-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Potensi Jatim Lahirkan Hafizd dan Hafizdoh Sangat Luar Biasa

Rabu, 06 November 2019 | 10.35 WIB Last Updated 2019-11-06T03:35:01Z


TUBAN (DutaJatim.com) - Saat ini semakin banyak orang mempelajari dan mengamalkan kandungan dalam kitab suci Al Quran. Rahasia Ilahiyah Al Quran pun semakin terungkap saat manusia menyelidikinya guna diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, Al Quran tidak hanya dibaca, tapi juga diaplikasikan untuk meningkatkan taraf hidup, baik secara fisik maupun spiritual. Dalam kaitan inilah forum semacam Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) menemukan esensinya. Lebih-lebih bagi para jawara MTQ.

Tahun 2019 ini, Kafilah Kabupaten Tuban meraih Juara Umum pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 Provinsi Jawa Timur yang diadakan 26 Oktober-02 November 2019 di Kabupaten Tuban. Trofi juara umum diserahkan oleh Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Dardak, kepada Bupati Tuban pada Penutupan MTQ ke-28 Jatim di  Alun-alun Tuban, Sabtu (02/11/2019) malam lalu. Tahun ini Kabupaten Tuban berhasil menduduki peringkat pertama dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dengan total perolehan  poin 132. Melihat MTQ ini, sungguh, Potensi Jatim Lahirkan Hafizd dan Hafizdoh Sangat Luar Biasa.

Selain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Ketua TP PKK Jatim, kegiatan Penutupan MTQ ke-28 ini juga dihadiri Wakil Ketua dan Anggota DPRD Jatim; Wakapolda Jatim;  Bupati ataupun perwakilan dari Kabupaten se-Jatim, Wabup dan Forkopimda Tuban; Sekda Tuban dan istri; pimpinan instansi vertikal; Ketua dan Pengurus LPTQ Jatim; pimpinan OPD dan Camat se Kabupaten Tuban.


Para hadirin pun ikut menyelami kandungan Al Quran yang dilantunkan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Kabupaten Tuban dalam menyemarakkan berbagai kegiatan MTQ Jatim tahun ini. Mulai dari Pawai Ta'aruf; Pameran Produk UMKM; Pembukaan MTQ; berbagai lomba; hingga Penutupan MTQ. 

"Diharapkan penyelenggaraan MTQ Jatim membawa barokah dan multiplayer effect kepada masyarakat Kabupaten Tuban dan Jawa Timur," kata Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan,  Jawa Timur memiliki potensi yang luar biasa lahirnya pecinta Al-Qur'an maupun hafizd dan hafizdoh. Gubernur Khofifah menjelaskan pada simposium yang digelar di Grahadi, Gubernur Bank Indonesia menyatakan hafidz dan hafizdoh memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi pakar dan ahli koding karena mampu beradaptasi dengan cepat dan cermat. Bahkan Gubernur BI akan memberikan kredit khusus pada hafidz dan hafizdoh untuk menjadi ahli koding. Ini juga bukti, Potensi Jatim Lahirkan Hafizd dan Hafizdoh Sangat Luar Biasa.


Karenanya, Gubernur Jatim mengajak seluruh bupati dan walikota, pengasuh Ponpes serta stakeholder lain untuk mempersiapkan secara sistematis dan terukur, dalam rangka mencetak hafidz hafizdoh yang berkualitas.

Gubernur Jatim juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tuban dan panitia penyelenggara yang mengadakan MTQ Jatim tahun 2019 dengan lancar, transparan, dan meriah. 

Perda Akhlakul Karimah

Sementara itu, Bupati Tuban, H. Fathul Huda, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur yang berkenaan membuka dan menutup MTQ ke-28 Jatim di Kabupaten Tuban. Ini menjadi bukti bahwa Gubernur Jatim benar-benar mencintai Al-Qur'an. Juga terima kasih kepada seluruh panitia dan dewan hatim yang telah bekerja keras selama MTQ.



Bupati Huda menerangkan dalam rangka memasyarakatkan Al-Quran, Pemkab Tuban menetapkan sejumlah program kegiatan. Diantaranya, ditetapkannya Perda Akhlakul Karimah dan Perbup Tuban tentang Gerakan Membaca Al-Qur'an. Tidak hanya itu, di sepanjang jalan di Tuban tertulis lafadz asmaul husna. 

"Diharapkan Al-Qur'an mampu menjadi hiasan bibir, perilaku, dan hari warga Kabupaten Tuban," terangnya. 


Atas prestasi yang diraih Kafilah Kabupaten Tuban, Bupati mengungkapkan rasa syukur dan berpesan kepada kafilah untuk tidak terlalu berbangga diri. Prestasi yang diraih harus dihayati sebagai karunia dari Allah. Di samping itu, terus berupaya mengembangkan potensi diri untuk menjadi lebih baik.


Bupati Tuban berharap kesejahteraan guru TPQ serta pendidik lainnya dapat terus ditingkatkan. Salah satunya dengan ikut dilibatkannya Kabupaten Tuban dalam program Pemprov Jatim yaitu Milineal Job Center. Pemkab Tuban akan memberi prioritas guru-guru TPQ untuk dapat diikutkan program tersebut.

Orang nomor satu di Bumi Wali ini menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam memberikan pelayanan kepada kafilah. "Kami berharap seluruh Kafilah mendapatkan kesan positif di Tuban Bumi Wali ini," serunya.

Dalam Penutupan MTQ Jatim Di Bumi Wali Dimeriahkan Oleh pertunjukan Letto Band, El Kiswah Gambus, Sholawat Manunggal Jiwo, Paduan Suara Gabungan Siswa SMA Tuban dan kembang api. Semua atraksi  disambut antusias masyarakat  yang memadati alun-alun Tuban. (hud)
×
Berita Terbaru Update