-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Arzeti Bilbina: Saya Bersaksi Abah Nur Orang Baik

Saturday, August 22, 2020 | 5:38 PM WIB Last Updated 2020-08-22T10:38:38Z

 

Arzeti Bilbina dan Cak Nur




SIDOARJO (DutaJatim.com) - Politisi PKB Arzeti Bilbina menyampaikan belasungkawa atas wafatnya  Plt Bupati yang juga Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin (Cak Nur). Cak Nur meninggal dunia terkonfirmasi akibat positif Covid-19.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Turut berbelasungkawa yg mendalam atas berpulangnya H. Nur Ahmad Syaifuddin,  Plt Bupati Sidoarjo. Sy bersaksi beliau adlh orang baik. Semoga segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT & dosa2nya diampuniNya. Khusnul khotimah abah Nur," kata Arzetti lewat akun Twitternya Arzeti Bilbina@sahabat_arzeti Sabtu 22 Agustus 2020 malam ini.

Seperti diberitakan DutaJatim.com, Cak Nur wafat Sabtu sore tadi.

 “Iya Beliau kena Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Dr Syaf Satyawarman saat dihubungi Sabtu 22 Agustus 2020 sore.


Syaf  mengatakan, sekitar 10 hari lalu ketika sakit dicurigai Cak Nur terpapar Covid-19. Telah disampaikan pula agar Cak Nur   melakukan swab. Namun yang bersangkutan tidak berkenan untuk diswab karena tidak merasakan adanya gejala. 

“Baru tadi setelah ditelepon oleh ajudan kondisinya sudah tak mau makan. Kondisinya semakin lemah. Kemudian hasil swabnya hari ini positif. Sebelumnya gak ada gejala, tapi akhir-akhir ini sudah ada sesak, batuk dan demam,” katanya. 


Seperti diberitakan DutaJatim.com, Nur Ahmad Syaifuddin yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini dinyatakan meninggal sore ini pukul 15.30 WIB. Dia sudah menjalani perawatan intensif selama 10 hari di RSUD Sidoarjo.


Nur Ahmad Syaifudin resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo pada Selasa 14 Januari 2020 lalu setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya. 

Nur Ahmad Syaifudin menjadi Plt Bupati Sidoarjo setelah bupati sebelumnya Saiful Ilah, terjerat kasus korupsi. 

Sepekan sebelum pelantikan Nur Ahmad Syaifuddin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Saiful Ilah ditangkap bersama sejumlah pejabat dan pihak swasta. Setelah proses pemeriksaan, Saiful Ilah kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Dengan wafatnya Cak Nur, panggilan akrab almarhum, Sidoarjo sekarang tidak memiliki bupati maupun wakil bupati. (gas/nas)

 

×
Berita Terbaru Update