-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Wabup Pamekasan Raja’e: Daerah Lain Ingin Tiru Program Beasiswa Santri!

Thursday, November 12, 2020 | 4:54 PM WIB Last Updated 2020-11-13T00:27:21Z

 


PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e,  Rabu (11/11/20200) malam menghadiri Haflatul Imtihan, Khotmil Quran dan Wisuda Tahfidz Juz 30. Selain itu juga peresmian Tahfidz TPQ Asy-Syarifah TPQ Asyarifah Dusun Biris Dajah Desa Tambung Pademawu. 

Dalam sambutannya di acara tersebut, Raja’e mengungkapkan apresiasinya kepada para pendiri TPQ Asy Syarifah. Upaya yang dilakukan merupakan ikhtiar mulia yang akan membantu dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. Dia berharap semoga iktiar yang dilakulan itu mendapat pertolongan Allah SWT.

“Malam ini saya dan para hadirin terutama wali santri wali murid hadir di hari ini mungkin pertemuan yang pertama, di lembaga pendidikan TPQ Assyarifah  dan insya Allah ini merupakan tonggak atau permulaan sejarah lembaga pendidikan TPQ Assyarifah dimulai sejak didirikan 2019 lalu,” ungkapnya. 

Hingga kini sudah ada  sekitar 80 siswa siswi atau santri yang dibina di TPQ Assyarifah. Jumlah ini, kata Raja’e, termasuk angka yang cukup cepat perkembangannya dan akan menjadi awal lembaga pendidikan ini bisa berkontribusi besar lagi terhadap pelaksanaan pendidikan khususnya bagi warga Desa Tambung maupun wilayah sekitarnya.

Raja’e mengatakan Yayasan TPQ  Asy Syarifah ini dipimpin oleh  dua orang suami istri yang masih muda dan kreatif.  Memulai sesuatu yang baru mendirikan lembaga pendidikan untuk berkontribusi terhadap putra putri masyarakat. Dia berharap keduanya bisa membawa perubahan besar bagi masyarakat.

“Terimakasih kepada pengelola pendidikan, saya atas nama Pemkab Pamekasan sudah terbantu untuk bisa mengembangkan amanah terutama dalam mensukseskan dunia pendidikan di Pamekasan. Dengan hadirnya lembaga pendidikan yang didirikan masyarakat, maka sangat membantu tugas pemerintah,” katanya. 

Dalam kesempatan itu Raja’e tidak lupa menyampaikan agenda besar Pemkab Pamekasan di periode kepemimpinannya bersama Bupati Badrut Tamam. Agenda itu tertuang dalam lima prioritas pembangunan yang kini tengah dijalankan.  Yakni bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, reformasi  birokrasi dan infrastruktur.

Di bidang pendidikan, kata Raja’e,  Pemkab Pamekasan memiliki program unggulan berupa beasiswa santri. Dimulai pada tahun 2020 ini sudah ada 2000 santri yang mendapat beasiswa, yang dikerjasamakan dengan sekitar 60 pondok pesatren se Pamekasan. Program ini targetnya mencapai 10 ribu santri hingga akhir masa kepemimpinannya pada tahun 2023 nanti.

“Targetnya 10 ribu sampai kita tuntas menjabat hingga tahun 2023. Jika misalnya ada sebagian lembaga pendidikan yang belum dikerjasamakan, semoga di tahun yang akan datang bisa bekerjasama. Beasiswa santri ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan, pemerintah pusat dan banyak daerah lain di Indonesia yang akan mencontoh program ini,” akunya. 

Program prioritas lainnya adalah sektor ekonomi. Dalam program ini Pamekasan, kata Raja’e, mulai tahun 2020 sudah melatih sekitar 2000 anak muda menjadi pengusaha kreatif yang inovatif melalui program Wira Usaha Baru (WUB). Mereka dilatih dengan keterampilan tertentu, diberi bantuan modal dan peralatan kerja dan dibantu teknis pemasarannya.

“Ini cara kami yang diharapkan bisa mendongkrak perekonomian di Pamekasan dan juga bisa mengatasi pengangguran yang ada di Pamekasan. Ini cara pemerintah hari ini untuk berkontribusi mengangkat derajat masyarakat,” pungkasnya. (mas)
×
Berita Terbaru Update