Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Arab Saudi New Normal, Jam Malam Dihapus, tapi Penerbangan dan Umrah Masih Ditutup

Sunday, June 21, 2020 | 17:05 WIB Last Updated 2020-06-21T10:05:31Z

JEDDAH (DutaJatim.com) - Pemerintah Arab Saudi mulai memberlakukan fase new normal  mulai Minggu (21/6/2020) hari ini. Salah satunya, dengan  mencabut jam malam. Fase new normal di Arab Saudi mulai diberlakukan setelah 73 hari aktivitas warga ditutup sejak 8 April 2020.

"New Normal Arab Saudi mulai 21 Juni 2020, kepada seluruh WNI yang berada di Arab Saudi mohon perhatiannya terhadap kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi." Demikian pengumuman KJRI Jeddah, Indonesian Consulate dalam akun twitternya@KJRIJeddah seperti dilihat Minggu sore ini.

Seperti dilansir dari Arabnews, Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan pihak Kerajaan mengeluarkan persetujuan pencabutan jam malam di seluruh wilayah Arab Saudi, termasuk di kota-kota seperti Makkah dan Jeddah yang sebelumnya penduduk hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk keperluan mendesak.

Semua kegiatan komersial dan ekonomi akan dibuka seperti sediakala, meskipun setiap orang dan perusahaan harus menerapkan protokol kesehatan dan berkomitmen pencegahan Covid-19. Seperti wajib mengenakan masker dan menerapkan social distancing.

Pertemuan lebih dari 50 orang tidak diizinkan. Hukuman atau sanksi terhadap individu atau fasilitas yang melanggar aturan terkait prosedur pencegahan Covid-19 tetap diberlakukan.

Belum Boleh Umrah

Meski demikian, ziarah umrah dan kunjungan ke tempat-tempat suci tetap ditangguhkan. Penerbangan internasional juga tetap ditangguhkan. Pintu masuk dan keluar Arab Saudi melalui darat atau laut masih dilarang hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Semua keputusan akan ditinjau secara berkala menanti perkembangan baru.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengumumkan pada hari Sabtu bahwa 46 orang lagi meninggal karena Covid-19 di Kerajaan. Arab Saudi juga mengumumkan 3.941 kasus baru dan 3.153 pasien sembuh.

Dari kasus-kasus baru, 740 tercatat di Riyadh, 421 di Jeddah, 354 di Mekah dan 285 di Hufof. Sebanyak 1.230 orang telah meninggal karena coronavirus di Kerajaan sejauh ini.

Otoritas Kerajaan menekankan kepada warga dan para pekerja untuk bertangungjawab pada upaya pencegahan dan berkomitmen melaksanakan semua instruksi kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (SM/hud)

×
Berita Terbaru Update