-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Berwisata ke Dieng, Wisatawan Meningkat Gegara Penasaran Embun Es

Minggu, 26 Juli 2020 | 09.50 WIB Last Updated 2020-07-26T02:50:34Z
Wisatawan banyak mendatangi Dieng meski belum secara resmi dibuka. (detikcom)


BANJARNEGARA (DutaJatim.com) - Destinasi wisata Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara Jawa Tengah dibanjiri wisatawan Minggu (26/7/2020) hari ini. Padahal lokasi wisata ini belum secara resmi dibuka mengingat masih belum memasuki new normal. 

Namun wisatawan ingin segera melihat fenomena alam langka di Dieng. Yakni munculnya kembali embun es di gunung ini. Namun tidak semua kawasan memiliki embun es, melainkan hanya di sekitar kompleks candi Arjuna saja.

Fenomena itu dipicu suhu pagi hari ini yang memang mendekati minus 3,5 derajat celsius. Dan munculnya embun es hari ini merupakan ketiga kalinya secara berturut-turut. 

Berdasarkan alat pengukur suhu udara thermometer, suhu udara terus turun dari hari Jumat (24/7/2020) lalu. Yakni, 0 derajat, lalu esok harinya turun menjadi minus 3 derajat dan Minggu hari ini mendekati minus 3,5 derajat celsius.

"Suhu udara hari ini di Dieng hampir minus 3,5 derajat celsius. Terutama di kompleks Candi Arjuna," terang Aryadi Darwanto, Kasubag Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara seperti dikutip dari detikcom, Minggu (26/7/2020).


Dan karena embun yang membeku akibat turunnya suhu udara ini hanya terjadi di sekitar kompleks Candi Arjuna maka  area perkebunan kentang milik warga masih aman dari bahaya embun es atau biasa disebut bun upas.

"Embun es ini baru di sekitar komplek Candi Arjuna. Tidak sampai ke kebun warga," katanya.


Dia mengatakan  suhu udara di Dieng sudah mulai turun sejak Sabtu (25/7) malam. Pada pukul 20.00 WIB, suhu udara sudah mulai turun di bawah 10 derajat celsius.

Embun pagi ini jadi es di Dieng. (detikcom)



Fenomena ini membuat masyarakat penasaran. Meski obyek wisata Dieng belum resmi dibuka, namun kunjungan wisatawan pada Sabtu naik hingga 3 kali lipat. Bahkan diperkirakan Minggu ini lebih banyak lagi.

Kepala UPT Dieng, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Sri Utami mengatakan, kunjungan wisatawan di Dieng meningkat. Menurutnya, banyak wisatawan yang mengaku penasaran dengan adanya fenomena embun es.

"Sebenarnya dibuka secara umum rencananya masih awal Agustus. Sekarang baru dibuka skala kecil, simulasi. Tetapi, hari ini yang datang ke sini lebih banyak 3 kali lipat, karena tadi pagi muncul embun es," ujarnya.


Ia pun terus mengingatkan kepada wisatawan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari menjaga jarak, memakai masker dan cuci tangan.

"Kami ingatkan melalui pengeras suara agar terus jaga jarak. Kami juga sudah membuat tempat cuci tangan di beberapa titik di obyek wisata Dieng," kata dia.

Selain itu, juga menyiapkan jaket tebal. Mengingat suhu udara di dataran tinggi Dieng kerap turun hingga minus derajat.

"Jadi selain mentaati protokol kesehatan, juga harus menyiapkan jaket tebal yang hangat. Karena sekarang ini musim kemarau dan suhu bisa minus. Kaya hari ini, sampai muncul embun es," katanya. (det/wis)


×
Berita Terbaru Update