-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gubernur Khofifah Kembali Paparkan Program Transportasi Publik

Monday, January 20, 2020 | 9:45 AM WIB Last Updated 2020-01-20T02:45:21Z

SURABAYA (DutaJatim.com) - Gubernur Jawa Timur menggeber pembangunan di Jawa Timur. Meliputi Gerbangkertosusila, Madura, Selingkar Wilis, dan kawasan Bromo Tengger Semeru. Namun demikian, wilayah lain tentu saja tidak akan diabaikan sebab Gubernur Khofifah akan membangun seluruh wilayah di provinsi ini demi kesejahteraan seluruh warga Jatim.  

Salah satu yang digeber adalah proyek infrastruktur di Jatim. Mulai transportasi hingga proyek pembangunan lain, termasuk sentra ekonomi dan pariwisata. 

Salah satu cara Gubernur Khofifah dalam mensosialisasikan program pembangunannya adalah dengan memaparkan lewat media sosial, khususnya instagram, twitter, dan facebook. Hal itu agar masyarakat tahu sekaligus ada partisipasi publik di dalam proses pembangunan tersebut. Misalnya, postingan di akun twitter khofifah indar parawansa @khofifahIP ini.


"Dulur, ini lanjutan video soal rencana pembangunan transportasi publik Jawa Timur yang saya upload tadi pagi. Harapan saya, pengembangan kawasan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat Jawa Timur. Utamanya dalam mendorong perekonomian masyarakat agar lebih maju dan makin sejahtera. Pokoknya gaspol, namun pasti dan terukur, karena bagaimanapun seribu langkah selalu dimulai dari langkah pertama. Mohon doa dan dukungannya ya."

Dalam postingan sebelumnya, terlihat Jawa Timur akan memiliki transportasi massal seperti di DKI Jakarta. Jawa Timur (Jatim) akan jadi daerah kedua yang direncanakan akan segera memiliki dua transportasi masal berbasis rel, yakni Mass Rapid Transit (MRT) hingga Light Rail Transit (LRT).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pembangunan kedua transportasi publik tersebut tak akan menunggu waktu lama lagi. Rancangan desain kedua transportasi publik di Jatim itu juga sudah rampung.

"Kalau kemarin ada yang nanya, kapan Jawa Timur punya MRT dan LRT, maka beginilah kira-kira penampakan desain transportasi publik Jatim yang akan datang," kata Khofifah sembari menunjukkan video desain MRT dan LRT seperti dilihat dari akun twitter dan Instagram resminya, Senin (13/1/2020) hari ini.

Moda transportasi ini, lanjut dia, nantinya akan sambung menyambung antar daerah, kawasan perekonomian, dan kawasan industri. MRT dan LRT akan saling menghubungkan pusat perekonomian antara lain Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan.

Khofifah optimis realisasi pembangunan MRT dan LRT bisa dieksekusi dalam waktu dekat ini. Pasalnya, aturan Peraturan Presiden MRT dan LRT Jatim telah terbit.

Terus muncul lagi pertanyaan lagi, kapan? "Maka saya akan menjawab, Insya Allah tidak lama lagi karena Peraturan Presiden (Perpres) Percepatan Pembangunan Kawasan di Jatim telah ditandatangani Presiden Jokowi akhir tahun 2019 lalu," ungkap Khofifah.  "Doakan lancar dan monggo, jika ada yang ingin urun rembuk," katanya lagi.

Menurut mantan Menteri Sosial ini, MRT dan LRT penting dalam rangka peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan yang berdampak pada perekonomian regional dan nasional dilakukan percepatan pembangunan di Jatim.

Beberapa proyek besar lain yang tengah dikebut Pemprov Jatim lainnya antara lain pembangunan Kawasan Bromo Tengger Semeru, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosasi.  Proyek infrastruktur lainya yakni pembangunan jalan tol yang menghubungkan Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Manyar, Bunder. (gas)

×
Berita Terbaru Update