Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia, Begini Proses Pemulangannya

Kamis, 30 Juli 2020 | 23.41 WIB Last Updated 2020-07-30T16:48:01Z
Djoko Tjandra berbaju tahanan warga oranye dan tangan diborgol. (beritasatu)



JAKARTA (DutaJatim.com) - Akhirnya buronan paling dicari (most wanted) Djoko Tjandra kembali ke Indonesia. Kali ini Djoko Tjandra tidak berstatus buron seperti beberapa waktu lalu saat kucing-kucingan masuk Indonesia mengurus e-KTP dan kasus hukumnya di pengadilan, tapi sebagai terpidana yang baru saja ditangkap di Malaysia. Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdanakusumah Kamis 30 Juli 2020 malam sekitar pukul 22.40 WIB.   

Proses pemulangan Djoko Tjandra melibatkan sejumlah pihak. termasuk Kepolisian dan Kedubes RI di Malaysia.




Pantauan di Bandara Halim, buron terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali pada 1999 itu terlihat mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Djoko Tjandra terlihat mengenakan masker dan celana pendek berwarna hitam ketika dijemput sejumlah petugas Polri.

Setibanya di Bandara Halim Perdanakusumah, Djoko Tjandra langsung digiring masuk ke mobil. Dia dijaga ketat oleh aparat kepolisian untuk dibawa ke Bareskrim Polri. "Kita bawa ke Bareskrim," kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono di Bandara Halim Perdanakusumah.

Djoko terlihat mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan tangan diborgol. Sejumlah petugas kepolisian tampak mengawal Djoko Tjandra. Mereka mengenakan baju hitam dan juga masker.  

Namun, Djoko Tjandra sempat terlihat tidak mengenakan masker. Ternyata, saat turun dari pesawat, salah satu petugas dari kepolisian mencopot masker yang dikenakan oleh Djoko.

Kemudian, saat digelandang para petugas, Djoko terlihat kembali mengenakan maskernya lagi. Djoko ditangkap di Malaysia. Penangkapan buronan kelas kakap tersebut dipimpin langsung oleh Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Dilaporkan, penangkapan Djoko Tjandra sendiri merupakan hasil kerja sama kepolisian, Kedubes RI di Malaysia, dan proses lobi dengan pemerintah Malaysia. Djoko Tjandra menjadi buronan selama 11 tahun. Djoko diterbangkan dari Malaysia ke Indonesia dengan menggunakan pesawat non komersial. (hud)

×
Berita Terbaru Update