-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bus Tabrak Truk di Tol Cipali 2 Tewas, Jangan Salip Sebelah Kiri dengan Kecepatan Tinggi!

Selasa, 07 Januari 2020 | 09.50 WIB Last Updated 2020-01-07T02:50:22Z


SURABAYA (DutaJatim.com) -  Memahami rambu-rambu lalu lintas sangat penting. Lebih penting lagi melaksanakan apa yang disarankan pada rambu-rambu itu secara proporsional. Secara umum, kecelakaan lalu lintas biasanya karena tidak patuh pada rambu-rambu lalu lintas.

Salah satunya rambu-rambu lalu lintas di jalan tol yang menyebutkan jangan menyalip dari sebelah kiri. Rambu-rambu ini menjadi sangat penting sebab dalam waktu tidak terlalu lama sejumlah kecelakaan yang merenggut nyawa penumpang karena kebiasaan menyalip dari sebelah kiri. 

Bahkan Selasa 7 Januari 2020 dini hari tadi dua orang meninggal dunia dan tiga luka akibat kecelakaan lalu lintas di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 183.800 antara Bus Pahala Kencana B-7189-IS yang menabrak bagian belakang truk Mitsubishi Coltdiesel E-9244-PC. Gegaranya bus menyalip dari sebelah kiri dengan kecepatan tinggi.

Intinya hati-hati ngebut di jalan tol. Kecelakaan maut sering terjadi di tol Cipali (Cikopo-Palimanan). Sebelumnya pada Kamis 14 November 2019 dini hari pukul 00.20 laku kecelakaan yang melibatkan dua bus ini menyebabkan tujuh orang tewas. Selain itu dua orang lainnya luka berat dan tiga orang luka ringan.
Bila dihitung dari Juni 2019 hingga pagi ini, setidaknya sudah 29 nyawa melayang di ruas tol ini. Rata-rata penyebabnya karena mengantuk dan juga menyalip dari kiri.
Tol Malang-Surabaya

Polisi membenarkan kecelakaan di tol Cipali Selasa dini hari tadi.

"Iya benar (ada kecelakaan lalu lintas di tol Cipali KM 183)," kata Kasatlantas Polresta Cirebon Kompol Elsie Fitria Angraini di Cirebon, Selasa pagi ini, melalui pesan singkatnya.

Elsie juga membenarkan adanya korban dalam kecelakaan yang terjadi pada Selasa (7/1) dini hari, namun dia mengaku belum tahu secara pasti.

Sementara data yang diterima ANTARA dari PT Lintas Marga Sedaya selaku operator tol Cipali menyebutkan kecelakaan antara bus Pahala Kencana dengan truk yang bermuatan beras terjadi pada Selasa (7/1) jam 01.02 WIB di tol Cipali KM 183.800.

Kecelakaan sendiri terjadi di jalur arah Jakarta, di mana bus diduga menggunakan bahu luar untuk menyalip kendaraan dengan kecepatan tinggi sehingga tidak dapat terkendali kemudian terjadilah kecelakaan.

Di mana akibat dari kecelakaan tersebut dua orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara, satu luka berat dan dua luka ringan.

Dua korban meninggal merupakan sopir dan kernet Bus Pahala Kencana dan saat ini telah dibawa ke rumah sakit terdekat. 

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan tol Pandaan- Surabaya. Kali ini, di awal tahun 2020, kecelakaan melibatkan  truk boks dan mobil Honda Civic di jalur Tol Pandaan ke arah Japanan, Gempol,  Kamis 2 Januari 2020.

Akibat peristiwa itu seorang ibu dan dua anaknya yang merupakan penumpang Honda Civic meninggal dunia. Akibat benturan keras kondisi sedan Honda Civic nopol AG 1795 KI yang berwarna hitam itu hancur dan dievakuasi ke Pos Lantas Apollo, Gempol. 

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Bayu Halim Nugroho, saat dikonfirmasi Kamis (2/1/2020), mengatakan, kendaraan sedan nahas itu melaju dari  arah Malang ke Surabaya. Tepatnya di jalur Pandaan - Japanan KM 722, Gerbang Tol Gempol I, sekitar  pukul 07.00 WIB.

Kendaraan itu tiba-tiba berpindah haluan, dari lajur satu ke bahu jalan. Tragisnya  di bahu jalan itu ada truk parkir. Tabrakan pun tak terhindarkan. Posisi bahu jalan ada pada sebelah kiri.
Korban tewas adalah istri dan anak-anak pengemudi Honda Civic bernama Dariyanto (39), warga Ploso RT 03/RW 02, Selopuro, Blitar. Korban masing-masing Dewi Ferdiana (37), Syifa Aulia (10) dan Andan Wijayanto (7 bulan). (ant/ndc)


Foto: Antara/NDC

×
Berita Terbaru Update