-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Perkuat Budaya Literasi dan Syiar Islam, NU Jember Dorong Kader-Kadernya Biasakan Menulis

Sunday, January 31, 2021 | 05:12 WIB Last Updated 2021-01-30T22:12:40Z

 



JEMBER (DutaJatim.com) - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Jember mendorong warganya untuk mulai membiasakan diri  menulis. Langkah tersebut juga dirancang khusus sebagai sarana memperkuat syiar Islam untuk masa depan.

"Kita kebanyakan senang untuk syiar secara lisan. Padahal, melalui tulisan, pikiran menjadi lebih abadi," kata Dr KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PC NU Jember saat membuka pelatihan jurnalistik bagi kader muda nahdliyin pada Sabtu, 30 Januari 2021.

Pria yang akrab disapa Gus Aab itu mengatakan, sejatinya tradisi literasi sudah mengakar cukup kuat di NU dengan bukti banyaknya kitab yang dihasilkan para ulama sejak dahulu. Berbagai cabang keilmuan dituliskan baik dalam bahasa Arab maupun lokal sebagai upaya warisan intelektual. 

Dicontohkan salah satunya seperti  dilakukan KH Muhyiddin Abdusshomad, disebut Gus Aab sebagai ulama Jember yang sangat produktif menulis kitab berbahasa Arab maupun Indonesia. Belum lagi ulama-ulama terkemuka lainnya yang kitabnya banyak dipelajari kalangan pesantren.

Oleh karenanya, PC NU Jember berusaha keras memperkuat tradisi menulis di kalangan kader-kader muda. Hal ini bisa muai dikembangkan melalui tulisan berbagai medium. "Dalam perang wacana di dunia maya seperti saat ini, NU harus mengambil peran dengan memperkuat potensi media-media yang," tutur Gus Aab. 

Pelatihan jurnalistik tersebut diikuti peserta utusan dari seluruh MWC NU se-Jember. Bahkan terlibat juga dari Fatayat, IPNU - IPPNU serta PMII. Pelatihan digelar oleh Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU), lembaga yang bergerak dalam bidang penguatan literasi. 

"Para peserta pelatihan jurnalistik ini akan menjadi kader-kader penulis NU yang akan memperkuat tradisi literasi. Dalam diwan al-Imam al-Syafi'i disebutkan bahwa ilmu pengetahuan itu laksana buruan, dan menulis sebagai pengikatnya. Al-'Ilm Shoyd wa al-kitabah qoyduhu. Qoyyid Shuyudak bi al-hibal al-watsiqah," papar Muhammad Fauzinuddin Faiz, Ketua PC LTN NU Jember.

Para kader penulis nahdliyin PC NU Jember ini juga diharapkan bisa berkontribusi dalam agenda besar penulisan sejarah maupun biografi tokoh NU di Jember. “Semoga ikhtiar ini sejalan dengan cita-cita dan tradisi ulama kita terdahulu," lanjut pria yang juga staf pengajar di YASPPIBIS Wuluhan itu. 

Para pemateri yang dilibatkan antara lain Mahrus Sholih, mantan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember; Aryudi A. Razaq, redaktur NU Online; Muhammad Muslim, mantan Ketua LTN NU; dan Maulana, wartawan Jawa Pos Radar Jember. (ndc/sut)
×
Berita Terbaru Update