Karena itu, Surat Edaran tersebut menjelaskan, untuk Aceh sistem pembayarannya dapat dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, dapat melalui mobile banking, internet banking, atau sms banking pada bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN bagi pemilik rekening terkait.


Kedua, dapat melalui ATM Mandiri, BNI, dan BTN pada beberapa lokasi di provinsi Aceh yang masih beroperasi. Ketiga, melalui teller di Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BTN Syariah pada beberapa lokasi di provinsi Aceh.


“Daftar ATM Bank Konvensional yang masih beroperasi dan bank syariah yang melayani pembayaran melalui teller ini dapat dilihat di laman website resmi LTMPT,” kata sang rektor.


Ia menambahkan untuk informasi lebih lanjut terkait proses seleksi masuk perguruan tinggi ini, peserta dapat melihatnya di website resmi LTMPT. Apabila ada kendala selama proses pendaftaran UTBK SBMPTN atau lainnya dapat menghubungi helpdesk LTMPT, atau Humas USK pada nomor 08116752000. (det/tmp)




×
Berita Terbaru Update