-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pilih Gibran Jadi Calon Walikota Solo, PDIP dan Jokowi Dinilai Langgengkan Dinasti Politik

Friday, July 17, 2020 | 16:19 WIB Last Updated 2020-07-17T09:19:35Z


JAKARTA (DutaJatim.com) - PDI Perjuangan resmi mengusung Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Solo pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.  Hal itu disampaikan saat DPP PDI Perjuangan mengumumkan nama-nama calon kepala daerah yang akan diusung dalam Pilkada Serentak 2020 secara virtual pada Jumat, 17 Juli 2020. Pengumuman langsung disaksikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan ada 45 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020.  Menurut dia, agenda-agenda kepartaian tetap berjalan di tengah pandemi COVID-19 termasuk proses penjaringan terhadap calon kepala daerah untuk Pilkada 2020. Tentu, ini menjadi momentum yang sangat baik bagi seluruh kader PDI Perjuangan bersatu membantu rakyat.

"Sesuai arahan Ibu Ketua Umum, seluruh jajaran partai terus mengedepankan spirit kemanusiaan dan kerakyatan. Dalam konteks itu, maka seluruh pengumuman calon kepala daerah agar semua bergerak membantu rakyat," kata Hasto dikutip dari YouTube PDI Perjuangan.

Selanjutnya, pengumuman 45 nama calon kepala daerah dibacakan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang mendampingi Megawati Soekarnoputri. Dari 45 nama tersebut, ada nama putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka yang maju sebagai calon Walikota Surakarta, bersama Teguh Prakosa yang menjadi calon Wakil Walikota Surakarta. Keduanya merupakan kader PDI Perjuangan. Kemudian, Kabupaten Sukoharjo ada Etty Suryani diusung sebagai calon Bupati, bersama Agus Santosa sebagai calon Wakil Bupati Sukoharjo.

Selanjutnya, PDI Perjuangan juga mengusung Fadia Arafiq sebagai calon Bupati Pekalongan didampingi Riswadi menjadi calon Wakil Bupati Pekalongan, Jawa Tengah. Sementara, Kabupaten Purworejo mengusung Agustinus Susanto sebagai calon Bupati dengan Rahmad Kabuli Jarwinto sebagai calon Wakil Bupati Purworejo. 

Dinasti Politik


Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai Gibran Rakabuming Raka berpeluang besar memenangkan Pilkada 2020 di Solo. Namun pengusungan putra Presiden Jokowi ini dinilai bisa berdampak buruk bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Ini penanda buruk bagi PDIP karena akan dianggap sebagai Parpol yang melanggengkan dinasti politik,” ujar Dedi seperti dikutp dari Tempo, Jumat, 17 Juli 2020.

Menurut Dedi, pencalonan Gibran cukup dilematis mengingat tak punya pengalaman kepemimpinan publik. Sedangkan peluang Gibran di Pilkada dipengaruhi oleh statusnya
sebagai putra Presiden Jokowi. Hal itu juga yang membuat laju Gibran masih terganjal soliditas kader-kader PDIP di Solo.

Dedi juga menyayangkan dukungan Presiden Jokowi terhadap pencalonan Gibran sebagai walikota. Menurutnya, keputusan itu tak elok dan bisa menjadi upaya melanggengkan dinasti politik. “Sangat disayangkan, Jokowi seharusnya memberi tauladan, bukan malah ikut terlibat dalam upaya melangsungkan dinasti politiknya,” ujar Dedi. (vci/tmp)

Foto: Momentum Gibran Rakabuming Raka menjadi kader PDIP (liputan6.com).

×
Berita Terbaru Update