RajaBackLink.com

PROMOSI PRODUK




Hosting Unlimited Indonesia

Aktivis Lingkungan Deklarasikan Sidoarjo Bersih Sampah

On Thursday, September 26, 2019



SIDOARJO (DutaJatim.com) - Puluhan aktivis muda peduli lingkungan mengajak masyarakat bersama-sama mengelola sampah dengan baik. Mereka berharap ke depan tidak ada lagi sampah liar. Termasuk sampah-sampah di sungai yang mengganggu aliran air hingga bisa menimbulkan banjir.

Ajakan tersebut dituangkan dalam bentuk deklarasi ‘Sidoarjo Bersih Sampah’ yang digagas oleh ‘Sido Resik’ dan diikuti oleh aktivis lingkungan, pemuda Sidoarjo dan seluruh elemen masyarakat, dalam acara‘Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah Dalam Menunjang Sirkulasi Ekonomi Masyarakat Menuju Indonesia Bersih Sampah 2025’ Kamis 26 September 2019. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam Ali.

Hadir dalam acara  tersebut pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Arif Sumargi, Kabid Penataan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dari DLHK Sidoarjo Luh Yuni Areni dan CEO Sido Resik Achmad Muhdlor Ali, S.IP.

Usai membuka acara, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam mengatakan,  permasalahan sampah juga menyangkut kemanusiaan, sehingga harus dilakukan secara bertahap dengan program yang jelas. Salah satunya bank sampah. Bahkan bank sampah menjadi menarik karena bisa mendorong wirausahawan sampah.

“Jadi saya ingin mendorong Sidoarjo makin banyak wirausahawan sampah. Semakin banyak semakin baik, karena kita tidak berharap kepada program pemerintah saja,” katanya.

Sementara CEO Sidoarjo Resik, Achmad Muhdlor Ali juga mengatakan senada. Permasalahan sampah, kata dia, perlu ada edukasi masyarakat, bukan pemerintahnya. Tugas pemerintah terbatas tata kelola saja, sementara masyarakat harus bisa mengelola dengan baik. Karena sumber sampah ini juga dari masyarakat.

“Kalau keduanya bisa berjalan dengan baik, maka tidak ada lagi keluhan-keluhan terkait sampah yang tidak terurus,” katanya.


iklan kuliner

Mereka yang terlibat dalam ‘Sido Bersih’ ini hampir semuanya kalangan muda, termasuk para aktivis muda  peduli lingkungan. Mereka bisa mahasiswa hingga karangtaruna. Basis gerakan ini adalah pemuda. Tujuannya untuk melihat perubahan apa yang bisa terjadi di masyarakat biasanya promotornya pemuda.

"Untuk anggota Sido Resik ini sudah ada sekitar 1.500 an. Mereka sudah mewakili di beberapa kecamatan. Tunggu saja timelinenya, kami masih melakukan penataan sarana dan prasarananya. Pokoknya kita nanti keluar sudah membawa perubahan yang lebih baik," kata Achmad Muhdlor.

Petugas dari Kementerian LHK RI Arif Sumargi menanggapi positif adanya deklarasi Sidoarjo Bebas Sampah ini. Karena itu pihaknya akan mendukung semua kegiatan yang terkait partisipasi masyarakat.

"Jadi sangat bagus sekali, permasalahan sampah tidak hanya Pemda saja, tetapi bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ini nantinya akan bisa membuat gerakan yang masif, yang besar. Memang harus dikembangkan seperti ini,” katanya. (as)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »