-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cetak Hattrick, Selebrasi Jadon Sancho 'Justice for George Floyd' Dipuji

Senin, 01 Juni 2020 | 21.14 WIB Last Updated 2020-06-01T14:14:55Z


PADEBORN (DutaJatim.com) - Winger Borussia Dortmund Jadon Sancho  tidak terhentikan. Winger sensasional asal Inggris itu kembali tampil cemerlang pada Kompetisi Bundesliga. Sancho mencetak hattrick saat Dortmund berpesta gol dan menenggelamkan tuan rumah Padeborn 6-1, pada pekan ke-29, di Benteler-Arena, Padeborn, Senin (01/6/2020) dinihari.

Sancho membuat hattricknya pada i menit ke-57, 74, dan 90+1. Tiga gol sisanya dibagi Thorgan Hazard (54'), Achraf Hakimi (85'), dan Marcel Schmelzer (89').  Sedangkan tuan rumah mendapat satu gol lewat penalti Uwe Huenemeier (72'). 

Dilansir Squawka, tiga gol ke gawang Paderborn menjadikan Sancho mengukir sejarah di Bundesliga. Yakni untuk kali pertama mencatatkan hat-trick bagi Dortmund. Trigol tersebut turut menajamkan statistik Sancho di sepanjang 2019/2020. Dalam 39 penampilan, Sancho sudah menciptakan 20 gol dan 20 assist bagi Die Borussen.Torehan itu dinilai spesial bagi pemain yang masih 20 tahun.

Trigol itu menandai hat-trick pertama dalam karier pesepakbola berusia 20 tahun itu. Dengan demikian, Sancho berarti sudah mengemas 30 gol di Bundesliga, untuk menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi yang berhasil mencapainya.

"Saya kira dia salah satu yang terbaik di generasinya," puji gelandang Dortmund Axel Witsel dikutip Omnisport. 

"Dia masih bisa berkembang lebih baik lagi karena dia masih sangat muda. Tapi aku yakin di posisi dia, sebagai seorang winger, dia akan menjadi salah satu yang terbaik,"kata Witsel.

Berkat tiga angka tambahan ini Dortmund masih terus mengintimidasi dalam persaingan dengan Bayern Munchen saat perebutan gelar juara Bundesliga musim ini. Si Kuning Hitam tetap di peringkat kedua klasemen Liga Jerman dengan perolehan 60 poin hasil 29 pertandingan, terpaut tujuh poin dari Bayern. Sedangkan Paderborn tetap jadi juru kunci klasemen dengan 19 poin.

Bagi Sancho, bukan hanya torehan tiga golnya jadi perhatian. Perayaan golnya membuatnya jadi perbincangan, bahkan pujian. Sancho merayakan gol dengan memperlihatkan kaus bertuliskan Justice for George Floyd, atau 'Keadilan untuk George Floyd'. Hal itu dilakukan sebagai sikap protes atas tewasnya warga Amerika Serikat George Floyd, akibat tercekik saat diamankan kepolisian di Minneapolis. Leher pria 46 tahun itu ditekan ke aspal dengan lutut petugas hingga tewas. Hal itu membuat masyarakat turun ke jalan memprotes polisi. 


Hingga kini Sancho dikhabarkan santer diincar Manchester United. DIa juga menjadi pesepakbola Inggris yang kembali mencatatkan 15 gol dan 15 assist lebih di satu musim di salah satu liga top Eropa. Sebelumnya ada Matthew Le Tissier yang melakukannya di Southampton pada tahun 1994/1995. (hbd)
×
Berita Terbaru Update