Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tiga Tahun Kepemimpinan Baddrut Tamam di Bidang Pendidikan: "Program ACAR Penuhi Target"

Saturday, September 18, 2021 | 16:05 WIB Last Updated 2021-09-18T09:05:08Z

 


PAMEKASAN | DutaJatim.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur selama kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam sukses merealisasikan programnya meskipun harus berjuangan di tengah pandemi covid-19. Salah satunya program anak cerdas dan pintar (ACAR).


Program tersebut diampu oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Pamekasan. Tercatat hingga September 2021 program ACAR telah sesuai dengan target yang telah dirancang.


Adapun program ACAR tersebut meliputi beasiswa santri yang telah mencapai 3.652 santri dengan rincian tahun 2019 sebanyak 1.652 santri dan tahun 2020 sebanyak 2.000 santri. Kemudian beasiswa mahasiswa kedokteran sebanyak 4 orang tahun 2021, serta fasilitasi seleksi calon bintara polri sebanyak 15 orang.


Selain itu ada hibah lembaga atau yayasan pendidikan dan pondok pesantren sebanyak 782 lembaga. Rinciannya tahun 2019 berjumlah 126 lembaga, tahun 2020 berjumlah 380 lembaga, dan tahun 2021 sebanyak 276 lembaga. Program-program tersebut diampu oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Pamekasan.


Selain itu, program pemberian hibah sekolah swasta sebanyak 333 sekolah dengan rincian tahun 2019 sebanyak 149 sekolah, tahun 2020 sebanyak 184 sekolah dan tahun 2021 berjumlah 166 sekolah. Program pemberian insentif tahunan guru TK dan PAUD sebanyak 16.202 orang, rinciannya tahun 2019 berjumlah 8.440 orang, tahun 2020 berjumlah 4.153 orang, dan tahun 2021 sebanyak 3.609 orang.


Kemudian pemberian insentif tahunan untuk guru sekolah dasar (SD) sebanyak 3.918 orang yang rinciannya meliputi tahun 2020 berjumlah 2.326 guru, dan tahun 2021 berjumlah 1.592 guru. Selanjutnya pemberian insentif tahunan untuk guru SMP terealisasi sebanyak 3.087 guru dengan rincian 1.630 guru pada tahun 2020 dan 1.457 guru pada tahun 2021.


Pemberian insentif bulanan untuk guru honorer kategori 2 sebanyak 1.774 guru, meliputi tahun 2019 sebanyak 630 guru, tahun 2020 577 guru, dan tahun 2021 sebanyak 567 guru. Kemudian pemberian insentif bulanan untuk guru kelas SD sebanyak 463 guru mulai tahun 2021, insentif bulanan bagi guru PAI terealisasi 481 guru dengan rincian tahun 2020 sebanyak 243 guru, dan tahun 2021 berjumlah 238 guru.


Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam melalui program ACAR tersebut juga memberikan insentif kepada guru Panjaskes SD sebanyak 118 guru dengan rincian tahun 2020 sebanyak 55 guru dan tahun 2021 sebanyak 63 guru. Kemudian pemberian insentif bagi penjaga sekolah yang berjumlah 240 orang, meliputi tahun 2020 sebanyak 193 orang dan tahun 2021 sebanyak 227 orang.


Program sertifikasi guru tanpa pengutan terealisasi kepada 3.063 guru dengan rincian tahun 2019 berjumlah 2.964 guru, dan tahun 2021 berjumlah 99 guru. Program tersebut diampu oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan. 


Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini menyampaikan, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik itu murni program Bupati Baddrut Tamam yang telah sukses direalisasikan dengan baik. Termasuk juga beasiswa santri, beasiswa mahasiswa jurusan kedokteran, dan fasilitasi calon bintara polri yang tidak ada pada pemerintahan sebelumnya.


"Mereka harus diapresiasi, guru-guru yang selama ini sukwan dibayar Rp 100 ribu, 150 ribu, kita sekarang tingkatkan menjadi Rp 600 ribu perbulan. Ya, bertahap lah, tapi Rp 600 ribu itu sudah luar biasa dibandingkan sebelumnya," ungkapnya.


Dia berharap adanya insentif tersebut bisa meningkatkan kualitas mutu pembelajaran yang berdampak pada kualitas out put pendidikan di daerahnya. (mas)


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update