-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Agnes Mo dan Keindonesiaan Kita

Selasa, 26 November 2019 | 18.33 WIB Last Updated 2019-11-26T11:33:18Z

JAKARTA (DutaJatim.com) - Media sosial dibikin heboh oleh artis Agnes Mo. Gegaranya artis yang berkarier di industri musik Amerika Serikat ini mengaku tidak memiliki darah Indonesia dalam sebuah wawancara dengan media di negeri Paman Sam.

Kontan saja Agnez Mo dibanjiri kritikan. Tapi ada juga yang membelanya.  Tak lama setelah itu Agnes Mo pun mengklarifikasi lewat unggahan di Instagram pribadinya, Selasa (26/11/2019). Pelantun lagu Nanana itu mengunggah ulang cuplikan wawancaranya dengan media Build Series dengan harapan agar warganet lebih mencermati kata-katanya yang sebenarnya tidak diniatkan untuk merendahkan negeri tempat kelahirannya.

Dalam video itu, Agnez mengatakan kepada  pembawa acara mengenai keragaman Indonesia yang memiliki lebih dari 18 ribu pulau. Di antara pulau tersebut pun memiliki berbagai perbedaan seperti pakaian, adat, hingga musik. Selama ini dalam berbagai kesempatan Agnes Mo tampil dengan busana Papua.

Melengkapi unggahannya itu, Agnez Mo juga  menuliskan sebuah keterangan untuk video tersebut. Penyanyi 33 tahun itu berbicara mengenai keberagaman budaya Indonesia dengan balutan nilai Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya tumbuh dalam budaya yang begitu beragam. Keberagaman budaya adalah apa yang saya perjuangkan. Bhinneka Tunggal Ika berarti bersatu dalam perbedaan,” kata Agnez Mo mengawali tulisannya.

Agnez mengaku senang dan bangga ketika dapat bercerita tentang asal usul negaranya seperti yang dia lakukan dalam sesi wawancara tersebut. Pemilik nama lengkap Agnes Monica Muljoto ini akan memberikan keterangan yang benar saat menceritakan keadaan di negaranya.

"Saya akan selalu jujur dan bersaksi kepada dunia bagaimana minoritas seperti saya diberi kesempatan untuk memiliki mimpi dan mengejar impian kita,” kata Agnez Mo.

"Ya (saya terlihat berbeda dengan orang Indonesia ) karena sebenarnya saya tidak memiliki darah Indonesia. Saya sendiri berdarah Jerman, Jepang, dan China tapi saya lahir di Indonesia,” tutur Agnez Mo di acara tersebut. 

Sebenarnya yang disoal warganet adalah kata "darah Indonesia". Bila ini yang jadi masalah, Agnes Mo mungkin benar sebab dia bukan asli pribumi. Seperti disebutkan tadi, Agnes keturunan China, Jerman, dan Jepang. 

Tapi dalam Sumpah Pemuda, mengaku bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia, sebenarnya tidak menyangkut darah dalam artian genetik keturunan melainkan tempat kelahiran. Agnes Mo sudah benar menyebut lahir di Indonesia dan bangga bisa besar di negeri dengan keberagaman suku, bahasa, dan budaya.  

Untuk itu ada netizen yang membandingkan Agnes dengan Susi Susanti. Cukup menarik, sebab keduanya sama-sama berprestasi tingkat internasional dan sama-sama dari etnis Tionghoa. Hanya saja, Susi lebih menunjukkan rasa bangganya sebagai orang Indonesia.  Karena itulah komentar  Agnes disuudzoni oleh para netizen yang sudah telanjur banyak yang mengkritiknya. 

Asal kritik baik tentu tidak masalah. Misalnya dunia Twitter juga mendadak ramai karena cuitan Dian Sastro yang sepertinya merespon Agnes Mo. Bintang film Ada Apa Dengan Cinta itu memaparkan teori tentang identitas bangsa Indonesia.

"Gue punya teori: bahwa rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia itu berbanding lurus dengan luasnya wawasan dan pengetahuan kita terhadap sejarah dan kebudayaan bangsa kita," tulis Dian pada Selasa (26/11/2019).

Melengkapi cuitannya, Dian mengunggah gambaran kurva. Berdasar kurva tersebut, semakin sedikit pengetahuan mengenai sejarah Indonesia, maka semakin rendah juga kecintaannya. Rasa bangga sebagai orang Indonesia berbanding lurus dengan rasa memiliki dan pengetahuan atau wawasan kebangsaan.

Unggahan aktris 37 tahun itu langsung mendapat beragam komentar dari netizen. Di antaranya mengaitkan cuitan Dian dengan Agnez Mo. Pasalnya, sosok pelantun Nanana itu kini tengah menjadi sorotan publik akibat mengklaim dirinya tak memiliki darah Indonesia.

"Berarti secara enggak langsung wawasan dan pengetahuan sejarah, kebudayaan @agnezmo terhadap Indonesia masih sangat minim ya?" komentar seorang netizen.  

Ya, itulah Agnes Mo dan Keindonesiaan Kita.

Tidak masalah kritik sebab ada ruang untuk diskusi soal keindonesiaan kita, termasuk saudara kita kaum diaspora yang ada di Amerika Serikat. Kita maklum sebagian kecil di antara kaum diaspora di Amerika tidak suka dengan negeri asalnya mengingat sebagian di antara mereka pernah mengalami masa sulit hingga harus pergi jauh ke sana. 

Tapi perlu dipahami bahwa episode sulit itu tidak bisa digebyahuyah (generalisasi) bahwa Indonesia negeri yang buruk dalam hal toleransi, sebab di Amerika sendiri juga ada episode yang lebih buruk lagi. Itulah mengapa kita harus saling memahami sebagai bangsa dan negara. Heboh  Agnes Mo dan Keindonesiaan Kita harus diambil hikmahnya. Semoga! (gas) 


×
Berita Terbaru Update