-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Naik Turun Kekayaan Orang Terkaya Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Friday, December 11, 2020 | 6:08 PM WIB Last Updated 2020-12-11T11:08:40Z
Irwan Hidayat dan jamu yang membuatnya kaya.

JAKARTA (DutaJatim.com) -  Sudah hukum alam, musibah dan bencana bisa membuat seseorang bertambah kaya, tapi secara umum, banyak pula yang jatuh karena musibah tersebut. Hal itu terjadi pada orang-orang terkaya di Indonesia.  Naik Turun Kekayaan Orang Terkaya Indonesia itu terjadi di Tengah Pandemi Covid-19.


Seperti terlihat dari daftar orang terkaya versi Forbes Indonesia. Daftar orang terkaya Indonesia di musim pandemi 2020 itu baru dirilis Kamis 10 Desember 2020 di mana terlihat harta mereka naik turun di tengah pandemi Covid-19. 


Seperti dikutip dari cnnindonesia.com, posisi pertama masih ditempati oleh Hartono bersaudara dengan total kekayaan mencapai US$38,8 miliar atau setara Rp548,2 triliun (asumsi kurs Rp14.160 per dolar AS). Budi dan Michael Hartono termasuk di antara kelompok taipan yang hartanya meningkat selama pandemi Covid-19. Mereka telah menempati posisi puncak itu selama 12 tahun berturut-turut.


Di posisi kedua, ada keluarga Widjaja dari grup Sinar Mas. Mereka menambahkan kekayaan sebesar US$2,3 miliar. Dengan demikian, kekayaan bersih mereka saat ini mencapai US$11,9 miliar.


Sebelumnya, pendiri grup Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja tutup usia pada Januari 2020 lalu dan meninggalkan kekayaan kepada ahli warisnya. Sehingga, Forbes mengelompokkan kekayaan tersebut sebagai keluarga Widjaja. Posisi keluarga Widjaja ini naik satu peringkat dari posisi ketiga tahun lalu.


Di posisi ketiga, ada taipan petrokimia Prajogo Pangestu dengan total kekayaan sebesar US$6 miliar. Meski kekayaan bersihnya turun 21 persen akibat melemahnya pasar petrokimia, Pragojo tetap tak bergeser di urutan ketiga.


Posisi keempat ditempati oleh Anthoni Salim dari Salim Group yang mengalami peningkatan kekayaan menjadi US$5,9 miliar dari US$5,5 miliar tahun lalu.


Selanjutnya, posisi kelima diduduki Sri Prakash Lohia dari kelompok Indorama dengan kekayaan US$ 5,6 miliar. Posisi Sri Paskah Lohia tidak berubah dari tahun lalu.


Yang Baru Bos Jamu


Forbes mencatat pandemi Covid-19 memberikan dorongan kekayaan kepada beberapa orang. Diantaranya, Irwan Hidayat yang duduk di posisi 17 dengan kekayaan US$1,55 miliar. Kekayaan Irwan berasal dari keluarga pemilik Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul.


Saham perusahaan tersebut naik karena penjualan yang lebih tinggi untuk berbagai produk, seperti obat flu Tolak Angin yang populer, sehingga kekayaan keluarganya melonjak 41 persen.


Harta taipan media Eddy Kusnadi Sariaatmadja, yang duduk di posisi 20, juga melonjak hampir 80 persen menjadi US$1,4 miliar.  Kenaikan berasal dari keuntungan terbesar dalam persentase tahun ini.


Saham perusahaan Eddy, Elang Mahkota Teknologi (Emtek), melonjak karena rumah tersebut lebih banyak menggunakan layanan e-commerce dan streaming.


Forbes juga mencatat tiga orang baru yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Pertama adalah Wijono dan Hermanto Tanoko di nomor 39 dengan kekayaan US$700 juta yang mengendalikan perusahaan cat milik swasta Avia Avian.


Kedua, bankir veteran Jerry Ng di posisi 44 dengan harta US$600 juta juga melakukan debutnya setelah mengakuisisi saham tahun lalu di Bank Jago, yang rencananya akan dia ubah menjadi bank digital.


Salah satu pendiri Emtek, Susanto Suwarto, juga bergabung dan menempati posisi 50 dengan kekayaan US$ 475 juta, karena peningkatan saham perusahaan.


Sementara itu, empat taipan yang turun dari daftar tahun ini adalah saudara kandung Kusnan dan Rusdi Kirana, yang maskapai Lion Airnya menderita karena anjloknya perjalanan udara.


