-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kades Ngenep Didemo Warga, Didesak Mundur, karena Diduga Berzina

Monday, October 26, 2020 | 1:58 PM WIB Last Updated 2020-10-26T06:58:51Z

 


MALANG (DutaJatim.com) - Puluhan warga Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang meluapkan kegeramannya terhadap Kades Ngenep Suwardi. Mereka berunjuk rasa mendesak agar Suwardi meluruskan isu asusila atau berzina yang diduga dilakukannya terhadap asisten rumah tangganya.

Beberapa di antara warga juga menyerukan tuntutannya agar Suwardi lengser dari jabatannya sebagai Kades Ngenep. Para warga merasa tercoreng jika dipimpin oleh kades yang diduga melakukan tindak asusila. 

Salah seorang pengunjuk rasa, Erik Ridhoi menuturkan, berdasarkan informasi yang banyak beredar menyebutkan jika Suwardi melakukan tindak asusila terhadap asisten rumah tangganya di sebuah villa di Kota Batu. 

Bahkan, menurut Erik, istri Suwardi mengetahui langsung hubungan antara Suwardi dan asistennya. Masyarakat menilai, adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan Suwardi.

"Nggak tahu juga karena suka sama suka apa paksaan. Apa yang dilakukan kepala desa pergi ke vila di Batu saat jam kerja?" ucap Erik penuh tanya.

Kelompok pengunjuk rasa ini kemudian merangsek masuk ke dalam ruangan Balai Desa Ngenep. Mereka meminta agar Suwardi hadir menemuinya. Namun Suwardi tak bisa ditemui, para warga hanya bertemu dengan BPD.

"BPD harus menyamapikan tuntutan warga ke kepala desa," sergahnya.

Ketua BPD Ngenep, Supriyana berjanji akan menampung keluhan warga sebagai bahan klarifikasi yang akan diajukan kepada Kades Ngenep, Suwardi. Supriyana mengaku jika isu itu, ia dengar sehari sebelum dilancarkannya aksi unjuk rasa.

"Kami akan tampung dulu, lalu dibicarakan dengan anggota. Terkait kebenarannya kami tidak tahu. Komunikasi kami dengan kades hanya sebatas pada pekerjaan saja," ungkapnya.

Terpisah, Kades Ngenep Suwardi mengelak jika dirinya melakukan tindak asusila. Tuduhan itu dianggap sebagai serangan untuk menjatuhkan reputasinya. Ia pun balik mendesak warga yang berunjuk rasa agar menunjukkan bukti jika tuduhan tersebut berdasar. Ia pun bersedia dilaporkan ke pihak berwajib asalkan ada bukti yang mengarah pada tindak asusila. 

"Sebagai kades saya terima dituduh karena banyak pihak yang tidak suka. Namun saya tidak berzina. Silakan lapor ke polisi asal ada bukti dan saya siap bertanggungjawab kalau terbukti," ujar Suwardi. (ndc)
×
Berita Terbaru Update