-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bertemu Wakil Walikota Solo yang Positif Covid-19, Jokowi Segera Dites Swab

Jumat, 24 Juli 2020 | 17.24 WIB Last Updated 2020-07-24T10:24:57Z

Purnomo dan Gibran sempat berebut tiket PDIP untuk maju Pilkada Solo.


JAKARTA (DutaJatim.com) - Pertemuan antara Presiden Jokowi  dan Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo --yang juga rival putra Jokowi Gibran Rakabuming Raka dalam perebutan rekom PDIP di pilwakot Solo--heboh bukan karena keduanya membicarakan politik pilkada Solo di Istana tapi juga karena Purnomo ternyata kemudian diketahui positif virus Corona (COVID-19). Hal itu dikhawatirkan Purnomo bisa menularkan virus Corona ke Presiden Jokowi.

Karena itu Jokowi pun  akan segera menjalani tes swab. Bahkan tes swab itu lebih cepat dari jadwal rutinnya.


"Khusus terkait wakil walikota Solo, saya rasa Bapak Presiden akan melakukan swab lebih cepat dari biasanya setelah mendengar wakil walikota Solo positif," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dimintai konfirmasi, Jumat (24/7/2020) seperti dikutip dari detikcom.


Heru mengatakan protokol kesehatan di Istana secara ketat diterapkan, termasuk kepada tamu yang bertemu Jokowi. Tamu diwajibkan menjalani rapid test Corona.

"Saya yakin dan semoga Istana tetap steril. Contoh saja saya baru kemarin swab dan hasilnya negatif dan saya sering dan tiap hari berinteraksi dengan Bapak Presiden," kata Heru.

Sebelumnya Wakil Walikota Solo Purnomo dinyatakan positif virus Corona. Namun dia mengaku merasa dirinya sehat. 

Purnomo mengatakan saat ini dia sedang menjalani karantina di rumah. Dia mengetahui kabar tersebut kemarin sore.

"Saya merasa sehat sekali. Nggak ada keluhan," kata Purnomo saat dihubungi wartawan, Jumat (24/7/2020).

Kabar tersebut juga dibenarkan oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo. Menurutnya, Purnomo telah menjalani tes swab dan baru diketahui hasilnya positif.

"Sebelumnya sudah melakukan swab, hasilnya masih belum jelas. Tapi yang kedua sudah positif," kata Rudy kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

Menurutnya, kondisi Purnomo tidak mengalami gejala sakit. Karena itu Purnomo diperbolehkan dikarantina secara mandiri di rumah.

Setelah itu, Dinas Kesehatan juga akan melakukan tracing kepada siapa saja yang pernah bertemu Purnomo. Tes swab akan segera dijadwalkan.

"Pokoknya tidak usah khawatir. Tidak usah takut, nanti malah stres. Kita ikuti swab, semoga negatif semua," katanya.

Setelah gagal dapat tiket PDIP, Achmad Purnomo sendiri masuk ke dalam tim pemenangan calon walikota dan calon wakil walikota Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Purnomo ditunjuk sebagai penasihat tim pemenangan Pilkada Solo 2020.


"Beliau saya minta jadi penasihat tim pemenangan. Saya juga penasihat. Sudah saya sampaikan ke beliau (Purnomo)," kata Rudy yang juga Ketua DPC PDIP Solo itu.

Selaku Ketua DPC PDIP Solo, Rudy juga bertugas sebagai penanggung jawab tim pemenangan. Kemudian ketua tim pemenangan akan diisi oleh Putut Gunawan.

Seperti diberitakan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo di Istana Presiden itu untuk membahas rekomendasi PDIP bagi sang putra, Gibran Rakabuming Raka. Pertemuan keduanya pun  disorot publik. Jokowi dinilai tak seharusnya mencampur urusan negara dengan urusan pribadinya--dalam hal ini pencalonan Gibran dalam Pilkada Solo.


"Kita sudah mengingatkan Presiden supaya membedakan urusan negara dan urusan keluarga. Ini bisa menjadi sentimen negatif, Presiden bisa tergelincir karena ada perilaku abuse of power. Menggunakan fasilitas Istana untuk bahas masalah internal partai," kata pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago kepada wartawan, Jumat (17/7/2020) lalu.

Untuk diketahui, Purnomo dan Gibran sebelumnya berebut tiket rekomendasi DPP PDIP untuk melaju di Pilwalkot Solo. Namun  DPP PDIP kemudian secara resmi mengumumkan rekomendasi itu jatuh ke tangan Gibran. (det/wis)


×
Berita Terbaru Update