-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Viral Moge Ditabrak Ayla, Cari Musuh di Jalan Menyesal Berkepanjangan!

Friday, November 20, 2020 | 1:02 PM WIB Last Updated 2020-11-20T06:02:08Z

 



SURABAYA (DutaJatim.com) - Lagi-lagi heboh motor guuuede alias moge.  Dunia maya dibuat heboh oleh unggahan foto kecelakaan  melibatkan Daihatsu Ayla dan Honda CBR1000RR. Insiden itu  terjadi di Purwokerto. Dalam postingan tersebut, terlihat moge 1000 cc itu terkapar setelah ditabrak dengan sengaja oleh pengemudi mobil LCGC.

Korban yang juga pengendara Honda CBR1000RR itu menuturkan proses terjadinya tabrakan melalui media sosial pribadinya seperti dilihat Jumat 20 November 2020. 


Pria bernama Dimas tersebut mengatakan hal itu bermula saat pengemudi Ayla tidak terima lantaran merasa digeber olehnya. Maklum saja moge berCC besar katanya harus sering ngegas sehingga kesanny menggeber orang lain.

Hal itu memicu ketegangan dengan pengemudi Ayla.  Hingga akhirnya terjadi aksi kejar-kejaran dan berujung penabrakan oleh pengemudi Ayla ke pengemudi moge.

Viral Moge Ditabrak Ayla,  Cari Musuh di Jalan Menyesal Berkepanjangan!


Terkait hal ini Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana mengatakan, setiap pengendara harus mengemudi dengan akal sehat, sebab dengan konflik di jalan tidak akan ada untungnya.


"Cari musuh itu paling mudah di jalan raya, tapi masalahnya semua yang ada di jalan raya itu pengemudi bukan petarung. Jadi kalau ketemu apesnya, lawan yang diajak berantem lebih kuat atau kalah, akhirnya bukan siapa yang menang atau kalah tapi yang jadi korban bisa melaporkan tindakan pidana,” ujar Sony dikutip dari Kompas.com.


Sony melanjutkan, berkendara itu bukan hanya perihal putar-putar kemudi, tapi juga harus bisa mengontrol emosi.

“Pikirkan resiko terburuk dari akibat salah bereaksi (negatif), karena menyesal kemudian tidak ada gunanya. Jadi pastikan siap tidak hanya secara fisik tapi juga mental,” katanya.

Terakhir, Sony menyarankan untuk menghormati pengguna jalan lain agar terhindar dari konflik.

“Seperti contoh saat berkendara kecepatan harus disesuaikan dengan aturan yang ada, bermanuver halus serta sesuai dengan etika,” jelas Sony. (kcm)

×
Berita Terbaru Update