-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Perguruan Silat Setia Hati Lamongan Malam Suroan dengan Keceran dan Silaturrahmi

Thursday, August 20, 2020 | 4:06 PM WIB Last Updated 2020-08-20T10:06:59Z

 


LAMONGAN (DutaJatim.com) - Malam tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1442 H atau dalam tradisi Jawa disebut  malam 1 syuro disambut suka cita para pendekar Persaudaraan Setia Hati (SH) cabang Lamongan. Mereka menggelar acara "Keceran dan Silaturrahmi" di Desa Cluring Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, Rabu (19/8/2020)  malam hingga Kamis 20 Agustus 2020 dini hari.


Kegiatan itu sekaligus sebagai nguri-uri tradisi yang biasa dilakukan oleh perguruan silat pada  setiap bulan Muharram atau lebih dikenal suroan. Namun kali ini tidak semeriah tahun lalu lantaran menjaga situasi dan kondisi di tengah pandemi Covid-19. 

Untuk itu kegiatan dialihkan di masing-masing ranting dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.




Pada kesempatan ini, Ketua Cabang Setia Hati Lamongan, Kadang Yono, saat diwawancarai wartawan mengungkapkan, atas nama pengurus cabang, dia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak aparat keamanan baik Polres, Polsek, Koramil, Kodim ataupun masyarakat sekitar, atas diizinkannya acara keceran ini sehingga bisa berjalan lancar aman dan kondusif.

Acara Keceran dan Silaturrahmi ini diikuti oleh 84 orang anggota baru. Mereka saling bersilaturrahmi antar-anggota. Acara sederhana itu pun berlangsung khidmat.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya menghimbau semua seduluran Setia Hati yang ada di Indonesia khususnya di Lamongan untuk selalu guyub, rukun, aman, tenteram  sesuai arahan dan ajaran Eyang Suro.

Bebas Pilih Cabup

Saat disinggung soal keterlibatan para pendekar dalam kompetisi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan pada Desember 2020 mendatang, dia menegaskan anggota bebas memilih pemimpinnya atau cabupnya.

"Akan dibebaskan anggotanya dalam kontestasi pilkada mendatang untuk mendukung sesuai pilihannya masing masing," katanya.

Sementara, pemangku pondok pesantren (Ponpes) Jatulma'ad yang juga kadang Setia Hati, Marzuqi, menyampaikan, dia mempunyai harapan besar, Setia Hati ini nantinya bisa menciptakan suasana yang kondusif di masyarakat dengan mengedepankan pembinaan akhlakul karima. "Karena itu merupakan tujuan Persaudaraan Setia Hati yang sejati dan sesungguhnya," katanya. (ful)
×
Berita Terbaru Update