-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Terlibat Pengaturan Skor, Delapan Pebulu Tangkis Indonesia Dihukum Berat

Friday, January 8, 2021 | 7:20 PM WIB Last Updated 2021-01-08T12:20:59Z

 


JAKARTA (DutaJatim.com) - Nama dunia olahraga bulu tangkis Indonesia tercoreng. Kabar memalukan melibatkan delapan pebulu tangkis Indonesia yang dinyatakan terlibat dalam pengaturan skor. Vonis itu dijatuhkan oleh Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF). Tapi 
para pebulu tangkis ini merupakan pemain yang berkompetisi di level bawah. 


Dalam pengumuman resminya, Jumat (8/1/2021), BWF menyatakan tiga diantara  delapan pebulu tangkis Indonesia ini mendapatkan hukuman berat.


Hal itu karena mereka diketahui telah mengkoordinasikan dan mengatur orang lain agar terlibat dalam perilaku tidak sportif tersebut. Tanpa ampun BWF menjatuhkan sanksi super berat kepada ketiganya. Ketiga orang tersebut dilarang terlibat dalam aktivitas bulu tangkis seumur hidup. 

Sedangkan lima pebulu tangkis lain mendapat sanksi beragam. Ada yang diskors enam sampai 12 tahun dan denda antara 3.000 USD dan 12.000 USD.

Pantauan di situs resminya, BWF juga mengumumkan identitas pebulu tangkis Indonesia yang melakukan pengaturan skor. Tiga di antaranya adalah pebulu tangkis wanita.

Kedelapan pebulu tangkis yang telah melakukan kegiatan tercela itu adalah Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Sekartaji Putri, Mia Mawarti, Fadilla Afni, Aditiya Dwiantoro, dan Agripinna Prima Rahmanto Putra.

Kedelapan pebulu tangkis Indonesia ini punya hak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam waktu 21 hari sejak pemberitahuan keputusan.

Penyelidikan kasus pengaturan skor ini dilakukan panel independen yang terdiri dari tiga orang, yakni James Kitching, Rune Bard Hansen, dan Kevin Carpenter.
(l6/or)
×
Berita Terbaru Update