-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Wapres Buka Workshop Anggota DPRD PPP: Penyampaian Aspirasi Harus Melalui Bingkai Kebangsaan dan Kenegaraan

Saturday, February 15, 2020 | 5:04 PM WIB Last Updated 2020-02-15T10:04:20Z


JAKARTA (DutaJatim.com) - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin  membuka Workshop Anggota DPRD Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Indonesia di Hotel Redtop, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/02/2020).  Dalam kesempatan itu Wapres Kiai Ma'ruf Amin menyatakan bahwa keberadaan suatu partai sangat penting, terutama dalam perannya untuk menjadi jembatan dalam meneruskan aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah.

“Saya kira sebagai partai yang memiliki visi untuk memperjuangkan aspirasi umat, tentu tugasnya tidak ringan. Harus menyampaikan aspirasi-aspirasi keumatan kepada bangsa ini, untuk diperjuangkan menjadi suatu program nasional, menjadi sistem nasional,” katanya.


Lebih lanjut, Wapres menekankan bahwa penyampaian aspirasi harus berada dalam bingkai kebangsaan dan kenegaraan. Oleh karena itu, Wapres menyampaikan 3 pesan penting yang harus dijalankan oleh para anggota partai di seluruh Indonesia yaitu:

 (1) aspirasi yang dikemukakan harus dalam bingkai Hubbul Wathan Minal Iman [cinta tanah air adalah bagian dari iman] sehingga tidak ada lagi aspirasi menyimpang.

(2) penyampaian aspirasi tidak boleh merusak keutuhan bangsa, dan,

 (3) penyampaian aspirasi harus berada dalam bingkai nasionalisme yang disepakati atau konstitusional.

“Disinilah pentingnya ada toleransi di dalam kita berpendapat. Di dalam Islam pun harus kita toleran, kita bersatu. Karena itu tidak boleh ada sikap ego kelompok, tidak boleh fanatisme kelompok,” pesan Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Waprespun menjabarkan 5 prioritas pembangunan yang dijalankan pemerintah. 

Prioritas tersebut diantaranya adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), meneruskan pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi. Oleh karena itu, peran kader-kader partai di tingkat pusat, kabupaten, maupun kota sangat penting dalam mengawal 5 prioritas ini.

“Karena itu DPRD-DPRD ini punya tugas berat, dibawa bersama dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan kabupaten. Bagaimana pembangunan sumber daya manusia itu berhasil, bagaimana melakukan (dan) mensosialisasikan omnibus law, bagaimana menekan atau memperkecil sehebat mungkin pencegahan stunting, menurunkan kemiskinan, dan membangun ekonomi kecil UMKM,” tegas Wapres. 

Menutup sambutannya Wapres menyampaikan kiranya workshop yang diadakan hari ini dapat membawa berkah dan manfaat bagi umat dan negara Indonesia. 

“Mudah-mudahan PPP bisa berpartisipsi secara lebih optimal dalam rangka mewujudkam keinginan (untuk) mensejahterakan umat dan bangsa,” tutup Wapres.

Sebelumnya, Plt Ketua Umum PPP  Suharso Monoarfa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wapres yang berkenan hadir untuk membuka workshop hari ini. Ia juga secara singkat memaparkan tentang program dan pertumbuhan partai PPP dari masa ke masa.

Sejalan dengan Suharso, Ketua Fraksi PPP DPR RI Amir Uskara melaporkan bahwa workshop yang diadakan selama 2 hari mulai dari tanggal 15 sampai dengan 16 Februari 2020 ini mengambil tema “Peningkatan Kapasitas Anggita DPRD dan Sinergitas Kerja Membentuk Kepemimpinan Ideologis”. Acara dihadiri oleh 1040 anggota DPRD Fraksi PPP yang berasal dari seluruh Indonesia. 

“Acara ini kita lakukan karena kita ingin kompetensi dan kapasitas dari seluruh anggota fraksi dapat terdeteksi dan ternilai serta bisa berguna untuk kepentingan daerahnya masing-masing dengan tetap tentu bagaimana memperjuangkan kepentingan umat,” lapor Amir.

Tampak hadir pada acara pembukaan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Wakil Ketua MPR Asrul Sani, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Mardiono. (hud)

×
Berita Terbaru Update