-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hendak Dipulangkan, TKA China 'Ngamuk' di Bandara Banyuwangi

Senin, 25 Mei 2020 | 21.21 WIB Last Updated 2020-05-29T06:34:46Z



BANYUWANGI (DutaJatim.com) - Isu  tenaga kerja asing (TKA) asal China muncul lagi. Kali ini di Bumi Blambangan Banyuwangi.

Seorang TKA asal China tiba-tiba saja  "mengamuk" di Bandara Blimbingsari Banyuwangi saat hendak dipulangkan ke negara asalnya.  Pria yang bekerja di pabrik semen Kabupaten Jember ini diduga mengalami depresi sehingga melontarkan kata-kata bernada keras berbahasa China saat di dalam bus pariwisata Nopol B 7906 WY.



Perilaku TKA asing asal China itu pun menyita perhatian sejumlah orang yang berada di bandara. 

"Awalnya dia di dalam bus tidak mau turun, lalu melepas bajunya dan kemudian  sembunyi di bawah bus sambil rebahan," kata salah satu crew bus pariwisata.


Pria tersebut sempat diajak komunikasi dan dibujuk untuk keluar dari bawah bus oleh Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi. Pihak dari perusahaan semen dan petugas Bandara juga turun tangan.


Bahkan, pihak dari pabrik semen juga merayunya supaya keluar dari bawah bus dengan menggunakan sejumlah uang tunai. Namun usaha tersebut tetap gagal. Akhirnya, pria berkulit putih itu tak jadi diterbangkan ke Jakarta untuk selanjutnya dipulangkan ke negeri asal.



Executive  General Manager (EGM) Bandara Banyuwangi, Heru Karyadi mengatakan, ada 150 tenaga kerja asing yang dipulangkan ke negara asalnya dengan memakai penerbangan maskapai Batik Air dengan nomor flight ID 8591 tujuan Banyuwangi - Jakarta selanjutnya menuju Guangzhou, China.


"Dari 150 orang, yang diberangkatkan hanya 146. Yang 4 batal diberangkatkan karena dokumen tidak lengkap," kata Heru Karyadi.


Sementara itu, terkait WNA yang bermasalah saat di Bandara, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Jember dan Tanjungwangi, Banyuwangi. (ndc)

×
Berita Terbaru Update