-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Awan Bergulung Mirip Gelombang Tsunami Bikin Heboh Warga

Monday, August 10, 2020 | 9:31 PM WIB Last Updated 2020-08-10T14:31:45Z

 


BANDA ACEH (DutaJatim.com) - Muncul fenomena alam menarik di Aceh. Warga di daerah yang pernah dilanda gempa dan  tsunami ini dibuat heboh oleh pemandangan di langit berupa awan yang menggumpal seakan bergulung-gulung bagai gelombang tsunami pada Senin 10 Agustus 2020.

Warga Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya, Meulaboh,  kaget dengan munculnya awan aneh yang bergulung di langit tersebut. 


Kabar ini juga langsung menjadi viral di beragam media sosial, baik twitter, instagram dan kanal youtube.

Salah satu channel youtube sekitarkita membagikan video penampakan awan mirip tsunami tersebut. Video berdurasi 13.35 menit itu, menampilkan awan tsunami dari berbagai sudut pandang dan lokasi.

Awan tersebut berwarna abu-abu yang memanjang sepanjang puluhan meter mirip gulungan ombak tsunami di laut. 




Seperti dikutip dari Tempo.co, fenomena langit itu, kata Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary Djatmiko, merupakan awan yang sering disebut sebagai awan roll atau roll cloud.

Roll cloud, kata dia, merupakan salah satu jenis awan arcus (Arcus Clouds) atau awan rendah, panjang dan tipis. Hal itu terkait dengan awan hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang. 

"Awan tersebut terkadang terlihat di bawah awan Cumulonimbus," kata Hary  saat dihubungi, Senin, 10 Agustus 2020.

Awan tersebut berbentuk kolom horizontal yang dapat menggelinding atau bergulung panjang. Hal itu terjadi apabila dalam awan mengalami perbedaan arah angin di lapisan bagian atas dan bawah. Ini terjadi ketika suatu aliran udara dingin yang turun dari awan cumulonimbus sampai mencapai tanah.

Udara dingin itu, kata Hary, diindikasikan menyebar dengan cepat di sepanjang tanah kemudian mendorong udara lembab dan hangat yang ada di sekitarnya ke atas. 

"Saat udara ini naik, uap air mengembun membentuk pola awan arcus," kata Hary.

Selain itu, awan arcus juga mempunyai ketinggian hingga sekitar 6.500 kaki (sekitar 2.000 m atau 2 km). Saat awan arcus terbentuk dengan awan cumulonimbus dan downdraft, hal itu biasanya dikaitkan dengan hujan lebat atau hujan es, kilat atau petir dan angin kencang.

Ada dua jenis awan arcus, pertama shelf clouds yang merupakan awan rak yang sering dikaitkan dengan garis badai, dan sering kali dilaporkan sebagai awan dinding, awan corong, atau rotasi. Jenis kedua, roll clouds, yang muncul di wilayah Aceh itu. (tmp)
×
Berita Terbaru Update