-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tiru Jennifer Aniston, Brad Pitt Ikut Sumbang 1 Juta Dolar AS untuk Color of Change

Senin, 15 Juni 2020 | 20.18 WIB Last Updated 2020-06-15T13:18:18Z

Aktor Brad Pitt dan Jennifer Aniston dikabarkan rujuk setelah 15 tahun berpisah.

REPUTASI selebritas bukan ditentukan oleh ketampanan atau kecantikannya. Bukan juga oleh popularitasnya. Apalagi hanya aksi sensasionalnya saja. 

Reputasi para pesohor itu ditentukan oleh sikap pedulinya kepada sesama. Suka menolong. Memanfaatkan popularitas dan kekayaan untuk membantu kaum papa yang miskin. Tertindas. Yang mengalami diskriminasi

Reputasi itu ditunjukkan aktor Brad Pitt dan Jennifer Aniston. Brad Pitt telah menyumbang dengan angka yang sama dengan Jennifer Aniston sebesar 1 juta dolar AS untuk organisasi keadilan rasial Color of Change. 

Dalam hal ini,  Brad Pitt meniru jejak mantan istrinya Jennifer Aniston yang lebih dahulu mendonasikan dengan jumlah yang sama.

Menurut editor di Entertainment Tonight, Aniston diam-diam telah menyumbangkan sejumlah uang ke berbagai badan amal, termasuk Color of Change. Sebuah organisasi yang dibentuk setelah Badai Katrina untuk menggunakan sumber daya daring untuk memperkuat suara politik orang Afrika-Amerika, awal bulan Juni 2020.

Dan pada hari Sabtu, surat kabar Daily Mirror Inggris melaporkan bahwa Brad Pitt, aktor dalam film Once On a Time in Hollywood itu telah menyamai jumlah nominal yang didonasikan Aniston. Brad Pitt  mengaku merasa sangat terpengaruh oleh kematian George Floyd. Seorang pria keturunan Afrika-Amerika yang meninggal dunia setelah lehernya digencet lutut polisi Minneapolis, Minnesota, AS pada Mei lalu. Kematian Floyd memicu demonstrasi akbar di AS.

"Brad benar-benar terlibat dengan badan amal itu karena Jen dan mengatakan dia akan menyamai jumlah donasinya," kata seorang sumber seperti dilansir dari laman Ace Showbiz.

Brad Pitt juga  ikut demonstrasi pekan ini dan berada di rumah Jen keesokan harinya. "Mereka berdua sangat bersemangat dan ingin membantu sebanyak yang mereka bisa," katanya. 


Protes terhadap rasisme sistematis telah berlangsung sejak kematian Floyd bulan lalu. Demonstrasi masih terus berlanjut di seluruh dunia di tengah seruan untuk mengakhiri ketidakadilan rasial. (rpk)



 

 

×
Berita Terbaru Update