-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Presiden Jokowi Minta TKI Mudik Diawasi Ketat

Monday, May 4, 2020 | 12:19 PM WIB Last Updated 2020-05-04T05:19:17Z


JAKARTA (DutaJatim.com) - Gelombang mudik para pekerja migran Indonesia di luar negeri terus berdatangan. Saat dunia dilanda wabah virus Corona gelombang migrasi para TKI ini bisa sangat berpotensi menyebarkan virus Corona di kampung halaman masing-masing.

Karena itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar mereka diwaspadai. Kepala Negara mengatakan 89 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) kembali ke Tanah Air di tengah pandemi corona. Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah. 

Untuk itu Jokowi memerintahkan jajarannya memonitor secara ketat potensi penyebaran virus corona di berbagai kluster, seperti di kluster PMI, jamaah tablig Gowa, rembesan pemudik dan industri. "Ini perlu benar-benar dimonitor secara baik," ujarnya dalam rapat terbatas melalui telekonferensi di Istana Bogor, Senin (4/5/2020).

PMI digolongkan dalam kluster yang berpotensi menyebarkan Covid-19. Jokowi mendapatkan laporan ada 89 ribu PMI yang sudah kembali ke tanah air. Sedangkan 16 ribu lainnya diperkirakan akan menyusul. Karena itu kepulangan PMI atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) harus diawasi secara ketat agar tidak menyebarkan Covid-19 ke Tanah Air. 

"Ini harus betul-betul ditangani, dikawal secara baik di lapangan sehingga jangan muncul gelombang kedua. Yang lain juga kluster industri. Kita harus memastikan industri yang diizinkan beroperasi yang mana, harus dicek di lapangan, mereka melakukan protokol kesehatan yang ketat atau tidak," katanya.

Presiden idodo menyoroti potensi persebaran corona virus disease (covid-19) di berbagai kluster yang ada di Indonesia. Maka itu, ia meminta jajarannya memonitor secara ketat hal ini. (okz/wis)


×
Berita Terbaru Update