-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pamekasan Zona Kuning, 235 Pasien Corona Sembuh dan 22 Dirawat

Selasa, 01 September 2020 | 16.06 WIB Last Updated 2020-09-01T09:06:47Z

 



PAMEKASAN (DutaJatim.com) -Perkembangan angka kesembuhan pasien Covid 19 di Pamekasan terus meningkat. Dari 13 kecamatan yang ada di Pamekasan 8 kecamatan sudah berada dalam zona kuning atau tingkat resiko kecil dan sisanya 5 kecamatan berada dalam zona orange atau tingkat resiko sedang. Tidak ada satu pun kecamatan yang berada dalam zona merah atau resiko tinggi.


Data yang berhasil dihimpun di  Sekretariat Satgas Covid 19 Pemkab Pamekasan menyebutkan bahwa hingga Selasa (1/9/2020 ) jumlah warga yang terkonfirmasi positif Corona sebanyak 282 orang. Dari jumlah itu yang sembuh sebanyak  235 orang (82,4 %). Yang sedang dirawat sebanyak 22 orang (7,7%) dan yang meninggal 27 orang (9,5%).


Yang menarik angka kesembuhan terus bertambah dengan cepat sedangkan angka jumlah pasien yang dirawat berjalan statis atau tidak naik. Selain itu yang sangat menggembirakan pula angka  kematian sudah tidak ada lagi sejak empat bulan terakhir ini. 


Dr Marsuki Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan saat mendampingi Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengungkapkan pola penanganan terhadap penderita Covid 19 kini sudah berubah. Kalau sebelumnya semua orang yang terconfirmasi positif  harus dirawat atau dikarantina di Rumah Sakit. Kini bagi yang sehat atau Orang Tanpa Gejala (OTG) harus isolasi mandiri.


“Sesuai dengan pedoman yang baru, dulu semua covid itu kan dirawat, sekarang kalau OTG artinya orangnya sehat tapi dia terinfeksi covid, dia diisolasi mandiri dirumah dengan tetap dalam pengawasan dokter. Dilihat dari jumlahnya lebih banyak yang isolasi mandiri dibanding yang masih dirawat itu,” kata Dr Marsuki, Selasa (2/9/2020).


Semakin baiknya angka kesembuhan, lanjut Marsuki, disebabkan karena masyarakat sudah mengetahui tata cara mencegahnya maupun bagaimana tatacara membunuh virus yang masuk dalam dirinya. Yakni dengan menjaga daya tahan tubuh yang baik dan masyarakat kini sudah mengetahui tata  cara meningkatkan daya tahan tubuh. 


“Dengan istirahat yang teratur, asupan makanan yang cukup gizi dan vitamin yang dibutuhkan. Olahraga teratur, menjaga pikiran yang tenang. Jadi masyarakat kini sudah tahu mungkin tata cara mengatasi dan meningkatkan imunitas jika terpapar corona. Jadi jangan semakin stres jika terkena covid,”  tandasnya. 


Bagaimana dengan usia penderita? Usia tua atau muda sama saja terpapar covid, yang penting menjaga imunitas. Dia menegaskan usia tua memang lebih rentan.  Namun dengan imunitas yang baik, akan bisa bertahan namun jika imunitas  lemah kecapaian kelelahan, maka sekalipun usia muda akan mudah terjangkit. 


Selain karena baiknya kesadaran masyarakat, kata Marsuki,  bagusnya kenaikan kesembuhan karena perubahan pedoman  penanganan penderita Covid-19. Kalau sebelumnya pasien dinyatakan sembuh jika negatif dua kali tes swab,  kini pasien dinyatakan sembuh sekalipun tanpa tes swab apabila sudah menjalani isolasi 15 hari,  dan selama dalam isolasi kondisi fisik sehat. (mas)




.
×
Berita Terbaru Update