-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Rapid Test di Masjid Al Ikhlas Bluru Permai 6 Reaktif, di Baitul Syakur Semua Negatif

Thursday, May 7, 2020 | 4:03 AM WIB Last Updated 2020-05-06T23:24:39Z






SIDOARJO (DutaJatim.com) - Selain jamaah salat Tarawih Masjid Al Ikhlas Bluru Permai Sidoarjo, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo juga menggelar rapid test di Masjid Baitul Syakur yang berada di jalan Raya Tropodo Waru, Rabu  6 Mei 2020 malam. Hasil rapid test di Masjid Al Ikhlas, dari  123 jamaah usai sholat Tarawih ada  6 jamaah yang dinyatakan reaktif.

“Ada 4 orang laki-laki dan 2 orang perempuan  hasil rapid testnya positif,” ungkap Kombes Pol Sumardji Kapolresta Sidoarjo, yang juga wakil Ketua Gugus tugas Covid-19 Sidoarjo.

Selanjutnya keenam orang tersebut akan menjalani isolasi di Gedung BKD dan akan dilakukan tes SWAB untuk mengetahui positif corona atau tidak.


Sementara hasil rapid test yang dilakukan terhadap 29 jamaah Masjid Baitul Syakur Tropodo Waru hasilnya semuanya negatif. 


Kapolsek Sidoarjo Kota Komisaris Supiyan menambahkan bila hasil swab positif, mereka harus dirawat di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Supiyan mengatakan, rapid test terhadap jamaah masjid ini menindaklanjuti perintah Gubernur Jawa Timur. 

Sasarannya adalah masjid-masjid yang masih ada kegiatan salat Tarawih atau mendatangkan jamaah dalam jumlah besar.


Rapid test tahap awal pada Rabu malam tersebut tidak hanya dilakukan di wilayah Polsek Sidoarjo Kota. Namun juga di wilayah Polsek Waru dan Taman, tapi hasilnya nihil tidak ada yang positif.


"Dari hasil ini tentu akan menjadi bahan evaluasi dan akan kami laporkan ke gugus tugas. Apakah nanti juga akan diterapkan di masjid-masjid yang lain karena dari pengamatan masih banyak yang menggelar salat Tarawih," kata Supiyan.

Seperti diberitakan DutaJatim.com sebelumnya,  jamaah Salat Tarawih di Masjid Al-Ikhlas Perumahan Bluru Permai Sidoarjo Jawa Timur menjalani rapid test Rabu 6 Mei 2020 malam. Setelah salat Tarawih mereka keluar masjid berbaris antre menunggu giliran untuk menjalani tes kemungkinan terjangkit virus Corona. 



Tampak ada dua baris terdiri atas jamaah pria dan wanita. Hampir semua jamaah memakai masker sesuai anjuran pemerintah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Sidoarjo.


Sejumlah petugas medis mengenakan alat pelindung diri alias APD lengkap dengan hazmat memerika satu per satu jamaah salat Tarawih. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh memakai thermogun hingga cek darah. 

"Rapid test acak ini dilakukan selama PSBB di Sidoarjo. Kali ini di Bluru Permai, tepatnya di Masjid Al Ikhlas ini," kata seorang petugas. Rapid test ini dijaga sejumlah aparat kepolisian.



Lokasi rapid test ada di halaman depan masjid. Secara kebetulan di halaman masjid itu diberi semacam tenda yang dihiasi bunga dan lampu warna warni yang dipasang selama Ramadhan.

"Kaget juga sih ada polisi dan petugas memakai APD lengkap dengan hazmat. Tapi ini baik juga supaya kita tahu kondisi kesehatan kita sebab selama ini waswas saja. Saya berdoa agar tidak ada jamaah Masjid Al Ikhlas yang kena Corona," kata Suparman, salah seorang jamaah Masjid Al Ikhlas Rabu malam. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui hasil rapid test tersebut.

Selama bulan puasa Masjid Al Ikhlas memang masih menyelenggarakan salat Tarawih tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan. Misalnya takmir masjid menyediakan hand sanitizer di setiap pintu masuk. Selain itu juga dihimbau jaga jarak. (gas)





×
Berita Terbaru Update