-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Satu Lagi Warga Pamekasan Dinyatakan Posistif Covid-19

Senin, 06 April 2020 | 12.42 WIB Last Updated 2020-04-06T05:42:54Z

Totok Hartono bersama Wabup Raja'e.


PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Pamekasan kembali melakukan pers rilis satu lagi warga Pamekasan yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan positif terinfeksi virus corona, Minggu (05/04/2020) sore. 


Totok Hartono, Ketua Satgas Penanganan dan Pencegahan Wabah Covid-19 Pamekasan mengatakan adanya 1 pasien PDP yang terkonfirmasi terpapar virus corona berdasar hasil uji di laboratorium dari Jakarta. 



“Benar memang setelah kita konfirmasi ke Jakarta, maka di Pamekasan bertambah 1 orang yang dinyatakan positif dan sedang dirawat di RS Smart Pamekasan,” katanya, saat konferensi pers di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Minggu ( 5 /4/2020) malam. 


Sementara Dr Achmad Marzuki Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan mengatakan , pasien dalam pengawasan (PDP) yang dinyatakan positif kini ada 3 orang. Saat ini di Pamekasan sudah ada dua warga yang dinyatakan positif corona setelah PDP tersebut pernah melakukan perjalanan ke zona merah wabah virus corona, satu diantaranya telah meningal dunia.


“PDP yang berusia 46 tahun asal Kecamatan Larangan Pamekasan diduga terpapar saat mengikuti pelatihan petugas kesehatan Haji Indonesia (PPKHI) di Surabaya,” tegasnya. 


Yang bersangkutan mengikuti pelatihan di Surabaya sejak tanggal 8 hingga 18 Maret 2020. Pasien tersebut mengeluh sakit dirumahnya 4 hari setelah tiba dari Surabaya bahkan sempat dirawat di rumah sakit swasta, di Pamekasan, sebelum akhirnya pulang dan kembali dirawat di RS Slamet Martodirdjo 31 Maret 2020. 



Dirut RSUD Pamekasan dr Farid Anwar menegaskan protocol kesehatan di RSUD Pamekasan sangat ketat, termasuk ruang isolasi untuk PDP. Sementara untuk keluarga PDP yang dinyatakan positif pihaknya sudah melakukan rapid test dan sampai saat ini masin dalam pemantauan.


 “Di RSUD Pamekasan sendiri sudah kami sediakan empat tempat tidur untuk para pasien, bahkan nanti bisa ditambah menjadi enam jika masih ada pasien lainnya,” jelasnya. 



Farid Anwar juga menjelaskan, 2 pasien PDP yang sempat menolak isolasi sudah difasilitasi dan dikoordinasikan agar tetap dirawat khusus diruang isolasi. 

“Ya sempat ada yang ingin isolasi mandiri tapi tetapi kami minta agar diisolasi di rumah sakit,” terangnya.  


Dia berharap agar masyarakat Pamekasan untuk tetap tenang, tidak panic dan selalu menjaga kesehatan dengan cara rajin cuci tangan, pola makan sehat serta menjaga kebersihan.
Data di Tim Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Pamekasan hingga Minggu (05/04/2020) malam menunjukkan jumlah ODR ada 7.128 , ODP ada 192 orang, PDP ada 2, serta yang positif 2 orang, satu meninggal dunia. (mas)

×
Berita Terbaru Update