-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Narkoba 80% 'Diimpor' dari Luar Negeri, Ada Pembiaran?

Wednesday, August 19, 2020 | 11:59 AM WIB Last Updated 2020-08-19T04:59:37Z

 

Dita



GRESIK (DutaJatim.com) - Kepala BNN Kabupaten Gresik, Supriyanto SH, menjelaskan bahwa peredaran narkoba di Indonesia 80 persen berasal dari luar negeri. Narkoba itu  didatangkan melalui jalur laut. 

Jumlah petugas yang terbatas daerah kepulauan yang sulit dijangkau memberi peluang bagi pengedar narkoba untuk memasukkan narkoba ke Indonesia.


"Kita bukan melakukan pembiaran, tetapi jumlah petugas yang terbatas juga luasnya daerah laut, sehingga kiriman narkoba dari luar negeri sangat gampang masuk ke dalam negeri," kata Supriyanto pada acara talk show P4GN Rabu 19 Agustus 2020 pagi di Hotel Pesona Kota Gresik. Acara ini juga dihadiri Ustadz Nur Fakih dan MUI Gresik dan pemerhati masalah narkoba Dita dari Surabaya.



Menurut Ustadz Nur Fakih dari MUI Gresik, perang dengan narkoba itu sebenarnya harus diawali dengan menghentikan sumber utama dari peredaran narkoba.

"Mengapa satu bandar besar ditangkap muncul bandar besar baru. Apa memang ada pembiaran?'' katanya.


Supriyanto mengajak peran masyarakat untuk ikut serta memberantas narkoba. Untuk itu diadakan acara ini dengan mendatangkan narasumber Dita dari   Surabaya.

"Semua pihak hendaknya ikut serta menghentikan peredaran, penggunaan dan penggunaan narkoba," kata Dita. (ngk)
×
Berita Terbaru Update