Forbes mencatat secara keseluruhan, 28 orang yang masuk dalam daftar orang terkaya tersebut melihat keberuntungan mereka tengah menjauh dalam setahun terakhir.


Daftar ini disusun dengan menggunakan kepemilikan saham dan informasi keuangan yang diperoleh dari keluarga dan individu, bursa saham, laporan tahunan dan analis.


Peringkat tersebut mencantumkan keduanya kekayaan individu dan keluarga, termasuk yang dibagikan di antara kerabat. Perusahaan swasta dinilai berdasarkan perusahaan serupa yang diperdagangkan secara publik.


Kekayaan publik dihitung berdasarkan pada harga saham dan nilai tukar per 16 November 2020, dan penyesuaian mungkin telah dilakukan dibuat untuk beberapa saham yang diperdagangkan tipis atau memiliki nilai publik yang rendah.


Saudara Menteri Kabinet


Sementara itu Garibaldi Thohir atau biasa dikenal dengan Boy Thohir masuk daftar orang terkaya Indonesia 2020 versi Forbes. Boy Thohir seorang pengusaha dan investor yang berasal dari Indonesia. Dia juga merupakan kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir.


Selain Boy Thohir, ada nama Hashim Djojohadikusumo yang masuk daftar orang terkaya Indonesia 2020 versi Forbes. Hashim merupakan adik dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Melansir Forbes, Jumat (11/12/2020), Boy Thohir memiliki harta kekayaan USD1,65 miliar atau setara Rp23,26 triliun. Dengan harta sebanyak itu dia menempati posisi 15 orang terkaya di Indonesia. Dia CEO dan pemegang saham penting di Adaro Energy, salah satu pengekspor batu bara terbesar di dunia.


Dia pertama kali mengakuisisi saham di Allied Indocoal dalam usaha patungan dengan perusahaan Australia, kemudian dengan mitranya membeli Adaro pada tahun 2005. Pada tahun 1997, Boy Thohir membentuk perusahaan pembiayaan sepeda motor Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance). Dia masih mendistribusikan sepeda motor Honda.


Thohir memiliki saham di Hutchison 3 Indonesia yang menyediakan layanan telekomunikasi di Indonesia. Keluarganya juga mengoperasikan restoran dan hotel milik bersama.


Tak hanya Boy Thohir, ada juga salah satu anggota keluarga kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang masuk ke dalam 50 miliarder di Indonesia. Dia adalah adik dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yaitu Hashim Djojohadikusumo.


Melansir dari Forbes, berdasarkan data terbaru, Hashim berada di peringkat 40 sebagai orang terkaya di Indonesia 2020 versi Forbes. Harta kekayaannya mencapai USD685 juta atau setara Rp9,66 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD).

Dikutip dari Okezone, Hashim sendiri mengelola perusahaan bernama Arasari Group. Perusahaannya bergerak di berbagai sektor mulai dari kelapa sawit, pertambangan, industri kertas, dan jasa logistik.  Yang terbaru, perusahaan Arsari membangun pusat rehabilitasi harimau Sumatera. Hewan loreng ini memang keberadaannya sekarang terancam punah.


Sementara saudaranya Prabowo Subianto mengambil jalan berbeda dengan memilih menjadi politisi. Prabowo sendiri kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan setelah dua kali pada 2014 dan 2019 mencalonkan diri sebagai calon presiden tapi gagal terpilih. (cnni/okz) 


Berikut ini  daftar 15 orang terkaya RI:

1. R. Budi & Michael Hartono Rp 547,08 triliun 

2. Keluarga Widjaja Rp 167.79 triliun 

3. Prajogo Pangestu Rp 84,6 triliun 

4. Anthoni Salim Rp Rp 83,19 triliun 

5. Sri Prakash Lohia Rp 78,96 triliun 

6. Susilo Wonowidjojo Rp 74,73 triliun 

7. Jogi Hendra Atmadja Rp 60,63 triliun 

8. Boenjamin Setiawan Rp 57,81 triliun 

9. Chairul Tanjung Rp 54,99 triliun 

10. Tahir Rp 46,53 triliun 

11. Bachtiar Karim Rp 43,71 triliun 

12. Martua Sitorus Rp 28,2 triliun 

13. Putera Sampoerna Rp 20,3 triliun 

14. Kuncoro Wibowo Rp 24,68 triliun 

15. Garibaldi Thohir Rp 23,27 triliun


×
Berita Terbaru Update