-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dua Hari Pasuruan Diteror Bom Bondet, Ada Apa?

Minggu, 27 Oktober 2019 | 19.25 WIB Last Updated 2019-10-27T12:25:44Z

Lokasi kejadian di rumah Eko Suyono.

PASURUAN (DutaJatim.com) - Warga di wilayah Kabupaten Pasuruan Jawa Timur resah setelah mendapat ancaman teror bondet. Sasarannya mulai warga biasa hingga rumah anggota DPRD di Kecamatan Pasrepan.

Pertama, pelaku yang diduga dua orang  melempar bondet ke rumah  Eko Suyono, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan di Desa/Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan Jumat (25/10) tengah malam. Lemparan bondet di rumah Eko sebanyak dua kali.

Kedua, terjadi lagi sehari kemudian,  bondet dilemparkan orang tak dikenal ke rumah Faratus Sholiha (35) di Desa Wotgalih Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. Pelaku meledakkan bondet sebanyak 3 kali. Gegara lemparan bondet itu, kaca depan rumah milik Faratus Sholiha pecah.

"Satu bondet dilemparkan kena kaca. Terus dua bondet diledakkan di gang depan rumah," kata Rupi'i salah seorang warga, Minggu (27/10/2019).

Ledakan bondet pada Sabtu (26/10/2019) malam itu membuat warga heboh. Sebab kondisi di lokasi kejadian masih  ramai. Anak-anak yang bermain di sekitar lokasi pun lari ketakutan.

Sejumlah warga langsung berhamburan  keluar rumah membawa berbagai jenis senjata. Ada yang membawa pedang dan celurit. Mereka bermaksud mengejar pelaku. Namun pelaku sudah kabur.

"Masih ramai, kejadiannya habis Isya. Ada bom meledak, anak-anak kabur ketakutan. Orang-orang keluar semua," kata  Rupi'i.

Faratus Sholiha mengaku  saat kejadian dia sedang berada di rumah tetangga. Dia sangat kaget  karena anak-anaknya sedang berada di rumah. Tapi dia bersyukur tak terjadi apa-apa dengan anak-anaknya.

"Saya di luar, takut anak-anak yang di rumah kena apa-apa," katanya.

Faratus hanya seorang petani biasa. Dia  merasa tidak pernah punya musuh, sehingga dirinya merasa bingung mengapa  rumahnya jadi sasaran pelemparan bondet. Dia mengaku selama ini tak memiliki masalah dengan orang lain. Apalagi musuh.

"Nggak tahu kenapa. Saya nggak ada masalah dengan orang," terangnya.

Sejumlah warga menduga pelemparan bondet di rumah korban salah sasaran. "Mungkin salah orang, lha wong Pak Faratus orangnya biasa biasa saja. Baik pada semua orang," kata Rupi'i.

Bondet sendiri merupakan senjata peledak sejenis bom ikan. Namun selama ini bondet sering kali dibuat dengan tujuan jahat. Di Pasuruan bondet sering digunakan sebagai senjata para pelaku kejahatan untuk menakuti atau mencelakai korban.

Polisi saat ini masih mengejar pelaku. Motif pelemparan bondet di rumah politikus PDI Perjuangan masih misterius. Begitu juga di rumah petani. (nas/det)

×
Berita Terbaru Update