-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Rapatkan Barisan, Komunitas Kompak Akan Bergerak Independen Kritisi Pemerintah

Tuesday, December 22, 2020 | 9:19 AM WIB Last Updated 2020-12-22T02:19:57Z

 


LAMONGAN (DutaJatim.com) – Millenial tergabung dalam Komunitas Kompak merapatkan barisan dengan menggelar acara ngopi bareng di Parkiran Timur Plaza Lamongan. Acara itu  diikuti perwakilan masing-masing kecamatan se- kabupaten Lamongan.

” Komunitas Kompak ini nantinya akan bergerak dibidang sosial yang meliputi banyak hal, berupa bantuan ke warga miskin dan juga masyarakat yang membutuhkan bantuan yang selama ini kurang tersentuh. Ke depan komunitas ini akan melakukan skrining yang sangat ketat untuk siapa saja yang bisa bergabung dengan komunitas Kompak yang selama ini sudah berjalan," kata Ketua Komunitas Kompak, Achmad Faisol Senin (21/12/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya akan mengedukasi ke masyarakat bagaimana mengkritik ke pemerintah, supaya lebih cepat dan program-program yang disampaikan dan dijanjikan selama masa kampanye pilkada Lamongan 2020 bisa terealisasi.

” Bisa kita lihat sendiri di berbagai wilayah di Lamongan saat ini terutama infrastruktur jalan banyak yang rusak, itu juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan ekonomi masyarakat. Terkait dengan adanya temuan pelanggaran yang ada di 731 TPS, bukti-bukti di lapangan sudah kami serahkan ke tim pemenangan untuk dijadikan bahan pertimbangan," katanya.

Menurutnya, dari berbagai macam laporan kecurangan tersebut juga berasal dari rekan-rekan relawan Kompak lainnya. Sudah disikapi oleh saksi dari paslon kita mulai dari saksi Kecamatan hingga tingkat kabupaten.

” Laporan kecurangan tersebut sangat valid, selama ini teman-teman sudah bekerja dengan baik. Saya sangat mengapresiasi dan salut dengan teman-teman yang sekarang sudah tergabung di komunitas Kompak,” paparnya.

Faisol menambahkan, saat ini pihaknya akan mengikuti proses dan prosedur hukum yang ada, apapun nanti keputusan dari MK. Siapapun yang jadi Bupati Lamongan entah itu dari paslon yang kita dukung atau paslon lainnya.

”Pasca keputusan dari MK nanti, siapapun yang ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lamongan terpilih, kami akan legowo dan senantiasa memberikan kritikan yang sifatnya untuk membangun Lamongan,” tambahnya.

Pihaknya berharap, MK memutus seadil-adilnya atas gugatan yang diajukan oleh paslon Suhandoyo–Astiti atas kecurangan atau temuan pelanggaran di sejumlah TPS di Lamongan sewaktu pelaksanaan coblosan dilakukan.

"Digelarnya kegiatan tersebut sebagai bentuk loyalitas dukungan kepada Paslon Suhandoyo–Astiti yang saat ini melakukan upaya gugatan Perselisihan Hasil Pemilu atau Pilkada (PHPU) kepada Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta," katanya.  (ful)
×
Berita Terbaru Update