-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Setelah Awkarin dan Stefani Ruth, Giliran Sarah Gibson Diperiksa di Polda Jatim Terkait Pembobolan Kartu Kredit

Saturday, March 14, 2020 | 1:32 PM WIB Last Updated 2020-03-14T06:32:50Z

SURABAYA (DutaJatim.com) -  Jadi selebgram harus hati-hati. Bila tidak hati-hati menerima order, pasti mengalami masalah seperti tiga pesohor media sosial ini. Mereka adalah Awkarin,  Stefani Ruth, dan Sarah Alana Gibson yang terseret kasus yang dilakukan oleh orang yang menyewa jasa promosi produknya.

Awkarin dan Stefani Ruth pun harus menjalani pemeriksaan di Polda Jatim. 


Selanjutnya giliran selebgram Sarah Alana Gibson menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan pembobolan kartu kredit di Markas Polda Jatim di Surabaya, Jumat, 13 Maret 2020. 


Pemeriksaan berlangsung selama lebih dari enam jam. Perempuan ini pun tampak lelah, tapi pesona kecantikan dara manis kelahiran 1998 itu tetap saja memancar dari wajahnya. Dia terlihat santai usai menjalani pemeriksaan.

Sarah tiba di Markas Polda Jatim sekira pukul 13.30 WIB. Setelah mengisi absen, sahabat dari selebgram Awkarin itu lalu masuk ke ruang pemeriksaan di lantai dua gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Ia baru keluar dari ruang penyidik pada Jumat malam sekira pukul 19.50 WIB. 

Begitu dikerumuni wartawan, senyum mengembang ditunjukkannya sebelum menjawab pertanyaan. "Tentu capek ya...," katanya.


Dia mengaku disodori 27 pertanyaan oleh penyidik seputar endorsement yang ia lakoni di akun Instagramnya. Ordernya dari @tiketkekinian yang dikelola oleh tersangka. 

"Banyak (materi pertanyaannya), semuanya, semua yang saya ketahui. Ya, endorse-nya bentuknya apa, tanggal berapa, gitu-gitu aja sih," kata Sarah. 

Dia mengaku mendapatkan order endorse @tiketkekinian melalui manajemennya dan tidak pernah bertemu langsung dengan tersangka. Hanya sekali ia meng-endorse sekira bulan Maret 2019 lalu. Sarah mengaku tidak memperoleh bayaran berupa uang dari tersangka, kecuali hanya voucher menginap di sebuah hotel di Australia senilai 200 dolar.



Sarah mengaku tidak tahu dengan aktivitas tersangka terkait pembobolan kartu kredit. Dengan kejadian itu, ke depannya ia akan lebih berhati-hati menerima order endorsement produk. 

"Selalu memfilter, cuma (ke depannya akan) lebih berhati-hati kalau endorse travel," ujarnya.


Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sarah Alana Gibson (@sarahgibson21) pada
Sementara itu, pengacara Sarah, Syaiful Maarif, mengatakan kedatangan kliennya memenuhi panggilan penyidik sebagai bentuk ketaatan hukum seorang warga negara. Kliennya bersikap kooperatif apalagi hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

 "Mbak Sarah ini sendiri tidak tahu (soal pembobolan kartu kredit yang dilakukan tersangka)," ujarnya.

Tiket kekinian terbukti hasil kejahatan, karena dibeli empat pelaku dari hasil membobol kartu kredit milik warga negara Jepang.

Para pelaku kemudian menjualnya kembali, dan menyewa jasa sejumlah selebritas untuk mempromosikannya.

Tidak hanya Sarah Gibson, Polda Jawa Timur juga sudah memeriksa dua selegram lainnya, yakni Awkarin dan Stefani Ruth.

Keduanya diperiksa pada 5 Maret 2020 lalu.

Baik Awkarin maupun stefani ruth dimintai keterangan seputar keterlibatan mereka sebagai endorser produk para pelaku pembobolan kartu kredit tersebut. (vvn/kcm)

Foto: Sarah Alana Gibson (vivanews.com)


×
Berita Terbaru Update