Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PGN Patriot Garuda Bagi-bagi Teh Rosela

Rabu, 03 Juni 2020 | 08.01 WIB Last Updated 2020-06-03T01:01:46Z


JOMBANG (DutaJatim.com) - Memperingati hari kelahiran Pancasila, ormas kebangsaan multi agama, multi budaya, dan multi ras PGN Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur kembali melakukan kegiatan bhakti sosial dengan membagikan teh rosela secara gratis.

Dijumpai di lokasi kagiatan bhakti sosial, Drs KH Akhmad Baidhowi MTS, selaku Panglima PGN Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memperingati hari kelahiran Pancasila 1 Juni. Untuk itu PGN Jatim tidak sekadar mengajak rakyat memperingati hari kelahiran Pancasila saja, namun juga mengingat dan mengamalkan roh Pancasila. 

"Yakni gotong royong karena kami ingin rakyat semakin mencintai Pancasila dan menghayati sila sila dan butir butir yang terkandung dalam Pancasila," terang Abah Baidhowi.

Disinggung mengenai mengapa melakukan bhakti sosial dengan cara unik yakni membagikan teh rosela gratis di sejumlah lokasi di Jombang, Mojoagung, dan Mojokerto, Abah Baidhowi menuturkan bahwa rosela sangat dalam maknanya secara filosofis di hari kelahiran Pancasila ini dan di tengah rakyat yang akan menyambut new normal.

"Dari segi warna merah terang simbol keberanian, kebersamaan, ketenteraman. Dalam segi rasa, rosela ini rasanya asam asam tapi sangat menyegarkan. Dari segi kandungan rosela ini kaya akan vitamin C, Nah di tengah rakyat akan menghadapi new normal sangat baik sebagai antibodi rakyat agar selalu sehat dan segar bugar," katanya.

Kegiatan bhakti sosial PGN Jawa timur membagikan rosela ini, kata dia, juga sebuah doa dan harapan agar bangsa kita segera pulih kembali seperti sedia kala.

Lebih lanjut Sekretaris PGN Jawa Timur AR Waluyo Wasis Nugroho yang juga ditemui di lokasi menambahkan bahwa kegiatan membagikan teh rosela gratis di Jombang, Mojoagung, Mojokerto, dan Surabaya ini merupakan bagian dari Program PGN Jawa Timur yakni Gerakan Tengok dan Peduli Tetangga.

Giat bagikan rosela gratis di Surabaya dipimpin langsung oleh Panglima PGN Surabaya Gus Hamid Alamuddin, di Mojokerto oleh Ki Wiro Kadek dan Gus Amrozi Moenasir Ali selaku panglima dan ketua PGN Kabupaten Mojokerto.

Waluyo Wasis Nugroho mengharapkan agar segenap stakeholder bangsa ini mulai dari pemerintah pusat, Provinsi, kabupaten/kota  hingga sampai kelurahan agar kompak dan rukun dalam setiap kebijakan soal pandemi Covid-19 sampai new normal hingga keadaan normal seperti sedia kala.

Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur juga meminta kepada kelompok oposisi untuk berpikir positif dan lebih melihat secara luas kebijakan pemerintah. "Kritis boleh namun yang membangun, bukan untuk dimainkan sebagai alat propoganda untuk kepentingan politik yang membuat ricuh dan gaduh rakyat, itu sangat tidak baik dan malah merugikan rakyat serta membingungkan rakyat yang sedang susah nan menderita di saat pendemi covid 19 ini. Momentum hari kelahiran Pancasila kita gunakan untuk refleksi agar rukun dan kompak demi rakyat, bangsa dan negara sesuai roh Pancasila yakni gotong royong," katanya.(zs)
×
Berita Terbaru Update