-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bangkit di Tengah Covid: Kena PHK, Agus Sukses Jadi Tukang Cukur Online

Senin, 06 Juli 2020 | 11.49 WIB Last Updated 2020-07-06T04:49:09Z


JAKARTA (DutaJatim.com) - Pandemi Covid-19 kadang berbuah hikmah. Seseorang kadang baru muncul kreativitasnya ketika dalam kesulitan. Ketika dihadapkan pada musibah dan bencana. Jadi, ketika kena musibah, bersabar dan tawakkallah. Lalu bangkit dan berkreasilah!


Para pelaku usaha kecil harus punya motivasi untuk bertahan, lalu bangkit, dan berlaku kreatif. Salah satunya bisa dilihat pada tukang cukur online ini. Semula dia harus door to door atau mendatangi pelanggannya langsung ke rumah. Namun kini Agus Mustofa, pemilik Mustofa Barber House itu, sudah tidak lagi.


Kepada Sandiaga Uno yang tak lain pemilik acara Jemput Rezeki, Agus menceritakan awal mula usahanya ini dimulai. Agus memulai kariernya sebagai tukang cukur rambut sejak 2018. Saat itu, Agus yang bekerja sebagai seorang mekanik baru saja di-PHK oleh perusahaan tempat dia bekerja.

"Awalnya aku dapat 'pensiun dini', Alhamdulillah dapat uang pesangon lumayan besar bisa buat beli alat bisa buat nyewa ruko," kata agus. 

Namun ternyata, Tuhan berkehendak lain. Uang sejumlah Rp10 juta yang awalnya untuk menyewa ruko digunakan untuk merawat sang ibu yang saat itu jatuh sakit, juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Agus pun terpaksa menjalankan usahanya di ruang tamu rumahnya yang berada di dalam gang sempit di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

"Itu ruang tamu aku sulap jadi barbershop," ujar Agus. Meski begitu, Agus tak patah semangat.

Dia selalu mempromosikan usaha cukur rambutnya melalui platform media sosial. Sehingga, Agus dapat memperoleh permintaan untuk mencukur ke rumah pelanggannya.

"Jalan satu-satunya saya inisiatif dengan posting di media sosial. Alhamdulillah meskipun pelanggan-pelanggan saya banyak yang rumahnya jauh tapi mereka puas dengan hasil cukuran saya," katanya.

Kerja keras yang dijalani Agus  ternyata menghasilkan Omzet yang cukup menjanjikan. Agus mengatakan ia biasa memperoleh omzet Rp8 juta.

Dengan omzet yang mendekati modal tersebut, Agus ingin semakin mengembangkan usahanya. Salah satunya, dengan menyewa tempat usaha yang lebih luas dan merekrut karyawan.

Sandiaga mengapresiasi keputusan Agus yang "banting stir" dari seorang mekanik menjadi tukang cukur rambut. Menurutnya, seorang pengusaha harus mampu menciptakan inovasi-inovasi baru untuk dapat bertahan dan mengembangkan usahanya.

"Percayalah, inovasi digital dan pendekatan revolusi industri 4.0, kita beradaptasi dengan inovasi terbaru. Hari ini memiliki gerai sendiri tanpa mengeluarkan banyak modal omzetnya sudah hampir sama dengan modal," ungkap Sandiaga.

Ia juga mengajak para pengusaha kecil untuk terus berinovasi dan bekerja keras dalam mengembangkan usahanya. 

"Siapa tahu di tengah pandemi Covid-19 ini bukannya musibah kita justru mendapat hikmah yang berujung pada berkah," ujar Sandiaga.

Sandiaga lalu membagikan kisah inspiratif dan perjuangan Agus Mustofa di acara 'Jemput Rezeki' yang tayang di Indosiar, pada Sabtu 4 Juli 2020, pukul 06.30 WIB.(vvn)

 



×
Berita Terbaru Update