-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diskusi buku “Humanity of Muhammad” Karangan Prof. Craig Considine, Ph.D.

Minggu, 27 September 2020 | 04.51 WIB Last Updated 2020-09-26T21:55:25Z

 



JAKARTA (DutaJatim.com) -
Insya Allah hari ini Minggu, 27 September 2020, pukul 9 pagi waktu Amerika bagian Timur (US Eastern Time) akan kami hadirkan kembali Prof. Craig Considine dalam acara mingguan Bincang Serius tapi Santai (SerSan). 


Kali ini beliau akan hadir sebagai penulis (author) buku terbaru berjudul “Humanity of Muhammad” atau aspek-aspek kemanusiaan Muhammad SAW. 


Buku ini menjadi unik karena beberapa alasan:


1. Ditulis oleh seorang ilmuan, Professor dalam bidang anthropology, dan non Muslim (Katolik), tapi sangat jujur dalam menyampaikan isu-isu kemanusiaan Rasulullah SAW. 


2. Justeru ditulis oleh seorang akademisi Amerika yang saat ini banyak terpengaruh oleh miskonsepsi Islam, khususnya mengenai Rasulullah SAW. 


3. Dituliskan dengan metode penelitian yang dalam dan panjang, sehingga memiliki dasar dan referensi yang cukup solid.


4. Mendapat endorsement atau pengakuan dari banyak tokoh/Cendekiawan Muslim. Kebetulan saja saya adalah salah seorang endorser (memberikan testimoni) pada buku ini.


Dan banyak lagi alasan lain kenapa buku Humanity of Muhammad ini penting untuk dibaca dan diketahui. 


Bagi saya, ketika seorang non Muslim, yang sekaligus cendekiawan, menulis dan mengekspresikan kekagumannya kepada Rasulullah SAW adalah sesuatu yang perlu diapresiasi. Terlebih lagi di saat Islam sangat disalah pahami. 


Saya mengenai Dr. Considine sudak cukup lama, sekitar 2007 yang lalu. Saat itu beliau masih kuliah S1 di George Washington University di bawah asuhan Prof Akbar Ahmed, yang juga mantan Dubes Pakistan ke Inggris, melakukan penelitian tentang Islam di Amerika. Kebetulan saya salah seorang yang dijadikan narasumber untuk tujuan itu.


Sejak itu kami melanjutkan komunikasi hingga beliau berhasil menyelesaikan jenjang pendidikannya yang tertinggi, hingga saat ini menjadi Professor di Rice University Houston. 


Dua tahun lalu Dr. Considine hadir dalam acara tahunan Nusantara Foundation sebagai pembicara utama (keynote speaker). 


Satu hal yang membanggakan dan saya apresiasi dari Dr. Considine adalah konsistensi dalam membela apa yang dianggap benar. Bahkan tidak jarang hal itu ditentang oleh arus banyak. 


Sebagai non Muslim, pembelaan kepada Islam bukan hal mudah. Membela Rasulullah SAW di rana publik, apalagi di media sosial bukan bukan hal gampang. Karena pastinya akan dituduh dengan berbagai tuduhan. 


Semoga konsistensi beliau ini dicatat sebagai “jalan” menuju kebaikan besar baginya di masa mendatang. Apapun bentuk kebaikan itu, biar Allah yang menentukan. 


Ikuti diskusi ini pada Minggu lusa seperti yang disebutkan di awal catatan ini. (*)

Utteng Al-Kajangi.
×
Berita Terbaru Update