-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Transportasi Publik dan Wisata Kota Batu-Malang Raya Perlu Contoh Jogja

Monday, November 9, 2020 | 2:29 PM WIB Last Updated 2020-11-09T07:29:40Z

 


KOTA BATU (DutaJatim.com) - Salah satu kunci sukses pariwisata adalah kelancaran transportasi. Artinya, kemacetan harus bisa diminimalisir dan semua destinasi wisata bisa diakses dengan mudah. 


Bila transportasi umum sudah mengakses ke banyak tujuan wisata, warga pun diuntungkan bisa bepergian ke mana-mana tanpa membawa kendaraan sebab ada transportasi umum tersebut.


Kota Batu dan Malang Raya sebagai tujuan wisata utama di Jawa Timur perlu ada integrasi transportasi. Selain untuk melayani masyarakat setempat juga untuk para wisatawan. 


Untuk itu Kota Batu dan Malang Raya bisa mencontoh transportasi publik di Jogjakarta. Saat ini ada TRANSJOGJA ke PAKEM  Lewati PAdepokan ASA.


"Ini kabar gembira, bagi warga sekitar Kaliurang dan Pakem. Sejak sebulan ada bus TransJogja yang pakai aplikasi TemanBus. Untuk menuju Pakem — yang dikenal dengan RSJ Ghrasia — bisa lewat bus yang Condong Catur-Ngaglik-Pakem. Ini melewati UGM dan sepanjang Jl. Kaliurang," kata Sapto Anggoro, pemilik Padepokan ASA, Senin 9 November 2020.




Nah satu lagi yang jurusan Bandara Adi Sucipto-Ngemplak-Pakem. Kalau mau ke Padepokan Asa Wedomartani sekarang makin mudah, ke Bandara Adi Sucipto terus lewat Ringroad Utara, Jl. Raya Tajem terus turun depan SMAN 2 Ngaglik (yang akan dibuat halte). 


"Sekarang masih ujicoba gratis, kalau sudah operasional bayarnya cuma Rp3.500. Kalau bus ukuran tanggung sudah masuk jalan-jalan pinggiran kota, rasanya tak harus bawa kendaraan sendiri ke mana-mana. Minggu lalu naik dari Halte SMAN 2 bisa ke Malioboro meski myambung bus TransJogja lainnya. Jogja berhati nyaman," katanya.


Sapto yang juga bos portal berita tirto.id baru saja mengunjungi Kota Batu menghadiri Konferwil AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia). Bersama sejumlah jurnalis anggota AMSI dia diajak Walikota Batu Dewanti mengunjungi sejumlah tempat wisata. 




Misalnya sarapan pagi di tengah persawahan Rojo Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu Kota Batu, Minggu (25/10/2020). Jamuan makan pagi dilakukan kepada anggota AMSI setelah melakukan Konferensi Wilayah (Konferwil) II di Hotel Ciptaningati, sehari sebelumnya. Dalam Konferwil, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Dewanti Rumpoko juga hadir.


Dari segi objek wisata, Batu sudah cukup bagus. Namun soal sarana transportasi di Kota Batu masih kurang. Apalagi bila dikaitkan dengan Malang Raya.


 "Untuk meniru Jogja mungkin tugasnya Pemprov Jatim, khususnya bila mengintegrasikan transportasi antar-wilayah," kata Soekartono, pemerhati wisata saat ditemui di Kota Batu. (ara)

Keterangan Foto:  Uji coba TransJogja disambut antusias warga. (FB Santo Anggoro)


×
Berita Terbaru Update