-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bekas Keraton Majapahit Juga Banyak Ditemukan di Jombang

Selasa, 26 November 2019 | 19.18 WIB Last Updated 2019-11-26T12:18:58Z


JOMBANG (DutaJatim.com) - Penemuan situs purbakala yang diduga era Kerajaan Majapahit kembali ditemukan. Selain di Nganjuk dan Mojokerto, juga ditemukan di daerah Kabupaten Jombang Jawa Timur.

Bangunan kuno yang ditemukan wilayah Kabupaten Jombang itu berupa susunan bata merah seperti temuan sebelumnya. Bangunan yang diduga merupakan bekas keraton Majapahit itu ditemukan di lokasi galian tanah urug di Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang. Saat ini proses penggalian menampakkan bagian bangunan sekitar 11 meter yang membentang dari selatan ke utara. Tinggi susunan bata merah itu 1,3 meter, terdiri atas 25 lapis bata merah. Ukuran masing-masing bata merah yang menyusun bangunan itu sekitar 32 x 18 x 5 cm.

Saat ditemui wartawan Kepala Dusun Kedaton, Agus Muhaimin, menjelaskan, bangunan kuno itu ditemukan di lahan milik Ali, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Jombang. Bangunan itu ditemukan oleh pekerja yang menggali tanah uruk pada  kedalaman sekitar 2 meter dari permukaan tanah. "Penemunya penggali tanah uruk. Dia pemilik lahan," kata Agus, Selasa (26/11/2019).

Dugaan kuat itu bangunan keraton karena tidak jauh di sebelah selatan penemuan itu juga pernah ditemukan bangunan purbakala berupa pondasi bangunan. Lokasinya masuk Desa Sugihwaras dan ditemukan tahun 2017. Kedua bangunan itu letaknya cukup berdekatan. Dan ternyata di area ini banyak ditemukan benda-benda kuno.

"Dulu banyak ditemukan uang gobok, kendi (tempat air minum terbuat dari tanah liat). Yang menemukan yang menggali di situ," kata Agus.

Tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim kemudian mengecek temuan di Dusun Kedaton. Selain meninjau langsung, mereka juga mengukur bagian struktur yang sudah tampak di permukaan tanah.

Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho menduga, struktur di Kedaton maupun Sugihwaras saling berkaitan. Bangunan purbakala ini diduga sisa-sisa istana Kerajaan Majapahit abad 14 masehi.
"Di area ini dahulu memang area permukiman yang luas, yang cukup megah karena dikelilingi dinding yang cukup tebal dan tinggi. Juga dilengkapi atap genteng dan tiang kayu. Bisa jadi ini merupakan bekas dari keraton Majapahit dulu abad 14," katanya.

Wicaksono mengatakan, temuan struktur ini akan lebih dulu dia laporkan ke Kepala BPCB Jatim. "Kemudian pimpinan akan segera berkoordinasi dengan Bupati Jombang untuk segera melakukan langkah strategis untuk upaya pelestariannya," katanya. (fat/det)

Foto: Jatimnow.com
×
Berita Terbaru Update