-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Viral Investasi Titip Dana Ternyata Bodong dan untuk Judi Online

Jumat, 27 Desember 2019 | 08.39 WIB Last Updated 2019-12-28T02:01:37Z


SURABAYA (DutaJatim.com) - Bisnis membiakkan uang atau investasi bodong menjamur di Indonesia. Sulit diberantas total. Karena itu masyarakat diminta waspada dan tak tergiur iming-iming keuntungan besar yang dijanjikannya. Mengapa? Sebab itu pasti bohong!

Saat ini  paling heboh penawaran investasi Titip Dana yang memberikan keuntungan besar bagi para calon investornya. Bahkan perusahaan tersebut menjanjikan keuntungan besar didapat hanya dalam waktu enam jam. Penawaran itu banyak dilakukan di media sosial seperti twitter. Salah satunya solusi_titip_dana_sukses.


Bagi-bagi keuntungannya 70% untuk investor dan 30% untuk perusahaan.  Yang janggal bisnis yang dijalankan ternyata memutar duit investor di judi online.

Mengutip detikcom Jumat 27 Desember 2019  permainan judi online itu khususnya  poker online.

"Sistem titip dana, dana diputar di poker online," kata salah satu admin Titip Dana.

Admin Titip Dana memberikan pilihan besaran investasi dan keuntungan yang didapatnya. Mulai dari Rp 600 ribu mendapat Rp 7 juta, Rp 1 Juta mendapat Rp 15 Juta, Rp 1,5 Juta mendapat Rp 32 Juta, Rp 2 Juta mendapat Rp 40 Juta, RP 4 juta mendapat Rp 80 Juta, Rp 5 juta mendapat Rp 95 Juta. Bisa dibayangkan dengan keuntungan sebesar itu siapa yang tak tergiur. Tapi masalahnya bisnis ini haram. Jelas ilegal sebab dilarang pemerintah. Dan tentu saja bodong.

Bahkan yang janggal lagi, admin Titip Dana menjamin kemenangan sampai 99%. Apa mungkin? Ya namanya judi yang pasti tidak ada kepastian.

Namun bila permainan judi onlinenya kalah, maka modal atau uang yang diinvestasikan kembali 100%. 

Nah apakah Anda mau gabung? Apakah Anda mau ikut bodong? Seperti ditulis detikcom jika ingin bergabung ada beberapa persyaratan yang harus diisi, mulai dari nama rekening, nomor rekening, nomor handphone, email, bank.

Ketua Tim Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing mengatakan investasi  Titip Dana untuk kegiatan perjudian tentunya dilarang di Indonesia.

"Kalau memang itu ada pengumpulan dana kemudian dana itu dimasukkan ke perjudian ya kami menduga itu adalah investasi yang ilegal tentunya karena tujuannya untuk kegiatan untuk melanggar UU," kata Tongam saat dihubungi di  Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Tongam mengaku baru mengetahui mengenai informasi investasi yang ditawarkan oleh Titip Dana. Dia pun memastikan kegiatan tersebut dilarang oleh peraturan yang berlaku di Indonesia.

"Kalau perjudian  dilarang di Indonesia,  kegiatan perjudian itu melanggar UU, apabila ada yang mengumpulkan dana kemudian dimasukkan ke perjudian kalau saya menduga itulah kegiatan-kegiatan yang melanggar UU," katanya. (det/wis)

×
Berita Terbaru Update