-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

25 Rumah Hancur, Bupati Badrut Tamam Kunjungi Korban Puting Beliung

Senin, 06 Januari 2020 | 14.32 WIB Last Updated 2020-01-06T07:34:10Z

Badrut Tamam bersama Sekdakab Totok Hartono meninjau rumah hancur akibat angin puting beliung.


PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Hujan yang disertai angin kencang di Pamekasan yang terjadi Minggu (5/1/20) sore kemarin menelan korban. Setidaknya tercatat 25 rumah milik masyarakat hancur diterjang angin yang lebih dikenal dengan sebutan angin puting beliung tersebut. 

Sebanyak 18 rumah korban bencana ini terdapat di Desa Jarin Kecamatan Pademawu dan 7 rumah terdapat di Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan. Di Desa Jarin angin puting beliung itu melanda di empat dusun. Sementara di Desa Larangan Tokol terjadi di satu dusun. 

Untuk memastikan kondisi korban bencana itu, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Senin (6/1/2020) pagi tadi melakukan sidak ke lokasi. Dia didampingi Sekdakab Pamekasan Totok Hartono dan sejumlah pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemkab Pamekasan. 

Lokasi pertama yang dikunjungi Bupati adalah Desa Jarin Kecamatan Pademawu. Di sana Bupati dan rombongan langsung menuju salah satu rumah milik warga di Dusun Barat Desa Jarin. 

Kepala Desa Jarin H Muzakki bersama sejumlah aparat desa, kecamatan dan aparat dari OPD terkait juga tampak berada di lokasi.

Seorang warga Dusun Barat Desa Desa Jarin mengungkapkan hujan deras dan angin kencang yang berputar- putar itu  terjadi tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB sore. Kejadian diawali dengan turunnya hujan yang deras. Tak lama berselang hujan lalu diikuti dengan angin kencang berputar- putar yang mengakibatkan hancurnya sejumlah bangunan milik warga. 

Rumah warga yang hancur akibat terjangan angin puting beliung  itu kebanyakan rumah gedek. Ada juga bangunan rumah gedung yang terdampak, namun di bagian depan, samping atau terasnya saja yang kebetulan terbuat dari bahan seng dan asbes.  

Bupati Pamekasan Badrut Tamam meminta masyarakat terdampak bencana untuk bersabar. Kejadian atau bencana itu merupakan kehendak Allah. Jika yang menerima musibah sabar, kata Badrut Tamam,  maka Allah akan mengangkat derajatnya  dan akan menggantinya dengan keutamaan yang lebih baik.

Bupati Badrut Tamam saat itu memberikan bantuan sementara  berupa sembako kepada para korban angin puting beliung itu. Dia berjanji akan mendata secara tepat dan cermat korban dari musibah itu, lalu kemudian akan memberikan bantuan kepada mereka semua.

“Tolong data semuanya jangan ada yang tercecer. Nanti kita akan beri bantuan dari Pemkab untuk meringankan beban yang dialami oleh para korban musibah ini. Namun yang terpenting  kami minta untuk semua korban bersabar, karena dengan sabar  Allah akan beri balasan yang lebih utama,” katanya.

Kepala Desa Jarin H Muzakki mengaku bahwa dari pihak desa juga telah ada persediaan bantuan kepada mereka para korban. Bantun itu nanti akan dipadukan dengan yang dari Pemkab, sehingga harapannya nanti akan cukup berarti dan bisa membantu meringankan beban bagi para korban bencana. (mas)
×
Berita Terbaru Update