-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Wisuda Perdana 470 Mahasiswa S1 dan Pasca Sarjana di IKHAC, Prof Dr KH Asep: Tahun Ini IKHAC Buka Program S3 dan Tahun Depan Dirikan International University

Sunday, August 30, 2020 | 11:55 AM WIB Last Updated 2020-08-30T04:55:22Z

 


MOJOKERTO (DutaJatim.com) - Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, mengungkapkan, para mahasiswa  dari seluruh propinsi di Indonesia dan sembilan negara yang telah meluluskan program studi Strata1 (S1) dan Program Strata2 (S2) dari Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Pacet Mojokerto Jawa Timur, Indonesia, hendaklah jangan berhenti dan berpuas diri untuk program studi di S1 dan S2. Tapi teruslah belajar dan raih program doktoral (Strata 3). 

"Anak-anakku yang telah diwisuda hari ini, jangan berhenti belajar dan menunut ilmu di tingkat sarjana S1atau S2 saja. Teruslah belajar dan raih gelar kesarjanaan hingga S3 di sini. Karena tahun ini Institut KH Abdul Chalim sudah membuka Program Doktoral  (S3) dan tahun depan (tahun 2021) mendirikan International University," jelas Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim (Kiai Asep).

Guru Besar Kiai Asep yang juga pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah ini memberikan sambutan pembukaan di depan sebanyak 470 Wisudawan Strata1 dan Pasca Sarjana Perdana di kampus Institut KH Abdul Chalim, kompleks Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kembangbelor, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Ahad (30/8/2020) siang. 

Hadir dalam acara wisuda ini adalah Dirjen Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag RI, Prof Dr Ir Ali Romdloni, Kepala  Kanwil Kemenag Jawa Timur, H Ahmad Zayadi, sejumlah dosen luar biasa dari Universitas Al Azhar Kairo Mesir, para pendiri pondok pesantren se-Indonesia serta para walisantri dan walimahasiswa.

Dari data lapangan, sesuai penjelasan Kepala Badan Administrasi Kemahasiswaan IKHAC, Ainul Yaqin, MPd, pelaksanaan wisuda perdana ini tetap mengedepankan protokol syar'iyah Islamiyah dan prokoler kesehatan. Karena itu dari tempat duduk para undangan pun menggunakan posisi duduk di kursi yang berjarak 0,5-1m meter, seluruh peserta wisuda dan undangan pakai masker dan sebagainya.

" Selain itu, agar bisa melaksanakan protokoler  kesehatan dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, waktu wisuda dijadikan dua sesi waktu, yakni siang sejak pukul 09.00 diwisuda 235 wisudawan/wi dan separonya lagi diwisuda pada pukul 14.00," kata Ustadz Ainul Yaqin saat ditemui sebelum acara wisuda dimulai.

Lebih lanjut Kiai Asep mengatakan, agar seluruh mahasiswa yang belajar di IKHAC bisa manfaatkan silaturahmi dan mempererat ukhuwah antarmahasiswa. Karena di kampus sini terdapat mahasiswa yang berasal dari sembilan negara di luar Indonesia. Selanjutnya ada mahasiswa reguler yang berasal dari seluruh propinsi di Indonesia.

Untuk itu, lanjut Kiai Asep, mahasiswa harus terus belajar dan bercita-cita yang setinggi-tingginya. Agar kelak bisa mempercepat bangsa Indonesia dan negeri asal mahasiswa cepat maju dan sejahtera. Khususnya bangsa Indonesia butuh kiprah dan peran anak-anak kader bangsa semuanya. (tau)
×
Berita Terbaru Update